web analytics
  

Kabupaten Bandung Tekan Stunting Lewat Mother Programme

Selasa, 27 Agustus 2019 18:54 WIB Mildan Abdalloh
Bandung Raya - Bandung, Kabupaten Bandung Tekan Stunting Lewat Mother Programme, Stunting, Kabupaten Bandung, Mother Programme,

Dalam rangka meningkatkan kesehatan ibu dan anak, Tim Pembina (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Bandung bersama PT Unilever Indonesia menyelenggarakan kegiatan Training Of Trainers (TOT) Mother Programme di Gedung Dewi Sartika Soreang, Selasa (27/8/2019). (Dok Humas Pemkab Bandung)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM--Dalam rangka meningkatkan kesehatan ibu dan anak, Tim Pembina (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Bandung bersama PT Unilever Indonesia menyelenggarakan kegiatan Training Of Trainers (TOT) Mother Programme di Gedung Dewi Sartika Soreang, Selasa (27/8/2019).

Pada kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Kurnia Dadang M Naser menjelaskan, implementasi 7 pembiasaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Bandung.

“7  pembiasaan itu antara lain, CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun), Makanan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman, Minum Air Bebas Kuman, Sikat Gigi Pagi dan Malam, Kamar Mandi Bersih dan Higienis, Kelola Sampah Rumah dan Cegah DBD (Demam Berdarah) Dengan Gerakan 3 M Plus. Jika ini  menjadi kebiasaan, kami yakin indeks kesehatan Kabupaten Bandung dapat meningkat,” jelas Kurnia.

AYO BACA : ‘Gerimis’, Ajak Orang Tua dan Sekolah Cegah Stunting

Selain itu, dirinya menilai, dengan mengimplementasikan kebiasaan tersebut, kasus stunting di Kabupaten Bandung pun dapat ditekan. Pasalnya, sebagian besar desa di Provinsi Jawa Barat (Jabar) masih mengalami prevalensi stunting yang tinggi diatas 40%, termasuk Kabupaten Bandung.

“Stunting merupakan kondisi gagal pertumbuhan pada anak, yakni terhambatnya pertumbuhan tubuh dan otak akibat kekurangan gizi. Hal ini terjadi karena pola asuh dan pola asupan gizi yang kurang baik. Sampai saat ini terdapat beberapa desa di Kabupaten Bandung menjadi prioritas penanganan stunting, mengingat prevalensinya yang cukup tinggi,” ungkap Kurnia yang akrab disapa Teh Nia ini.

Tak hanya itu, Teh Nia juga berpesan kepada seluruh peserta dapat mengikuti TOT Mother Programme dengan sungguh-sungguh. Ia pun berharap agar ilmu yang didapatkan dapat kembali disampaikan kepada masyarakat desa.

AYO BACA : Hasil Penelitian: Susu Kerbau Fermentasi Berpotensi Cegah Stunting

“Sebelumnya kami mengucapkan terimakasih kepada TP PKK Pusat dan PT. Unilever yang telah menjadikan Kabupaten Bandung sebagai lokus TOT Mother Programme, dalam upaya pencegahan stunting. Dan kepada 100 kader posyandu yang mengikuti kegiatan hari ini, tolong simak baik-baik apa yang dijelaskan narasumber. Saya berharap, apa yang dipelajari dapat diimplementasikan kemabali di daerah masing-masing,” harapnya.

Sementara Kelompok Kerja (Pokja) 4 TP PKK Pusat Syahril memaparkan, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan stuning, khususnya pada 1.000 Hari Pertama Kelahiran (HPK).

“Beberapa penyebab stunting antara lain, kurang baiknya praktek pengasuhan, kurangnya akses ke makanan bergizi, kurangnya akses ke air bersih dan sanitasi, serta terbatasnya layanan kesehatan termasuk layanan ANC (Ante Natal Care), post natal, dan pembelajaran dini yang berkualitas,” papar dr. Syahril.

Stunting sendiri, lanjut Syahril, berdampak pada pertumbuhan tinggi dan berat badan anak. Selain itu, stunting juga dapat menjadikan anak rentan sakit, berisiko mengidap penyakit tidak menular (PTM) dan kurangnya tingkat kecerdasan anak dan prestasi belajar.

Menurutnya, terdapat dua cara dalam mencegah stunting, yakni dengan intervensi gizi spesifik (asupan makanan yang bergizi seimbang, pemberian ASI eksklusif dan pemberian imunisasi) dan gizi sensitif (CTPS, akses air bersih dan sanitasi yang baik, serta pendidikan gizi masyarakat).

“Oleh karena itu, peran Ibu dalam membiasakan PHBS sangatlah penting untuk mencegah anak terkena stunting. Adapun peran ibu dalam menjaga kesehatan keluarga adalah merawat dan menjaga anak agar tidak sakit, menerapkan gaya hidup sehat di rumah, menyajikan makanan dan minuman yang sehat dan aman bagi keluarga serta rutin menjaga kebersihan rumah,” pungkasnya.

