web analytics
  

KAI Tutup Perlintasan Liar Tempat Kecelakaan Kereta Tabrak Bus

Selasa, 27 Agustus 2019 08:28 WIB Fira Nursyabani
Umum - Regional, KAI Tutup Perlintasan Liar Tempat Kecelakaan Kereta Tabrak Bus, Kereta tabrak bus, perlintasan kereta karawang, kecelakaan bus, kecelakaan kereta

Sejumlah petugas mengevakuasi bus yang tertabrak kereta api Argo Parahyangan KA-32 jurusan Gambir - Bandung di Warung Bambu, Karawang, Jawa Barat, Senin (26/08/2019). (ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar)

KARAWANG, AYOBANDUNG.COM -- PT KAI Daop 1 Jakarta menutup secara permanen pelintasan sebidang liar di sekitar lokasi kecelakaan bus dengan Kereta Api (KA) Argo Parahyangan, di Desa Warung Bambu, Kabupaten Karawang.

"Penutupan pelintasan liar (palang pintu pelintasan liar) itu langsung dilakukan sejak Senin (26/8/2019) hingga Selasa dini hari. Alasan utama, keselamatan," kata Manajer Humas Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa, dalam keterangan tertulis yang diterima di Karawang, Selasa (27/8/2019).

Ia menyesalkan musibah kecelakaan Kereta Api (KA) Argo Parahyangan dengan bus Agra Mas nopol T-7915-DC di pelintasan sebidang liar, di petak jalan Karawang-Klari KM 67+2, Desa Warung Bambu, Karawang.

AYO BACA : Tabrakan Kereta Api dan Bus, KA Gambir-Bandung Masih Tertahan

Meski tidak ada korban jiwa, tapi sejumlah perjalanan KA jarak jauh dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen serta sebaliknya mengalami gangguan.

Ribuan pengguna jasa kereta api juga mengalami dampak keterlambatan perjalanan KA dari dan menuju wilayah Daop 1 Jakarta. Selain itu, kecelakaan tersebut juga menyebabkan rusaknya sarana dan prasarana jalur rel di lokasi kejadian.

Atas hal itulah pihak PT KAI Daop 1 Jakarta menutup pelintasan liar tersebut. Selama ini pelintasan liar itu dijaga oleh warga setempat dengan menggunakan palang pintu manual.

AYO BACA : Tabrakan Kereta Api dan Bus di Karawang, 7 Perjalanan KA Tertahan

Eva menyampaikan, meskipun keberadaan pelintasan sebidang liar bukan tanggung jawab PT KAI, namun untuk keselamatan dan keamanan PT KAI Daop 1 Jakarta berinisiatif menutup pelintasan itu secara permanen.

Hal itupun sesuai dengan Undang Undang Nomor 23 tahun 2007 tentang Perkeretaapian.

Jumlah pelintasan yang ada di wilayah Daop 1 Jakarta tercatat sebanyak 463 pelintasan, yang terdiri atas 162 pelintasan sebidang yang dijaga dan 301 pelintasan sebidang liar.

Untuk pelintasan yang sudah dibangun tidak sebidang melalui fasilitas fly over dan underpass ads 59 pelintasan.

Menurut Eva, selama ini PT KAI juga telah berupaya melakukan penutupan sejumlah pelintasan sebidang untuk keselamatan bersama. Tapi proses tersebut seringkali mendapatkan perlawanan dari masyarakat setempat.

Diharapkan setelah kejadian kecelakaan kereta dengan bus di Karawang, seluruh pelintasan liar bisa ditutup atau dicarikan solusinya oleh pihak terkait. Itu bisa dilakukan dengan fly over atau underpass, membangun pelintasan resmi, dan lain-lain.

AYO BACA : KAI Beri Diskon 10% Sambut HUT Kota Cirebon

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Warga Manonjaya Tasik Ditemukan Meninggal Depan Rumah, Kulitnya Membir...

Regional Minggu, 24 Januari 2021 | 21:23 WIB

Warga Manonjaya Tasik Ditemukan Meninggal Depan Rumah, Kulitnya Membiru

Umum - Regional, Warga Manonjaya Tasik Ditemukan Meninggal Depan Rumah, Kulitnya Membiru, mayat manonjaya,Berita Tasikmalaya,jantung,polresta tasik

Warga Perumahan di Cianjur Mandiri Cegah Covid-19

Regional Minggu, 24 Januari 2021 | 20:21 WIB

Warga Perumahan Cianjur Mandiri Cegah Covid-19

Umum - Regional, Warga Perumahan di Cianjur Mandiri Cegah Covid-19, COVID-19,cianjur,Protokol Kesehatan

22 Pengendara Motor Knalpot Bising di Cianjur Ditindak Tegas

Regional Minggu, 24 Januari 2021 | 19:11 WIB

Polres Cianjur bersama Kodim 0608 Cianjur mulai bertindak tegas dalam operasi Cipta Kondisi di pusat Kota Cianjur yang d...

Umum - Regional, 22 Pengendara Motor Knalpot Bising di Cianjur Ditindak Tegas, cianjur,Knalpot bising,Protokol Kesehatan,COVID-19

Korban Terseret Ombak di Pantai Jayanti Cianjur Belum Ditemukan

Regional Minggu, 24 Januari 2021 | 18:57 WIB

Seorang pemuda Rustana Satriaji (23) asal Desa Limbangansari Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur hilang terseret ombak d...

Umum - Regional, Korban Terseret Ombak di Pantai Jayanti Cianjur Belum Ditemukan, Pantai Jayanti,cianjur

Diduga Cemarkan Nama Baik, Ketua KPAID Cirebon Dilaporkan ke Polda Met...

Regional Minggu, 24 Januari 2021 | 17:05 WIB

Dianggap telah mencemarkan nama baik IL, pada gugatan cerai di Pengadilan Agama Sumber Kabupaten Cirebon, tim kuasa huku...

Umum - Regional, Diduga Cemarkan Nama Baik, Ketua KPAID Cirebon Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Ketua KPAID Kab Cirebon,kasus kpaid cirebon,Kasus Pencemaran Nama baik,Polda Metro Jaya,razman arif nasution,Berita Cirebon Hari Ini

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata Positif Covid-19

Regional Minggu, 24 Januari 2021 | 16:34 WIB

Bupati Jeje diduga tertular Covid-19 saat bertemu dengan temannya di luar kota. Temannya tersebut dilaporkan terlebih da...

Umum - Regional, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata Positif Covid-19, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata,Bupati Pangandaran positif Covid-19,Jeje Wiradinata positif Covid-19,Pangandaran

Warga Sumedang Dilaporkan Tenggelam di Sungai Cimanuk

Regional Minggu, 24 Januari 2021 | 15:21 WIB

Hingga pencarian hari ketiga, korban masih belum juga ditemukan.

Umum - Regional, Warga Sumedang Dilaporkan Tenggelam di Sungai Cimanuk, warga tenggelam Sumedang,warga tenggelam Sungai Cimanuk,tenggelam,Berita Sumedang,Sungai Cimanuk

Tes Antigen Acak Sasar Warga Nongkrong di Tasikmalaya

Regional Minggu, 24 Januari 2021 | 15:16 WIB

Satgas Covid-19 Kota Tasikmalaya masih gencar melakukan operasi yustisi untuk menegakan disiplin protokol kesehatan (pro...

Umum - Regional, Tes Antigen Acak Sasar Warga Nongkrong di Tasikmalaya, Operasi Yustisi Tasikmalaya,Rapid Test Antigen,Tes Swab Covid-19,Covid-19 Tasikmalaya,Tasikmalaya
dewanpers