web analytics
  

Soal Pemindahan Ibu Kota Jabar, DPRD Kota Cirebon Minta Emil Tak Latah

Jumat, 30 Agustus 2019 13:33 WIB Erika Lia
Umum - Regional, Soal Pemindahan Ibu Kota Jabar, DPRD Kota Cirebon Minta Emil Tak Latah, Ridwan Kamil, DPRD Kota Cirebon, ibu kota jawa barat, ibu kota baru jabar

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan pemaparan dalam acara penyesuaian kurikulum SMK dengan dunia industri dengan tema SMK Bisa di Aula Barat Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Kamis (29/8/2019). (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)

CIREBON, AYOBANDUNG.COM -- Wacana pemindahan ibu kota Jawa Barat (Jabar) yang digaungkan Gubernur Ridwan Kamil diharap bukan untuk mengekor rencana pemindahan ibu kota negara. Wakil Ketua sementara DPRD Kota Cirebon Fitria Pamungkaswati mengatakan, wacana itu memberi kesan bahwa Gubernur telah latah.

Wacana pemindahan ibu kota Jabar dari Kota Bandung ke daerah lain diketahui bergema setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur.

AYO BACA : Jadi Calon Ibu Kota Baru Jabar, Seluruh Wilayah Tegalluar Ternyata Rawan Banjir

"Ibu kota Negara pindah ke Kalimantan Timur itu memang sudah direncanakan sejak era Bung Karno. Kalau Gubernur ingin memindahkan ibu kota provinsi, baru sekarang saja kedengarannya. Saya harap Gubernur tidak latah," ungkap Fitria, Jumat (30/8/2019).

Dia mengingatkan, pemindahan ibu kota tak semudah membalik telapak tangan. Namun, pihaknya tetap ingin mengamati sejauhmana wacana ini berkembang.

AYO BACA : Ini yang Perlu Diperhatikan Jika Ibu Kota Jabar Pindah ke Tegalluar

Saat disinggung soal masuknya tiga kota dalam kawasan Segitiga Rebana (Cirebon, Majalengka, dan Patimban) sebagai opsi dari dua daerah lain di Jabar yang diwacanakan sebagai ibu kota provinsi, dia menyatakan persetujuannya. Dengan catatan, penentuan ibu kota baru telah melalui proses pengkajian yang matang.

"Kalau memang sudah dikaji dan ditunjuk, saya setuju. Tapi, pemerintah daerahnya sudah siap belum," ujarnya.

Sebelumnya, Ridwan Kamil mengatakan opsi daerah yang tengah dibahas untuk menjadi ibu kota baru Jabar di antaranya Tegalluar, Walini, dan kawasan Segitiga Rebana. Pemindahan ini dipicu oleh fisik Kota Bandung yang dinilai tak lagi representatif untuk dijadikan ibu kota provinsi.

"Pada dasarnya secara fisik Kota Bandung sama seperti Jakarta, sudah enggak cocok lagi melayani pusat pemerintahan karena kantor pemerintahannya (tersebar) di mana-mana, enggak produktif," ungkapnya, ketika ditemui di Gedung Sate, Kamis (29/8/2019).

AYO BACA : Walini Lebih Unggul Jadi Ibu Kota Provinsi Jabar

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Wagub Jabar Imbau Warga Jabar Tidak Mudik Lebaran

Regional Selasa, 20 April 2021 | 22:00 WIB

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mengimbau masyarakat Jabar untuk tidak mudik lebaran. Tujuann...

Umum - Regional, Wagub Jabar Imbau Warga Jabar Tidak Mudik Lebaran, Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum,Warga Jabar,Dilarang Mudik,Larangan Mudik,Mudik 2021

Pesantren Amanah Muhammadiyah di Tasikmalaya, Siapkan Ulama Masa Depan

Regional Selasa, 20 April 2021 | 21:40 WIB

Pesantren Amanah Muhammadiyah Kota Tasikmalaya adalah salah satu lembaga pendidikan yang dimiliki Persarikatan Muhammadi...

Umum - Regional, Pesantren Amanah Muhammadiyah di Tasikmalaya, Siapkan Ulama Masa Depan, Pesantren Amanah Muhammadiyah,Pesantren di Tasik,Ulama Masa Depan,Profil Pesantren Pesantren Amanah Muhammadiyah

Perang Sarung, Polres Cianjur Amankan 9 Remaja

Regional Selasa, 20 April 2021 | 21:19 WIB

Polres Cianjur bereaksi cepat beredarnya video viral perang sarung di depan Gedung Generasi Muda Kampung Panembong Kecam...

Umum - Regional, Perang Sarung, Polres Cianjur Amankan 9 Remaja, Perang Sarung,Polres Cianjur,Tawuran Sarung,Perang Sarung Cianjur

Cerita Mantan Napi di Tasikmalaya Belajar Baca Alquran

Regional Selasa, 20 April 2021 | 20:53 WIB

Niat untuk menjadi pribadi yang baik, Mantan Narapidana Tasikmalaya (Manasix) tak malu untuk belajar memperbaiki diri.

Umum - Regional, Cerita Mantan Napi di Tasikmalaya Belajar Baca Alquran, Mantan Narapidana Tasikmalaya (Manasix),Belajar Baca Alquran,Napi Belajar Baca Alquran,Napi Tasik

Disnakertrans Cianjur Bingung Beri Sanksi Perusahaan Tak Bayar THR

Regional Selasa, 20 April 2021 | 20:47 WIB

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur, kebingungan jenis sanksi kepada perusahaan yang t...

Umum - Regional, Disnakertrans Cianjur Bingung Beri Sanksi Perusahaan Tak Bayar THR, Disnakertrans Cianjur,THR Cianjur,Bayar THR,Sanksi Telat Bayar THR

47 Napi Lapas Tasik Masih Positif Covid-19

Regional Selasa, 20 April 2021 | 20:09 WIB

Kasus Covid-19 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Tasikmalaya terus dipantau pihak Dinas Kesehatan Kota Tasikmal...

Umum - Regional, 47 Napi Lapas Tasik Masih Positif Covid-19, Napi Lapas Tasik,Napi Positif Covid-19,Lapas Tasikmalaya

Satgas Cianjur Khawatir Peningkatan Covid-19 Saat Mudik

Regional Selasa, 20 April 2021 | 18:37 WIB

Diharapkan masyarakat bisa mengurangi mobilitas serta tetap mematuhi protokol kesehatan demi kesehatan bersama.

Umum - Regional, Satgas Cianjur Khawatir Peningkatan Covid-19 Saat Mudik, Peningkatan Covid-19 Saat Mudik,Larangan Mudik 2021,Kabupaten Cianjur,Kasus Covid-19,Ramadan,Lebaran,Idulfitri

Kapten Amerika Suntik Kakek Berumur 104 Tahun

Regional Selasa, 20 April 2021 | 16:17 WIB

Wirjawan Hardjamulia kembali mendapatkan vaksinasi dosis kedua di Rumah Sakit (RS) Vania Kota Bogor, Selasa 20 April 202...

Umum - Regional, Kapten Amerika Suntik Kakek Berumur 104 Tahun, Kapten Amerika,Wirjawan Hardjamulia,Rumah Sakit (RS) Vania,Kota Bogor,Vaksin Covid-19

artikel terkait

dewanpers