web analytics
  

Kasus Mayat Hangus di Sukabumi Bermotif Masalah Keluarga dan Utang Piutang

Selasa, 27 Agustus 2019 11:07 WIB Faqih Rohman Syafei
Umum - Regional, Kasus Mayat Hangus di Sukabumi Bermotif Masalah Keluarga dan Utang Piutang, mayat hangus sukabumi, pembunuhan sukabumi, kapolda Rudy Sufahriadi, Polda Jabar

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi dan Direktur Ditreskrimum Polda Jabar Kombes Pol Iksantyo Bagus dalam konferensi pers kasus mayat hangus di Sukabumi, di Mapolda Jabar, Kota Bandung. (Faqih Rohman Syafei/ayobandung.com)

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM -- Tersangka pembunuhan berencana kasus mayat hangus di dalam mobil di Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, berhasil diringkus Polres Sukabumi dan Polda Jawa Barat (Jabar). Pelaku mengaku aksi keji itu dilatarbelakangi oleh masalah rumah tangga dan utang piutang. 

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengatakan, pada Minggu (25/8/2019) lalu telah terjadi kebakaran satu unit mobil di Kampung Cipanengah Bondol, Desa Pondok Kaso, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi sekitar pukul 12.00 WIB. Setelah di cek, terdapat dua korban hangus terbakar dalam peristiwa tersebut.

AYO BACA : Dua Sosok Mayat Hangus Ditemukan dalam Minibus di Sukabumi

"Tim Polres Sukabumi melakukan cek dan olah TKP serta membawa dua mayat tersebut ke Rumah Sakit Kramat Jati untuk dilakukan autopsi, korban yaitu Edi Chandra Alias Pupung (54) dan M Adi Pramana alias Dana (24)," ujar Rudy di Mapolda Jabar, Selasa (27/8/2019).

Setelah dilakukan penyelidikan oleh polisi, disimpulkan bahwa kedua mayat yang berada di dalam mobil tersebut merupakan korban pembunuhan. Polisi kemudian mendapatkan sejumlah bukti yang mengarah ke pelaku pembunuhan.

AYO BACA : Misteri Mayat Hangus di Sukabumi, Dibakar Istri Lewat Pembunuh Bayaran

"Otak pelaku adalah AK (35) yang merupakan istri korban Edi Chandra dan ibu tiri Dana, dan pelaku satu lagi yakni KV anak dari AK," katanya. 

Sementara itu, Direktur Ditreskrimum Polda Jabar Kombes Pol Iksantyo Bagus menjelaskan bahwa pelaku menyewa empat orang eksekutor untuk membunuh suami dan anak tirinya itu. Keempatnya yakni A, S, R, A telah masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO).

Iksan menambahkan, kedua korban terlebih dahulu dilumpuhkan di rumah korban di Lebak Bulus, Jakarta Selatan. "Setelah di eksekusi korban diletakan di SPBU Cirendeu, dan eksekutor menyuruh AK untuk mengambil mobil yang berisikan kedua jenazah korban," terangnya. 

Dia menyebutkan, mobil yang berisi kedua jenazah korban kemudian diambil oleh para pelaku. Mereka melarikannya ke Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. Sebelum membakar mobil itu, pelaku AK membeli sebotol bensin dan menyerahkan ke KV.

"Atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 340 dan Pasal 338 KUHPidana. Pelaku KV dirawat di rumah sakit karena terkena api bakaran mobil," ungkap dia. 

AYO BACA : 85 Rumah Rusak Akibat Bencana di Sukabumi Sejak Januari

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Kasus Selesai, Santri Pesantren Persis 67 Benda Tasik Bebas Covid-19

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 13:09 WIB

Klaster Pesantren Persis 67 Benda Kota Tasikmalaya sudah selesai. Kini semua santri dan pengajar yang terkonfirmasi posi...

