web analytics
  

Aceng Fikri Laporkan Insiden Penggerebekan ke Komnas Perempuan

Rabu, 28 Agustus 2019 09:08 WIB Fira Nursyabani
Umum - Regional, Aceng Fikri Laporkan Insiden Penggerebekan ke Komnas Perempuan, Razia hotel, razia satpol pp, komnas perempuan, satpol pp kota bandung, mantan bupati garut aceng fikri

Mantan Bupati Garut Aceng Fikri bersama istrinya, Siti Elina Rahayu, terjaring razia di Kota Bandung, Kamis (22/8/2019) malam. (Faqih Rohman Syafei/ayobandung.com)

GARUT, AYOBANDUNG.COM -- Anggota DPD RI Aceng Fikri akan melaporkan kasus razia hotel oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung ke Komisi Nasional (Komnas) Perempuan. Ia bersama istrinya diketahui turut terjaring dalam razia yang dilakukan pada Kamis (22/8/2019) lalu itu.

"Ya akan saya laporkan ke Komnas Perempuan, melaporkan saja akibat peristiwa itu, karena perlakuan pada malam itu istri saya jadi trauma," tutur Aceng Fikri saat melakukan jumpa pers di Kabupaten Garut, Selasa (27/8/2019).

Mantan bupati Garut itu menuturkan, saat menginap bersama istrinya Siti Elina Rahayu di salah satu hotel di Kota Bandung, Kamis (22/8/2019) malam, tiba-tiba datang petugas dari Satpol PP melakukan razia terhadap penghuni hotel.

Tindakan Satpol PP yang cenderung arogan itu, kata dia, belum dapat diterima. Tak hanya melapor ke Komnas Perempuan, ia juga akan meminta pertanggungjawaban Wali Kota Bandung.

AYO BACA : Bupati Garut dan Istri Akui Trauma Akibat Penggerebekan

"Dampak dari itu istri saya sampai sekarang merasa trauma, bahkan waktu kejadian itu istri saya tidak bisa tidur karena masih takut," katanya.

Ia menyampaikan, upaya melaporkan kejadian itu ke Komnas Perempuan agar ada teguran kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sehingga tidak ada lagi perempuan yang menjadi korban perlakuan tidak wajar oleh Satpol PP.

"Kami memohon semacam teguran, kepada pemkot supaya tidak terjadi perempuan lain atau istri-istri lainnya, seperti yang dialami istri saya," ujar dia

AYO BACA : Bupati Garut Aceng Fikri Terjaring Razia di Bandung

Ia mengungkapkan, saat razia oleh Satpol PP Kota Bandung, ia diminta menunjukan identitas diri, kemudian digeledah seluruh barang yang ada dalam kamar. Selain itu, ia dan istri dibawa menggunakan truk bersama perempuan dan laki-laki lain yang terjaring dalam razia tersebut, lalu diperiksa di kantor Satpol PP Kota Bandung.

"Saya minta untuk pakai mobil saya sendiri, tapi tidak boleh, akhirnya saya pakai truk keliling kota, lalu diperiksa di kantor, dan pulangnya saya pakai Grab (transportasi daring)," paparnya.

Sementara itu, istri Aceng, Siti mengatakan, peristiwa itu menyedihkan, apalagi harus ikut naik truk bersama dengan orang yang diamankan oleh petugas Satpol PP. Selain itu, Siti mengaku digeledah oleh petugas perempuan, termasuk seluruh barang bawaan, bahkan telepon seluler diambil paksa petugas.

"Bahkan saat saya haus minta izin beli minum tidak diperbolehkan, saya di truk sesak napas, karena petugas banyak yang merokok," jelas dia.

Ia mengungkapkan, sebagai perempuan ia merasa dilecehkan dengan tindakan Satpol PP tersebut. Untuk itu ia akan melaporkan kejadian tersebut ke Komnas Perempuan.

"Setelah diperiksa pun mereka tidak minta maaf, sampai sekarang saya belum terima, baru pertama kali diperlakukan seperti ini," katanya.

AYO BACA : Wow! Aceng Fikri Nikahi Lagi Mojang Cantik

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers