web analytics
  

Bus Jurusan Garut-Jakarta Terguling ke Sawah di Cianjur

Rabu, 28 Agustus 2019 16:10 WIB Fira Nursyabani
Bandung Raya - Bandung, Bus Jurusan Garut-Jakarta Terguling ke Sawah di Cianjur, kecelakaan bus, bus terguling, kecelakaan cianjur, kecelakaan lalu lintas

Ilustrasi. (Pixabay/Public Domain Archive)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Bus Karunia Bakti jurusan Garut-Jakarta bernopol Z 7912 D terguling ke dalam sawah di Tikungan Tapal Kuda, Kecamatan Cugenang, Cianjur. Bus diduga terguling saat tengah berusaha menghindari genangan solar tumpah di tengah jalan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun tiga orang yang terdiri dari satu orang penumpang, kernet, dan sopir bus mengalami luka serius, sehingga dibawa ke RSUD Cianjur.

AYO BACA : Tabrakan Kereta Api dan Bus di Karawang, 7 Perjalanan KA Tertahan

Menurut informasi dihimpun, bus dengan 40 orang penumpang it, melaju dengan kecepatan sedang dari arah Cianjur menuju Cipanas. Ssaat memasuki tikungan tajam yang terkenal rawan terjadi kecelakaan, sopir berusaha menghindari genangan solar yang tumpah.

Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Akibatnya bus tergelincir dan terjungkal ke dalam sawah di bagian kiri jalan. "Saya kaget bus tiba-tiba miring ke kiri dan langsung terjungkal ke dalam sawah di pinggir jalan," kata Rokib seorang penumpang, Rabu (28/8/2019).

AYO BACA : Dua Sosok Mayat Hangus Ditemukan dalam Minibus di Sukabumi

Ia menuturkan, selama perjalanan dari Garut hingga memasuki jalan Raya Cipanas-Cipanas, laju kendaraan normal dan tidak terjadi kendala, termasuk saat memasuki jalan menanjak dan menikung tajam di lokasi kejadian.

"Kalau melihat dari kondisi bus, sejak berangkat hingga sampai lokasi, aman-aman saja, namun tiba-tiba beberapa meter dari lokasi kejadian sopir membanting stir dan bus terjungkal," katanya.

Kanit Laka Polres Cianjur Ipda Iwan Hendi mengatakan kecelakaan tunggal berawal ketika supir berusaha menghindari tumpahan solar di tengah jalan dengan cara membanting stir. Namun upaya tersebut berdampak terjungkalnya bus ke dalam sawah.

“Diduga Sopir terlalu menikung ke kiri, saat menghindari genangan solar yang tumpah akibatnya bus terjungkal ke dalam sawah. Tidak ada korban meninggal dunia, hanya sopir, kondektur, dan satu penumpang mengalami patah tulang,” katanya.

Akibat peristiwa tersebut, antrean panjang kendaraan terjadi dari kedua arah hingga sore menjelang. Bahkan petugas memberlakukan sistem satu arah secara bergantian untuk mengantisipasi terjadinya macet total.

AYO BACA : Menhub Dorong Pengembangan Bus Listrik

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers