web analytics
  

Pembunuh Suami dan Anak yang Jasadnya Dibakar Ngaku Menyesal

Rabu, 28 Agustus 2019 21:45 WIB Dadi Haryadi
Umum - Regional, Pembunuh Suami dan Anak yang Jasadnya Dibakar Ngaku Menyesal, Pembunuhan, Mayat Hangus, Pelaku, Istri Muda,

Minibus Suzuki MPV bernomor polisi B 2983 SZH terbakar dan di dalamnya ditemukan dua sosok mayat dengan kondisi hangus, di Kampung Bondol, Desa Pondokkaso Tengah, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. (ANTARA)

SUKABUMI, AYOBANDUNG.COM--Aulia Kesuma (35), otak pembunuhan sekaligus pelaku pembakaran mayat suami dan anak tirinya, mengaku menyesal telah menghabisi nyawa Edi Candra alias Pupung Sadeli dan M Adi Pradana (23).

Tersangka saat ini sudah mendekam di sel tahanan Mapolres Sukabumi dan selama perjalanan dari Jakarta, Aulia terus menangis dan mengaku menyesal atas perbuatannya, kata Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi, di Sukabumi, Rabu (28/8/2019).

AYO BACA : Misteri Mayat Hangus di Sukabumi, Dibakar Istri Lewat Pembunuh Bayaran

Menurutnya, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan kasus pembunuhan keji pendiri komunitas Flat Earth Society tersebut. Tersangka masih terus dimintai keterangan untuk mengungkap motif utama pembunuhan berencana itu.

Untuk sementara, motif yang dilakukan tersangka untuk menghabisi nyawa suami dan anak tirinya itu terkait utang piutang dan hubungan rumah tangga. Aulia pun diketahui sebagai istri kedua korban.

AYO BACA : Kasus Mayat Hangus di Sukabumi Bermotif Masalah Keluarga dan Utang Piutang

Bahkan, kepada penyidik, tersangka berulang kali mengaku bahwa ia sebagai otak dari pembunuhan itu dengan menyewa eksekutor atau pembunuh bayaran. Untuk menghilangkan jejak, Aulia yang dibantu anak lelakinya berinisial GK membakar kedua jasad korban di Kampung Bondol, Desa Pondokkaso Tengah, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi.

Namun, saat membakar jasad anak tiri dan suaminya tersebut, GK mengalami luka bakar dan saat ini dirawat di RS Pertamina Jakarta. Sekarang Aulia resmi menjadi penghuni sel tahanan Polres Sukabumi.

Tersangka berulang kali mengaku menyesal atas perbuatannya, namun demikian penyesalannya itu tak berarti dan harus menjalani hukuman atas kasus yang diotakinya, katanya pula.

AYO BACA : Dua \'Pembunuh Bayaran\' Kasus Mayat Hangus Sukabumi Berhasil Dibekuk

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Proyek KCIC Kurang Menyerap Tenaga Kerja Warga Setempat

Regional Sabtu, 27 Februari 2021 | 18:41 WIB

"Ada. Cuma sedikit. Bisa dihitung dengan jari. Saya juga awalnya berniat kerja di sana, tapi susah," ungkap salah seoran...

Umum - Regional, Proyek KCIC Kurang Menyerap Tenaga Kerja Warga Setempat, Proyek KCIC,Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC),Proyek Kereta Cepat,Pekerja PT KCIC

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dan Wakilnya Positif Covid-19

Regional Sabtu, 27 Februari 2021 | 17:50 WIB

Herdiat memohon doa dari seluruh masyarakat Tatar Galuh Ciamis untuk kesembuhan dirinya, wakilnya, dan keluarga

Umum - Regional, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dan Wakilnya Positif Covid-19, Bupati Ciamis positif Covid-19,Bupati Ciamis Herdiat Sunarya,Yana D. Putra wakil bupati ciamis,Ridwan Kamil,pandemi Covid-19 di Kabupaten Ciamis

Vaksinasi Guru, Harapan Baru Belajar Tatap Muka

Regional Sabtu, 27 Februari 2021 | 16:13 WIB

Di Kabupaten Tasikmalaya, vaksinasi untuk guru rencananya akan dimulai pada awal Maret mendatang, berbarengan dengan TNI...

Umum - Regional, Vaksinasi Guru, Harapan Baru Belajar Tatap Muka, vaksinasi untuk guru di Tasikmalaya,vaksinasi guru,Belajar Daring,Belajar Tatap Muka,DKPP Kabupaten Tasikmalaya dr. Hj Reti Zia Dewi

Rugikan Warga! Proyek KCIC Rusak Jalan di Purwakarta

Regional Sabtu, 27 Februari 2021 | 13:22 WIB

Badan jalan bergelombang dan terdapat kubangan besar yang tak terhitung jari.

Umum - Regional, Rugikan Warga! Proyek KCIC Rusak Jalan di Purwakarta, Proyek KCIC Rusak Jalan,proyek Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC),Kabupaten Purwakarta,badan jalan bergelombang,Kerusakan Jalan,kendaraan besar,kubangan besar tak terhitung jari,roda perekonomian,jaminan dari KCIC,Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC)

Fokus Kembangkan Alat Bukti, Kejaksaan Tasikmalaya Cari Dalang Sunat...

Regional Sabtu, 27 Februari 2021 | 12:51 WIB

Penyidik kejaksaan lebih cepat dalam mengungkap siapa oknum di balik pemotongan dana hibah bansos tersebut

Umum - Regional,  Fokus Kembangkan Alat Bukti, Kejaksaan Tasikmalaya Cari Dalang Sunat Bansos, Dalang Sunat Bansos,sunat bansos tasik,Sunat Bansos Pemprov,sunat bansos,Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya,kasus pemotongan dana hibah,bantuan sosial (bansos),penyidik kejaksaan,pemotongan hibah bansos,dugaan sunat bansos

Donor Darah hingga Mata, Cara Berkemanusiaan Warga Ahmadiyah Manislor...

Regional Sabtu, 27 Februari 2021 | 11:34 WIB

Kegiatan tersebut rutin digelar komunitas JAI Manislor, di tengah pandemi sekalipun.

Umum - Regional, Donor Darah hingga Mata, Cara Berkemanusiaan Warga Ahmadiyah Manislor Cirebon, Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI),silaturahmi di tengah pandemi Covid-19,nilai-nilai kemanusiaan,para pendonor,Donor Darah,Protokol Kesehatan,pendonor darah,pendonor kornea mata

Sejumlah Tahanan di Lapas Ciamis Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional Sabtu, 27 Februari 2021 | 07:56 WIB

Para tahanan itu dibawa ke Kompleks Islamic Center Kabupaten Ciamis untuk menjalani isolasi.

Umum - Regional, Sejumlah Tahanan di Lapas Ciamis Terkonfirmasi Positif Covid-19 , Tahanan di Lapas Positif Covid-19,kronologi kasus Covid-19 Lapas,14 hari diisolasi,Lembaga Permasyarakatan (Lapas),COVID-19,tahanan positif covid-19,kehilangan indra perasa,Gejala Covid-19,pasien gejala covid-19

8 Napi Lapas Ciamis Positif Covid-19

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 23:04 WIB

Sebanyak 8 tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Ciamis terkonfirmasi positif Covid-19.

Umum - Regional, 8 Napi Lapas Ciamis Positif Covid-19, Napi Positif Covid-19,Lapas Ciamis

artikel terkait

dewanpers