web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Bappenda Cimahi Gali Potensi Pajak RM Padang

Jumat, 16 Agustus 2019 11:23 WIB Tri Junari

Ilustrasi rumah makan Padang. (Anggun Nindita Kenanga Putri/ayobandung.com)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kota Cimahi akan menggali Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pajak dari Rumah Makan (RM) Padang. Pajak akan berlaku bagi RM padang di Kota Cimahi yang sudah memiliki omzet Rp10 juta ke atas dengan perhitungan pungut pajak sebesar 10 persen. 

"Kalau mereka sudah punya omzet di atas 10 juta, jelas sudah harus dimasukan dalam kategori wajib pajak," kata Kepala Bappenda Kota Cimahi, Dadan Darmawan saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Jumat (16/8/2019).

Dadan mengakui, selama ini rumah makan padang di Kota Cimahi memang belum tersentuh pajak restoran. Sebab, semua pengusaha nasi padang selama ini tidak mengambil pajak 10 persen yang memang dibebankan kepada konsumen seperti restoran lainnya. 

AYO BACA : Wali Kota Cimahi Ajak Milenial Teladani Pramuka

Alasan itulah yang membuat mereka tidak menyetorkan pajaknya kepada Bappenda Kota Cimahi. Selain itu, kata Dadan, jika pajak itu dicantumkan dalam pembayaran, para pemilik nasi padang di Kota Cimahi ini khawatir akan kehilangan pelanggannya. 

"Memang mereka beralasan kalau menambah 10 persen dari setiap harga yang dibayar, konsumennya beralih. Padahal Sebetulnya masyarakat sudah paham, kalau di restoran atau rumah makan ada 10 persen pajak restoran yang dibayar masyarakat," jelas Dadan. 

Menurut Dadan, pihaknya akan melaksanakan sosialisasi terhadap pemilik RM padang lewat paguguyuban yang ada di Kota Cimahi. Kemungkinan sosialisasi akan dilaksanakan mulai minggu depan. 

AYO BACA : Dukung Cimahi Military Tourism, TNI Sumbang 5 Monumen Perjuangan

"Kalau targetnya insyaallah, dengan sisa waktu 5 bulan lagi bisa langsung aksi, menerapkan pajak ke rumah makan padang itu," kata Dadan.

Ia menegaskan, sosialisasi tersebut sangat penting agar pemilik RM padang memiliki kesadaran dalam membayar pajak. Dengan demikian hal itu akan berdampak terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

"Untuk penambahan PAD, potensinya masih belum bisa dipastikan berapa," ucapnya. 

Tahun ini, Bappenda Kota Cimahi menargetkan bisa menerima pajak dari sektor restoran Rp12.039.435.800. Hingga Triwulan I, realisasi penerimaan pajak restoran sudah mencapai Rp3.536.608.388, yang didapat dari 116 Wajib Pajak (WP).

"Restoran itu targetnya di angka Rp 12 miliar lebih, itu secara keseluruhan. Target di perubahan bahkan sampai Rp 14 miliar," ungkapnya.

AYO BACA : Zakat Pegawai PLN Cimahi Disalurkan ke Cikalongwetan

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers