web analytics
  

Hambat Serbuan Daging Ayam Brasil, Pemerintah Terapkan Non-Tarif Barrier

Jumat, 16 Agustus 2019 21:47 WIB Dadi Haryadi
Bisnis - Finansial, Hambat Serbuan Daging Ayam Brasil, Pemerintah Terapkan Non-Tarif Barrier, Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, Daging Ayam Brasil, Non-Tarif Barrier,

Pedagang ayam potong melayani pembeli di Pasar Kosambi, Kota Bandung.(Irfan Alfaritsi/Ayobandung.com)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Kementerian Perdagangan Republik Indonesia akan menerapkan kebijakan hambatan non-tarif atau non-tariff barrier untuk mengurangi guyuran impor daging ayam asal Brasil pascakekalahan dalam sidang sengketa Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Kekalahan kita dengan Brasil, DS48 (dispute settlement) itu adalah kita melarang dan itu melanggar kesepakatan dengan WTO. Kita tidak usah larang, kita buat non-tariff barrier yang tidak bisa digugat dan itu sah, kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Jumat (16/8/2019).

Dia menjelaskan kebijakan non-tarif untuk mengurangi impor daging ayam dari Brasil tersebut sudah ada dan tinggal menunggu waktu untuk direalisasikan.

Indonesia pernah digugat Brasil akibat penolakan impor daging ayam karena negara itu tidak memiliki sertifikat halal dan sertifikasi sanitasi internasional.

AYO BACA : Harga Daging Ayam di Pasar Antri Mulai Naik Sejak Dua Minggu Terakhir

Pada 2014, Brasil lantas membawa masalah itu ke WTO dan diputuskan memenangi gugatan pada 2017. Namun, karena Brasil menganggap Indonesia belum membuka keran impor ayam, negara itu kembali membawa kasus tersebut ke WTO pada Juni 2019.

Aturan itu sudah ada dan itu kewenangan kita yang tidak melanggar WTO. Inilah yang kita lakukan dan kita kendalikan, jelasnya.

Selain kebijakan hambatan non-tarif, lanjut Enggar, pemerintah juga akan menerapkan kebijakan sertifikat halal untuk daging sapi asal Brasil. Hal ini sama seperti kebijakan yang diberikan Indonesia kepada India terkait impor daging sapi beberapa waktu lalu.

Kita minta sertifikat halal, seperti India prosesnya dari awal. Kita tidak larang (impor), (aturan) itu sah karena itu ketentuan dan diakui, ucapnya.

Impor daging sapi dari Brasil tidak berhubungan dengan sanksi WTO yang mewajibkan Indonesia untuk membuka keran impor daging ayam. Kebijakan impor 50 ribu ton daging sapi dari Brasil adalah untuk menjaga keseimbangan pasar, karena selama ini daging impor Indonesia didominasi dari Australia.

AYO BACA : Langkah Pemkot Bandung Jaga Stabilitas Harga Daging Ayam

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Konsumsi Nasional Selama Kuartal II Diperkirakan Terus Meningkat

Finansial Jumat, 23 April 2021 | 13:23 WIB

Konsumsi masyarakat diperkirakan akan terus meningkat pada kuartal kedua tahun 2021. Peningkatan konsumsi ini disebabkan...

Bisnis - Finansial, Konsumsi Nasional Selama Kuartal II Diperkirakan Terus Meningkat, konsumsi nasional,ekonomi nasional,Ramadan 2021,Ekonomi & Bisnis,Ekonomi Indonesia,Pemulihan Ekonomi

Harga Emas Antam 23 April Turun Rp5.000 per Gram

Finansial Jumat, 23 April 2021 | 11:35 WIB

Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) berada di angka Rp935.000 per gram pada Jumat, 23 April 2021, atau turun Rp...

Bisnis - Finansial, Harga Emas Antam 23 April Turun Rp5.000 per Gram, Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,Harga emas Antam Bandung,Harga Emas Hari ini,Emas

Bertabur Hadiah, bjb Amazing Sureprize Berikan Mobil Bagi Nasabah

Finansial Jumat, 23 April 2021 | 08:37 WIB

Bertabur Hadiah, bjb Amazing Sureprize Berikan Mobil Bagi Nasabah

Bisnis - Finansial, Bertabur Hadiah, bjb Amazing Sureprize Berikan Mobil Bagi Nasabah, bjb Amazing Sureprize,bank bjb,Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto,Nasabah bank bjb

Pakar Keuangan: Jangan Habiskan THR

Finansial Jumat, 23 April 2021 | 01:45 WIB

Mike Sutikno, perencana keuangan dari Mitra Rencana Edukasi menyarankan kepada masyarakat supaya tidak menghabiskan uang...

Bisnis - Finansial, Pakar Keuangan: Jangan Habiskan THR, Pakar Keuangan,Perencanaan Keuangan,Tunjangan Hari Raya (THR),Mengelola THR

Melesat Naik, Harga Emas Antam Kini Rp940.000 per Gram

Finansial Kamis, 22 April 2021 | 10:00 WIB

Harga emas Antam tersebut berlaku di Butik Emas Logam Mulia Antam di Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bandung.

Bisnis - Finansial, Melesat Naik, Harga Emas Antam Kini Rp940.000 per Gram, Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,Harga Emas Hari ini,Harga emas Antam Bandung,Emas

DJP dan 84 Pemda Sepakat Dalam Pemungutan Pajak

Finansial Rabu, 21 April 2021 | 22:44 WIB

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) secara resmi telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Direktorat Jenderal Perim...

Bisnis - Finansial, DJP dan 84 Pemda Sepakat Dalam Pemungutan Pajak, Direktorat Jenderal Pajak (DJP),Pemungutan Pajak,Pemerintah Daerah (Pemda)

Resilien Sepanjang 2020, bank bjb Targetkan Tumbuh Positif di 2021

Finansial Rabu, 21 April 2021 | 19:13 WIB

bank bjb merupakan salah satu Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia yang mencatatkan performa baik di masa pandemi...

Bisnis - Finansial, Resilien Sepanjang 2020, bank bjb Targetkan Tumbuh Positif di 2021, bank bjb,Direktur Keungan bank bjb Nia Kania,bank bjb Tumbuh Positif,bank bjb Target Pertumbuhan 2021,Resilience Bank

DJP Tata Ulang Tempat Terdaftar dan Pelaporan Usaha Wajib Pajak

Finansial Rabu, 21 April 2021 | 19:09 WIB

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) akan melakukan reorganisasi beberapa kantor pajak di Indonesia. Agenda ini tertuang dala...

Bisnis - Finansial, DJP Tata Ulang Tempat Terdaftar dan Pelaporan Usaha Wajib Pajak, Direktorat Jenderal Pajak (DJP),Reorganisasi Kantor Pajak,Perdirjen Pajak,KPP Pratama,KPP Madya

artikel terkait

dewanpers