web analytics
  

Misteri Mayat Hangus di Sukabumi, Dibakar Istri Lewat Pembunuh Bayaran

Selasa, 27 Agustus 2019 09:26 WIB Fira Nursyabani
Umum - Regional, Misteri Mayat Hangus di Sukabumi, Dibakar Istri Lewat Pembunuh Bayaran, mayat hangus, mobil terbakar, berita sukabumi, pembunuh bayaran

Minibus Suzuki MPV bernomor polisi B 2983 SZH terbakar dan di dalamnya ditemukan dua sosok mayat dengan kondisi hangus, di Kampung Bondol, Desa Pondokkaso Tengah, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. (ANTARA News/Aditya Rohman)

SUKABUMI, AYOBANDUNG.COM -- Polres Sukabumi akhirnya mengungkap pelaku pembunuhan dua pria yang jasadnya ditemukan dalam kondisi hangus di dalam minibus Toyota Cayla nopol B 2983 SZH. Mobil itu terbakar di Kampung Bondol, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (25/8/2019) kemarin.

"Tersangka utama kasus pembunuhan dua pria yang jasadnya hangus di dalam minibus terbakar di Desa Pondokkaso Tengah, Kecamatan Cidahu tersebut adalah istri dan ibu tiri dari korban berinisial AK (35)," kata Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi.

Menurutnya, motif pembunuhan yang dilakukan tersangka adalah masalah rumah tangga dan utang piutang. AK telah merencanakan membunuh suaminya yakni Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan anak tirinya M Adi Pradana alias Dana (23).

AYO BACA : 85 Rumah Rusak Akibat Bencana di Sukabumi Sejak Januari

"Dalam melakukan aksi pembunuhan tersebut, pelaku berinisial AK (35) menyewa empat orang pembunuh bayaran, kasus ini terungkap setelah tersangka tertangkap dan memberikan keterangan," ujar Nasriadi.

AK meminta para pembunuh bayaran itu untuk menculik kedua korban di rumahnya di Lebakbulus I Kavling 129 B blok U15 RT 03, RW 05, Lebakbulus, Jakarta Selatan.

Setelah diculik, kedua korban kemudian dilumpuhkan dengan cara dibunuh dan jasadnya disimpan di minibus Toyota Cayla dan diserahkan kepada istri korban dengan cara bertemu di SPBU Cirendeu, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

AYO BACA : Selundupkan Baby Lobster Senilai Rp27 Miliar, Seorang Pria Asal Sukabumi Dibekuk Polisi

Untuk menghilangkan barang bukti, tersangka menyuruh anaknya KV untuk membeli premium dan membawa kedua jasad itu ke semak-semak di Kampung Bondol. Setelah itu, premium yang dibelinya disiramkan di dalam mobil dan ke kedua jasad itu kemudian membakarnya.

Keduanya langsung melarikan diri. Namun kurang dari 24 jam, polisi akhirnya mengungkap kasus tersebut dan dipastikan kedua jasad berjenis kelamin pria tersebut adalah korban pembunuhan setelah dilakukan otopsi di RS Polri Keramat Jati DKI Jakarta.

Nasriadi mengatakan hingga saat ini pihaknya masih memburu pelaku pembunuh bayaran yang menghabisi nyawa Edi Candra dan anaknya M Adi Pradana. Sementara, tersangka masih dimintai keterangan terkait kasus pembunuhan berencana tersebut. 

"Kami masih mengembangkan kasus ini karena pembunuhan tersebut melibatkan pihak lain. Otak pembunuhan dalam kasus ini adalah AK yang berstatus sebagai istri korban," tambah Nasriadi. 

AYO BACA : Dua Sosok Mayat Hangus Ditemukan dalam Minibus di Sukabumi

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Mama Koko Wafat, Warga Nahdiyin Ciajur Kehilangan Sosok Ulama Besar

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 14:21 WIB

Rois Syuriah PC Nahdlatul Ulama Kabupaten Cianjur, KH Koko Abdul Qodir Rozy bin KH Fakhruk Rozy meninggal dunia di usia...

Umum - Regional, Mama Koko Wafat, Warga Nahdiyin Ciajur Kehilangan Sosok Ulama Besar, cianjur,Nahdlatul Ulama (NU),Mama Koko,ulama wafat,ulama cianjur,Nahdliyin

Kasus Selesai, Santri Pesantren Persis 67 Benda Tasik Bebas Covid-19

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 13:09 WIB

Klaster Pesantren Persis 67 Benda Kota Tasikmalaya sudah selesai. Kini semua santri dan pengajar yang terkonfirmasi posi...

Umum - Regional, Kasus Selesai, Santri Pesantren Persis 67 Benda Tasik Bebas Covid-19, persatuan islam (persis),Covid-19 di pondok pesantren Persis 67 Benda,tasikmalaya,santri terinfeksi covid-19,Klaster pesantren Covid-19,klaster pesantren Tasikmalaya

Puluhan Miras Diduga Milik Tukang Parkir Diamankan Polisi

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 11:47 WIB

Polsek Tawang Polresta Tasikmalaya mengamankan puluhan plastik bening minuman keras (miras) jenis tuak dari halaman gedu...

Umum - Regional, Puluhan Miras Diduga Milik Tukang Parkir Diamankan Polisi, miras,Miras Tasikmalaya,tasikmalaya,polsek tawang,alun-alun kota tasikmalaya

Jawa Barat Sudah Punya 26 Pengurus Cabang Esport

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 11:34 WIB

Tersisa satu pengcab esport di Jawa Barat yang belum diresmikan. Rencananya pekan depan.

Umum - Regional, Jawa Barat Sudah Punya 26 Pengurus Cabang Esport, esport,esport jawa barat,Priangan Timur,tasikmalaya,Garut,banjar,Pangandaran,ciamis,KONI,KNPI

Lagi, Pergeseran Tanah di Cibalong Tasik Paksa Warga Mengungsi

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 11:15 WIB

Bencana di Kampung Cianteg ini menyebabkan tujuh rumah warga rusak, tiga di antaranya rusak berat dan empat rumah rusak...

Umum - Regional, Lagi, Pergeseran Tanah di Cibalong Tasik Paksa Warga Mengungsi, pergeseran tanah,tasikmalaya,Tagana Kabupaten Tasikmalaya,bencana Tasikmalaya

Vaksinasi Pedagang Pasar di Bandung Dilanjut Pekan Depan

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 07:23 WIB

Sejuh ini sudah ada 102 pedagang yang menerima vaksin dari target vaksinasi Covid-19 tahap dua sekitar 1.700 orang.

Umum - Regional, Vaksinasi Pedagang Pasar di Bandung Dilanjut Pekan Depan, Vaksinasi Pedagang Pasar,pedagang pasar bandung,Dinas Kesehatan Kota Bandung

Proyek KCIC Kurang Menyerap Tenaga Kerja Warga Setempat

Regional Sabtu, 27 Februari 2021 | 18:41 WIB

"Ada. Cuma sedikit. Bisa dihitung dengan jari. Saya juga awalnya berniat kerja di sana, tapi susah," ungkap salah seoran...

Umum - Regional, Proyek KCIC Kurang Menyerap Tenaga Kerja Warga Setempat, Proyek KCIC,Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC),Proyek Kereta Cepat,Pekerja PT KCIC

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dan Wakilnya Positif Covid-19

Regional Sabtu, 27 Februari 2021 | 17:50 WIB

Herdiat memohon doa dari seluruh masyarakat Tatar Galuh Ciamis untuk kesembuhan dirinya, wakilnya, dan keluarga

Umum - Regional, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dan Wakilnya Positif Covid-19, Bupati Ciamis positif Covid-19,Bupati Ciamis Herdiat Sunarya,Yana D. Putra wakil bupati ciamis,Ridwan Kamil,pandemi Covid-19 di Kabupaten Ciamis
dewanpers