Umum - Regional, Kasus Selesai, Santri Pesantren Persis 67 Benda Tasik Bebas Covid-19, persatuan islam (persis),Covid-19 di pondok pesantren Persis 67 Benda,tasikmalaya,santri terinfeksi covid-19,Klaster pesantren Covid-19,klaster pesantren Tasikmalaya

Puluhan Miras Diduga Milik Tukang Parkir Diamankan Polisi

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 11:47 WIB

Polsek Tawang Polresta Tasikmalaya mengamankan puluhan plastik bening minuman keras (miras) jenis tuak dari halaman gedu...

Umum - Regional, Puluhan Miras Diduga Milik Tukang Parkir Diamankan Polisi, miras,Miras Tasikmalaya,tasikmalaya,polsek tawang,alun-alun kota tasikmalaya

Jawa Barat Sudah Punya 26 Pengurus Cabang Esport

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 11:34 WIB

Tersisa satu pengcab esport di Jawa Barat yang belum diresmikan. Rencananya pekan depan.

Umum - Regional, Jawa Barat Sudah Punya 26 Pengurus Cabang Esport, esport,esport jawa barat,Priangan Timur,tasikmalaya,Garut,banjar,Pangandaran,ciamis,KONI,KNPI

Lagi, Pergeseran Tanah di Cibalong Tasik Paksa Warga Mengungsi

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 11:15 WIB

Bencana di Kampung Cianteg ini menyebabkan tujuh rumah warga rusak, tiga di antaranya rusak berat dan empat rumah rusak...

Umum - Regional, Lagi, Pergeseran Tanah di Cibalong Tasik Paksa Warga Mengungsi, pergeseran tanah,tasikmalaya,Tagana Kabupaten Tasikmalaya,bencana Tasikmalaya

Vaksinasi Pedagang Pasar di Bandung Dilanjut Pekan Depan

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 07:23 WIB

Sejuh ini sudah ada 102 pedagang yang menerima vaksin dari target vaksinasi Covid-19 tahap dua sekitar 1.700 orang.

Umum - Regional, Vaksinasi Pedagang Pasar di Bandung Dilanjut Pekan Depan, Vaksinasi Pedagang Pasar,pedagang pasar bandung,Dinas Kesehatan Kota Bandung

Proyek KCIC Kurang Menyerap Tenaga Kerja Warga Setempat

Regional Sabtu, 27 Februari 2021 | 18:41 WIB

"Ada. Cuma sedikit. Bisa dihitung dengan jari. Saya juga awalnya berniat kerja di sana, tapi susah," ungkap salah seoran...

Umum - Regional, Proyek KCIC Kurang Menyerap Tenaga Kerja Warga Setempat, Proyek KCIC,Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC),Proyek Kereta Cepat,Pekerja PT KCIC

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dan Wakilnya Positif Covid-19

Regional Sabtu, 27 Februari 2021 | 17:50 WIB

Herdiat memohon doa dari seluruh masyarakat Tatar Galuh Ciamis untuk kesembuhan dirinya, wakilnya, dan keluarga

Umum - Regional, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dan Wakilnya Positif Covid-19, Bupati Ciamis positif Covid-19,Bupati Ciamis Herdiat Sunarya,Yana D. Putra wakil bupati ciamis,Ridwan Kamil,pandemi Covid-19 di Kabupaten Ciamis

Vaksinasi Guru, Harapan Baru Belajar Tatap Muka

Regional Sabtu, 27 Februari 2021 | 16:13 WIB

Di Kabupaten Tasikmalaya, vaksinasi untuk guru rencananya akan dimulai pada awal Maret mendatang, berbarengan dengan TNI...

Umum - Regional, Vaksinasi Guru, Harapan Baru Belajar Tatap Muka, vaksinasi untuk guru di Tasikmalaya,vaksinasi guru,Belajar Daring,Belajar Tatap Muka,DKPP Kabupaten Tasikmalaya dr. Hj Reti Zia Dewi

artikel terkait

dewanpers