AYO BACA : Perhatikan! Jangan Salah Kaprah Soal Stunting

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Masih Aktif, Sesar Lembang Dipantau BMKG Sejak 1963

Bandung Rabu, 27 Januari 2021 | 10:03 WIB

Menurutnya, keaktifan sesar ini diindikasikan dengan adanya aktivitas gempa-gempa kecil yang masih terjadi di sepanjang...

Bandung Raya - Bandung, Masih Aktif, Sesar Lembang Dipantau BMKG Sejak 1963, Sesar Lembang,Gempa Sesar Lembang,dampak gempa sesar lembang,BMKG,sesar lembang adalah,sesar lembang bmkg,sesar lembang bahaya,sesar lembang 2021,sesar lembang bandung

31 Pelaku Usaha Disegel dan Didenda Selama PSBB Bandung

Bandung Rabu, 27 Januari 2021 | 09:52 WIB

Kepala Bidang Penegakan produk hukum daerah (PPHD) Satpol PP Kota Bandung Idris Kuswandi menyebutkan, ada 31 pelanggaran...

Bandung Raya - Bandung, 31 Pelaku Usaha Disegel dan Didenda Selama PSBB Bandung, PSBB Bandung, PSBB Proporsional Bandung,Minimarket Disegel,Restoran di Bandung

Transpuan Ditemukan Tak Bernyawa di Hotel, Tak Ada Tanda Kekerasan

Bandung Rabu, 27 Januari 2021 | 09:00 WIB

Temukan Transpuan Tak Bernyawa di Kamar Hotel, Ini Penjelasan Polisi

Bandung Raya - Bandung, Transpuan Ditemukan Tak Bernyawa di Hotel, Tak Ada Tanda Kekerasan, mayat transpuan Bandung,mayat transpuan hotel Bandung,Penemuan Mayat Bandung,Berita Bandung,Polsek Sumur Bandung

Catat! Ini Waktu Operasional Toko, Pasar, Tempat Wisata Selama PSBB Ba...

Bandung Rabu, 27 Januari 2021 | 07:19 WIB

Ada sejumlah perubahan pada Perwal no 3 tahun 2021 dari Perwal no 1 tahun 2021.

Bandung Raya - Bandung, Catat! Ini Waktu Operasional Toko, Pasar, Tempat Wisata Selama PSBB Bandung, Waktu operasional PSBB Bandung,PSBB Bandung Raya,Jam buka pasar PSBB Bandung,PSBB Bandung

Bandung Raya Diprakirakan Hujan Sampai Malam

Bandung Rabu, 27 Januari 2021 | 06:27 WIB

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi, hujan akan mengguyur sejak siang hingga malam.

Bandung Raya - Bandung, Bandung Raya Diprakirakan Hujan Sampai Malam, Cuaca Bandung Hari Ini,Cuaca Bandung,cuaca Bandung BMKG,Prakiraan Cuaca Bandung

Sesosok Mayat Transpuan Dievakuasi dari Hotel di Jalan Naripan

Bandung Rabu, 27 Januari 2021 | 05:57 WIB

Tidak ditemukan kejanggalan saat olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh petugas Polsek Sumur Bandung.

Bandung Raya - Bandung, Sesosok Mayat Transpuan Dievakuasi dari Hotel di Jalan Naripan, Penemuan Mayat Bandung,mayat transpuan Bandung,mayat transpuan hotel Bandung,Berita Bandung,Polsek Sumur Bandung

Lokasi SIM Keliling Polrestabes Bandung 27 Januari 2021

Bandung Rabu, 27 Januari 2021 | 05:13 WIB

Lokasi SIM Keliling Polrestabes Bandung 27 Januari 2021

Bandung Raya - Bandung, Lokasi SIM Keliling Polrestabes Bandung 27 Januari 2021, SIM Keliling Bandung,SIM Bandung,SIM Online Polrestabes Bandung,perpanjangan sim bandung,Syarat permohonan SIM Bandung,Cara Buat SIM Bandung,SIM Online Keliling Bandung,Lokasi SIM online Bandung,Satpas SIM Kota Bandung,Jadwal SIM Keliling Bandung

Waktu Salat Bandung dan Sekitarnya 27 Januari 2021

Bandung Rabu, 27 Januari 2021 | 04:24 WIB

Waktu Salat Bandung dan Sekitarnya 27 Januari 2021

Bandung Raya - Bandung, Waktu Salat Bandung dan Sekitarnya 27 Januari 2021, Jadwal Salat Bandung,Waktu salat Bandung,Salat Bandung,jadwal Salat Bandung hari ini,Waktu salat Bandung dan sekitarnya hari ini,Jadwal Salat Kota Bandung,jadwal salat Kota Bandung hari ini

artikel terkait

dewanpers