web analytics
  

Internet Berperan Pengaruhi Anak Konsumsi Narkoba

Rabu, 21 Agustus 2019 17:48 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Bandung, Internet Berperan Pengaruhi Anak Konsumsi Narkoba, internet, narkoba,

Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bandung Barat bersama Forum Studi Lingkar (Fosil) menggelar seminar edukatif di aula Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Rabu (21/8/2019).

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM—Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bandung Barat bersama Forum Studi Lingkar (Fosil) menggelar seminar edukatif di aula Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Rabu (21/8/2019). Acara ini, salah satunya, menjelaskan peran internet dalam mendistribusikan narkoba kepada anak.

Acara ini dihadiri puluhan ibu-ibu kader PKK KBB dengan mengangkat tema “Dampak Negatif Internet terhadap Pergaulan Bebas”. Hadir dalam kegiatan itu Kepala BNN KBB Sam Norati Martiana dan Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) pada DP2KBP3A, KBB, Euis Siti Jamilah, serta Ketua Fosil KBB Agus Sudrajat Sahir.

AYO BACA : Jabar Daerah Tertinggi Peredaran Narkoba di Indonesia

"Perkembangan teknologi informasi memberikan dampak positif dan negatif, jika tidak melek internet disebut tidak gaul tetapi negatifnya juga banyak. Hal ini yang menjadi fokus sasaran kita bagaimana keluarga memiliki peran agar menggunakan internet secara bijak," ujar Euis Siti Jamilah dalam paparannya.

Menurut Euis, media sosial menciptakan pergaulan baru yang tidak terbatas jarak dan waktu. Pergaulan ini yang mesti diwaspadai dengan terus menjaga pola asuh keluarga pada anak.

AYO BACA : Satu Artis Kembali Ditangkap Polisi Karena Narkoba

"Beri jadwal khusus kapan menggunakan medsos setiap harinya, kemudian juga batasi penggunaan aplikasi. Hal itu menjadi salah satu cara agar mereka tidak kecanduan gim online, medsos, dan hal negatif lainnya," papar Euis

Sementara itu, Kepala BNN KBB Sam Norati Martiana mengatakan, penggunaan internet secara liar memudahkan masyarakat terpapar pergaulan narkoba. Akibat kemudahan informasi ini tidak sedikit masyarakat yang menjadi pecandu karena mendapat informasi dari internet.

"Beberapa kasus yang kami tangani ada pengguna yang awalnya mencoba narkoba setelah berteman dengan pecandu di media sosial. Kemudian dari teknologi informasi juga mereka mencoba hal baru seperti mencampur berbagai jenis narkoba," ujarnya.

Oleh karena itu, terang dia, keluarga memiliki peran penting menjadi benteng pertahanan agar tidak ada anggota keluarganya yang masuk dalam pergaulan bebas seperti seks menyimpang, narkoba, gim daring dan hal negatif lainnya.

"Kenali kebiasaan anak, berikan pemahaman agar bijak menggunakan internet, gunakan untuk hal positif seperti menggali wawasan keilmuan baru," tandasnya.

AYO BACA : Edarkan Ganja, Tukang Bubur di Garut Diciduk Polisi

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers