web analytics
  

Ratusan Ikan Mati di Sungai Cileungsi Bogor Diduga karena Limbah

Rabu, 28 Agustus 2019 09:19 WIB Fira Nursyabani
Umum - Regional, Ratusan Ikan Mati di Sungai Cileungsi Bogor Diduga karena Limbah, pencemaran sungai, ikan mati bogor, sungai cileungsi tercemar, sungai bogor tercemar, ombudsman RI, Ade yasin

Warga memperlihatkan ikan yang mati akibat aliran air Sungai Cileungsi-Bekasi yang dipenuhi busa limbah, di kawasan Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (23/7/2019). (ANTARA FOTO/Risky Andrianto)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya menemukan ratusan ikan sapu-sapu mati dan tengah sekarat di bantaran Sungai Cileungsi, Kabupaten Bogor. Penemuan tersebut terjadi saat lembaga itu melakukan inspeksi mendadak (sidak) pencemaran air sungai, Selasa (27/8/2019).

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya, Teguh P Nugroho menduga ratusan ikan mati yang ia temukan di sekitaran Jembatan Pocong perbatasan Bekasi-Bogor, tepatnya di Desa Narogong, Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor itu akibat keracunan limbah pabrik.

"Ratusan ikan sapu-sapu mati dan masih segar, yang megap-megap banyak banget. Kami bersama salah satu ahli lingkungan untuk ikut sidak," kata dia usai melakukan monitoring di Sungai Cileungsi, Selasa (27/8/2019).

Ombudsman RI kemudian menyalahkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor atas matinya ratusan ikan tersebut. Teguh menyebutkan bahwa DLH Kabupaten Bogor tidak kompeten atas pengawasan Sungai Cileungsi dari perusahaan-perusahaan yang sembarangan membuang limbah.

AYO BACA : Pemkot Bogor dan IPB University Sepakat Kaji Pembentukan Provinsi Bogor Raya

"Ternyata masih banyak juga perusahaan yang pengelolaan limbah B3 dan IPAL-nya masih amburadul, sedangkan pihak DLH menyatakan itu sudah clean and clear. Jadi tidak singkron antara fakta dan data yang ada," ujarnya.

Menurut Teguh, DLH Kabupaten Bogor melaporkan ada 17 perusahaan di bantaran Sungai Cileungsi yang sudah mengelola limbah dengan benar. Namun masih ada 23 perusahaan yang bermasalah dalam pengelolaannya.

Saat Ombudsman RI melakukan monitoring ke dua perusahaan dari 17 perusahaan yang dilaporkan sudah benar mengelola limbah, nyatanya satu di antaranya masih belum memenuhi standar penanganan limbah lingkungan.

"Kami sekarang akan meminta provinsi yang menangani. Kalau provinsi tidak bisa menangani, maka kami akan meminta Kementerian LHK untuk menangani langsung," ungkapnya.

AYO BACA : Peritel Ini Dukung Larangan Penggunaan Kantong Plastik di Bogor

Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya sempat menerbitkan Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) pada Desember 2018. Isinya, ada sebanyak 48 perusahaan yang membuang limbahnya ke Sungai Cileungsi tapi tidak mengantongi izin apapun.

Sementara itu, Bupati Bogor Ade Yasin mengancam akan menutup perusahaan-perusahaan pencemar Sungai Cileungsi jika tidak juga jera atas ganjaran tindakannya mengotori Sungai Cileungsi dengan limbah.

"Karena tidak ada efek jera ketika ada perusahaan yang membuang limbah, padahal dia sudah diproses, diperingati sebagainya, lebih baik kalau tidak kapok tutup saja," ujarnya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor sudah berulang kali mengingatkan perusahaan-perusahaan yang berada di tepian Sungai Cileungsi itu agar tidak langsung membuang limbahnya ke sungai. Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menyebutkan bahwa beberapa perusahaan sudah dikenakan hukuman.

"Sudah diperingati berkali-kali, bahkan ada beberapa perusahaan yang dilaporkan dan kemudian diadili," kata Ade Yasin.

AYO BACA : Ini Penjelasan BMKG Terkait Rentetan Gempa di Bogor

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Distribusi Vaksin Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya Ditunda Sampai Kamis

Regional Senin, 25 Januari 2021 | 20:24 WIB

Kepala Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk (DKPP) Kabupaten Tasikmalaya Heru Suharto mengatakan, setelah mendapatk...

Umum - Regional, Distribusi Vaksin Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya Ditunda Sampai Kamis, Vaksin Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya,Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya,Vaksin Sinovac

34 Polisi Cianjur dapat Pengharagaan dari Kapolres

Regional Senin, 25 Januari 2021 | 20:11 WIB

Kapolres Cianjur M Rifai memberikan penghargaan kepada 34 personel dari Satnarkoba dan Satreskrim Polres Cianjur, bertem...

Umum - Regional, 34 Polisi Cianjur dapat Pengharagaan dari Kapolres, Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai,Kapolres Cianjur,Penghargaan Kapolres Cianjur

Pemuda Terseret Ombak di Pantai Jayanti Cianjur Belum Ditemukan

Regional Senin, 25 Januari 2021 | 19:27 WIB

Memasuki hari kedua, pencarian Sutrana Satriaji (23) korban hilang terseret ombak di Dermaga Pelabuhan Pantai Jayanti, K...

Umum - Regional, Pemuda Terseret Ombak di Pantai Jayanti Cianjur Belum Ditemukan, Pemuda Terseret Ombak,Pantai Jayanti Cianjur,Tim SAR Cianjur

3 Penghuni Lapas Cianjur Edarkan Narkotika Pakai Kemasan Susu Cair

Regional Senin, 25 Januari 2021 | 19:11 WIB

Tiga penghuni lembaga pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Cianjur ditangkap jajaran Satnarkoba Polres Cianjur di ruang tahan...

Umum - Regional, 3 Penghuni Lapas Cianjur Edarkan Narkotika Pakai Kemasan Susu Cair, Lapas Cianjur,Polres Cianjur,Penghuni Lapas Edarkan Narkotika

Bejat! Ayah Perkosa Anak Kandung 50 Kali hingga Hamil 2 Bulan

Regional Senin, 25 Januari 2021 | 19:04 WIB

Polresta Tasikmalaya menangkap dan menahan OS (50), terduga pelaku pemerkosaan terhadap anak kandungnya hingga hamil 2 b...

Umum - Regional, Bejat! Ayah Perkosa Anak Kandung 50 Kali hingga Hamil 2 Bulan, Ayah Perkosa Anak Kandung,Polresta Tasikmalaya,kriminal Tasikmalaya

Survei Prokes di Jabar: Kota Bandung Paling Patuh Pakai Masker

Regional Senin, 25 Januari 2021 | 16:09 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengumumkan hasil survey kepatuhan penerapan protokol kesehatan di 27 kota/kabupaten se...

Umum - Regional, Survei Prokes di Jabar: Kota Bandung Paling Patuh Pakai Masker, Survei Pemprov Jabar,Survei Prokes Pemprov Jabar,Kota Bandung,Kota Bandung Paling taat pakai masker,Pemkot Bandung

Polisi Selidiki Ambruknya Plafon Masjid Islamic Center Indramayu

Regional Senin, 25 Januari 2021 | 15:33 WIB

Polisi akan menyelidiki peristiwa di balik ambruknya plafon/langit-langit Masjid Islamic Center Syekh Abdul Manan, Kabup...

Umum - Regional, Polisi Selidiki Ambruknya Plafon Masjid Islamic Center Indramayu, Masjid Islamic Center Indramayu,Masjid Indramayu Ambruk,Indramayu,Atap Masjid Islamic Center Indramayu ambruk,Masjid Islamic Center Syekh Abdul Manan

Waspada! Penjual Hexymer Online Menyasar Pelajar

Regional Senin, 25 Januari 2021 | 15:31 WIB

Satnarkoba Polres Tasikmalaya berhasil menangkap dua tersangka pengedar psikotropika jenis hexymer yang dijual secara on...

Umum - Regional, Waspada! Penjual Hexymer Online Menyasar Pelajar, Penjual Hexymer Online Tasik,Penjual Hexymer Online,Penjual Hexymer,narkoba tasik

artikel terkait

dewanpers