web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Taylor Swift hingga Coldplay Bantu Masyarakat Indonesia Belajar Bahasa Inggris

Rabu, 28 Agustus 2019 13:52 WIB Fira Nursyabani

Taylor Swift. (@taylorswift/Instagram)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM—Penyanyi Amerika Serikat Taylor Swift ternyata memiliki peran penting dalam membangun kemampuan bahasa Inggris masyarakat Indonesia. Fakta ini diutarakan oleh CEO Wall Street English (WSE) Kish Gill.

Ia mengatakan, rata-rata masyarakat Indonesia mempelajari bahasa Inggris melalui musik dan tayangan televisi. Menurut survei yang dilakukan WSE, tiga musisi yang paling berpengaruh dalam hal ini adalah Taylor Swift, Coldplay, dan Ed Sheeran.

Sementara itu, tiga tayangan televisi yang berpengaruh menurut survei itu adalah “Game of Thrones”, “Sherlock Holmes”, dan serial lawas “Friends”. Meski demikian, Gill mengakui metode pembelajaran ini memiliki kekurangan.

AYO BACA : Curhat Taylor Swift tentang Ibu di Lagu “Soon You'll Get Better”

"Ini belajar secara pasif. Kita perlu membangun kepercayaan diri berbicara bahasa Inggris secara aktif," ujar dia dalam acara peresmian WSE Dago di Jalan Sulanjana No. 3, Dago, Kota Bandung, Rabu (28/8/2019).

Ia mengatakan, ketertarikan masyarakat Indonesia terhadap bahasa Inggris cukup besar. Berdasarkan survei dari YouGov, 82% masyarakat Indonesia percaya bahasa Inggris mampu membantu mereka mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.

"Indonesia ada di posisi dua setelah Cile yang warganya ingin mengembangkan bahasa Inggris," jelas Gill.

AYO BACA : Dukung SDM Unggul di Jabar, Wall Street English Hadir di Dago

Menurut dia, ada tiga alasan mengapa bahasa Inggris dianggap sebagai hal penting di Indonesia. Pertama, kemampuan berbahasa Inggris menunjukkan pengembangan dan kualitas diri seseorang.

Kedua, kemampuan bahasa Inggris mampu meningkatkan pendapatan seseorang melalui pekerjaan dan jenjang karier yang bagus. Ketiga, kemampuan bahasa Inggris dapat membantu seseorang berjalan-jalan dengan tenang dan nyaman di luar negeri.

"Lebih dari 60% orang Indonesia mengatakan bahasa Inggris dapat meningkatkan karier. Biasanya akan memberikan peluang dibandingkan dengan tidak bisa berbahasa Inggris," tutur dia.

Gill menjelaskan, Indonesia merupakan negara yang memiliki angka penanaman modal asing yang cukup tinggi. Pertumbuhan ekonomi jika tidak dibarengi dengan sumber daya manusia (SDM) yang kompetitif, menurutnya, tidak akan maksimal.

"Salah satu syarat kompetitif adalah kemampuan berbahasa Inggris karena bahasa universal. Kami ingin warga Jabar bisa berkomunikasi dengan turis asing. Ini yang mendorong kami datang ke Jabar," jelasnya.

AYO BACA : Taylor Swift Tidak Mau Ditanya Soal Nikah

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers