web analytics

Perkebunan Teh Sukawana Terpapar Abu Vulkanik Tangkuban Parahu

clockRabu, 14 Agustus 2019 16:21 WIB userTri Junari
Bandung Raya - Bandung, Perkebunan Teh Sukawana Terpapar Abu Vulkanik Tangkuban Parahu, tangkuban parahu erupsi, radius aman tangkuban parahu, 18 gunung pulau jawa, gunung api aktif, tangkuban parahu buka, perkebunan teh sukawana, kebun teh sukawana, kebun teh lembang, abu vulkanik,

Kondisi setelah erupsi di Kawah Ratu, Gunung Tangkuban Parahu, Subang, Sabtu (27/7/2019). Erupsi yang mengeluarkan abu vulkanik dengan tebal mencapai 10 cm ini mengakibatkan berhentinya seluruh aktivitas di kawasan tersebut selama 3 hari kedepan. (Kavin Faza/Ayobandung.com)

PARONGPONG, AYOBANDUNG.COM -- Warga pemetik teh di sekitar perkebunan PTPN VIII di Kampung Sukawana, Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB), terpapar abu vulkanik erupsi Gunung Tangkuban Parahu.

Bukan hanya hinggap di ratusan hektare pohon teh, paparan abu juga menyebabkan kesehatan warga terganggu. Mereka merasakan sesak nafas, kulit gatal, dan kesat pada mata sejak dua pekan terakhir.

Seperti diketahui, gunung yang terletak di perbatasan KBB-Kabupaten SUbang tersebut mengalami erupsi pada 26 Juli. Kemudian, erupsi lanjutan terjadi pada 1 Agustus.

AYO BACA : Gunung Tangkuban Parahu Masih Alami Erupsi

Hingga saat ini, PVMBG belum menurunkan status level II atau waspada karena aktivitas kegempaan (tremor) kawah ratu masih berlangsung dengan amplitudo dominan 45 mm.

Pantauan ayobandung.com di perkebunan teh Sukawana dan masuk dalam Kawasan Rawan Bencana (KRB) III masih terlihat abu vulkanik berwarna putih menyelimuti ratusan hektare kebun teh.

Mayoritas abu vulkanik menempel pada permukaan daun yang menghadap ke atas seperti bagian pucuk.

AYO BACA : Tangkuban Parahu Waspada, Obyek Wisata Milik Perhutani Aman Dikunjungi

Saepuloh (51), Mandor Besar PTPN VII Sukawana mengatakan, abu vulkanik menutupi kebun teh saat erupsi besar kali pertama. Jika dibiarkan abu menempel kuat di atas daun dan memaparkan debu saat di panen.

"Kalau yang pertama tebal sekali ada satu centimeter menutup daun, kalau sekarang relatif bersih sebagian terbawa angin. Tapi tetap mengganggu kesehatan," kata dia, Rabu (14/8/2019).

Akibat dampak erupsi berkepajangan itu, pemetik teh yang mayoritas bekerja sebagai Tenaga Harian Lepas (THL) di PTPN VIII Sukawana disarankan untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas.

"Jarak dari kawah ratu ke pemukiman itu sekitar tujuh kilometer, tetapi mungkin saat erupsi angin membawa abu kesini," jelasnya.

Menurutnya, usai dipanen, pucuk teh harus melalui proses pembersihan dengan cara di cuci dengan cara di semprot air. Penyemprotan langsung di kebun pernah dilakukan namun abu tetap sulit hilang.

"Sempat juga menggunakan semprotan sebelum dipetik, tapi tetap nempel. Makanya saat teh masuk ke pabrik di cuci dulu pakai air bersih menggunakan kompresor," tandasnya.

AYO BACA : Status Waspada, Tangkuban Parahu Diminati Wisatawan Luar

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

terbaru

Tips Berkendara Membawa Barang di Sepeda Motor

Bandung Sabtu, 24 Juli 2021 | 09:15 WIB

Ini Tips Berkendara Membawa Barang di Sepeda Motor

Bandung Raya - Bandung, Tips Berkendara Membawa Barang di Sepeda Motor, yamaha,tips bawa barang,Yamaha Riding Academy (YRA)

Cuaca Bandung Hari Ini Pagi Cerah Berawan, Siang dan Sore Hari Hujan

Bandung Sabtu, 24 Juli 2021 | 05:17 WIB

Sabtu, 24 Juli 2021 Cuaca Bandung Pagi Cerah Berawan, Siang dan Sore Hujan

Bandung Raya - Bandung, Cuaca Bandung Hari Ini Pagi Cerah Berawan, Siang dan Sore Hari Hujan, Cuaca Bandung Hari Ini,Cuaca Bandung,Prakiraan Cuaca Bandung,cuaca Bandung BMKG

Jadwal Salat Wilayah Kota Bandung dan Sekitarnya, Sabtu, 24 Juli 2021

Bandung Sabtu, 24 Juli 2021 | 04:58 WIB

Jadwal salat untuk wilayah Kota Bandung dan sekitarnya, Sabtu, 24 Juli 2021 dilansir dari situs Kementerian Agama.

Bandung Raya - Bandung,  Jadwal Salat Wilayah Kota Bandung dan Sekitarnya, Sabtu, 24 Juli 2021, Jadwal Salat,jadwal salat di Bandung,Jadwal Salat Kota Bandung

Ramai Isu Demo Susulan 24 Juli, Polisi Belum Terima Laporan dan Izin

Bandung Jumat, 23 Juli 2021 | 19:50 WIB

Sedang hangat beredar kabar dari berbagai sumber, akan ada aksi demo nasional mengenai penolakan PPKM, yang akan dilaksa...

Bandung Raya - Bandung, Ramai Isu Demo Susulan 24 Juli, Polisi Belum Terima Laporan dan Izin, Demo Susulan,Unjuk Rasa,Demo Tolak PPKM,Kota Bandung

Polisi Tangkap Massa Aksi Demo Tolak PPKM, Ada yang Bawa Senjata Api

Bandung Jumat, 23 Juli 2021 | 18:45 WIB

Polisi mengamankan sejumlah orang yang terindikasi akan melakukan aksi demo di Kota Bandung, pada Jumat, 24 Juli 2021.

Bandung Raya - Bandung, Polisi Tangkap Massa Aksi Demo Tolak PPKM, Ada yang Bawa Senjata Api, Aksi Demo,Tolak PPKM,Senjata Api,Polisi,Kota Bandung

Hasil Panen Buruan Sae Sajajar untuk Masyarakat yang Terpapar

Bandung Jumat, 23 Juli 2021 | 17:25 WIB

Meski tidak panen banyak, Buruan Sae nyatanya mampu membantu masyarakat sekitar dalam memenuhi kebutuhan sayuran.

Bandung Raya - Bandung, Hasil Panen Buruan Sae Sajajar untuk Masyarakat yang Terpapar, Buruan Sae Sajajar,hasil panen,Bakti Sosial,Terpapar Covid-19,Kota Bandung

3M Dibahas Ulang, Ridwan Kamil Usulan 3 Hal ke Pemerintah Pusat

Bandung Jumat, 23 Juli 2021 | 16:34 WIB

Pemerintah pusat kembali mengingatkan pemerintah daerah terus mengampanyekan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker...

Bandung Raya - Bandung, 3M Dibahas Ulang, Ridwan Kamil Usulan 3 Hal ke Pemerintah Pusat, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Kampanye 3M,protokol kesehatan 5M,Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan

Jabar Salurkan Bantuan Pasokan Oksigen Melalui Poskibar

Bandung Jumat, 23 Juli 2021 | 16:25 WIB

Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menghadirkan layanan Posko Oksigen Jawa Barat atau Poskibar, Rabu...

Bandung Raya - Bandung, Jabar Salurkan Bantuan Pasokan Oksigen Melalui Poskibar, Pemda Provinsi Jawa Barat,Posko Oksigen Jawa Barat (Poskibar),kebutuhan oksigen di Jabar

artikel terkait

dewanpers
arrow-up