web analytics
  

Jabar Bakal Tambah Petugas Haji di Tahun 2020

Kamis, 8 Agustus 2019 23:03 WIB Nur Khansa Ranawati
Umum - Regional, Jabar Bakal Tambah Petugas Haji di Tahun 2020, Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum, Petugas Haji,

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum usai mengikuti Rapat Persiapan Puncak Ibadah Haji 2019 di Saraya Daerah Hotel, Misfalah Mekkah, Rabu (6/8/2019) malam. (Dok Humas Pemprov Jabar)

MEKKAH, AYOBANDUNG.COM--Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menambah jumlah petugas haji khususnya Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) menjadi 150 orang pada 2020.

Hal itu dilakukan karena jumlah jemaah haji asal Jawa Barat paling banyak se-Indonesia bila dibandingkan dengan provinsi lain. Bahkan mendominasi jumlah jemaah haji dari negara lain.

Demikian diungkapkan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum usai mengikuti Rapat Persiapan Puncak Ibadah Haji 2019 di Saraya Daerah Hotel, Misfalah Mekkah, Rabu (6/8/2019) malam. 

"Tahun depan, untuk TPHD akan ada tambahannya jadi 100-150 orang," kata Uu

AYO BACA : Wagub Uu Jadi 'Amirul Hajj Jawa Barat'

Wagub Jabar menyebutkan bahwa masa mendatang, setiap kloter akan membawa nama asal daerah kabupaten/kota jamaah masing-masing. "Jadi yang berkibar nanti di Mekkah bukan lagi nama KBIH, tapi daerah asal jemaah haji seperti logo atau bendera kabupaten/kota provinsi dan bendera Merah Putih," imbuh Wagub

Kepada para petugas haji (TPHI, TKHI dan TPHD), ia mengimbau agar memberikan pelayanan yang terbaik bagi jemaah haji khususnya yang berasal dari Jawa Barat. Pasalnya, citra pemerintah Provinsi Jawa Barat di hadapan para jemaah akan tergambar dari bentuk pelayanan yang diberikan. 

"Citra pemerintah (Provinsi Jawa Barat) akan terlihat dari bentuk pelayanan yang diberikan para petugas yang sudah kami pilih dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat," ungkap Uu.

Untuk itu, para petugas haji Jawa Barat harus mampu memberikan pelayanan yang prima dan ramah. Salah satu bentuknya, yakni memberikan layanan komunikasi yang baik dan jelas.

AYO BACA : Wagub Jabar Lepas Calon Haji Kloter 1 Asal Bogor

"Diharapkan kepada para petugas haji bahwa niatnya adalah ibadah. Sirotnya (caranya) adalah menjadi petugas haji," tambah Uu.

Wagub Jabar juga mengapresiasi dedikasi dan pelayanan yang sudah diberikan petugas haji Jabar kepada para jemaah.

"Atas nama Pemprov Jabar, saya ucapkan terima kasih atas jasa-jasanya. Kita bahu membahu mewujudkan jemaah haji Jabar Juara Lahir Batin," ujar Uu.

Berkenaan dengan persiapan puncak ibadah haji 1440 H/ 2019 di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armina) yang akan dimulai pada 8 Agustus 2019 mendatang, Wagub menekankan agar petugas selalu menanamkan rasa optimistis kepada para jemaah terutama bagi lansia. 

"Saya berharap dan tolong sampaikan kepada jamaah jangan sampai menakut-nakuti mereka. Justru harus diyakinkan dengan sikap optimistis, bahwa mereka akan melaksanakan prosesi puncak haji di Armuzna dengan lancar, tanpa kendala apapun," pungkasnya.

AYO BACA : Daftar Tunggu Haji di Jawa Barat Capai 20 Tahun

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Longsor Tutup Akses Jalan Penghubung Tasikmalaya-Pangandaran

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 14:21 WIB

Longsor Tutup Akses Jalan Penghubung Tasikmalaya-Pangandaran

Umum - Regional, Longsor Tutup Akses Jalan Penghubung Tasikmalaya-Pangandaran, Longsor Tasikmalaya,longsor Cineam,Jalur Tasikmalaya-Pangandaran,Tasikmalaya

Ratusan Warga Binaan Lapas Cirebon Dites Swab Usai 3 Pegawai Positif

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 13:26 WIB

Sebanyak 670 warga binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Cirebon menjalani tes swab.

Umum - Regional, Ratusan Warga Binaan Lapas Cirebon Dites Swab Usai 3 Pegawai Positif, Lapas Narkotika Kelas IIA Cirebon,Swab test di lapas Cirebon,Cirebon,narapidana positif Covid-19

Terjerat Razia Masker, Pemuda di Tasikmalaya Kedapatan Bawa Obat Keras

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 13:09 WIB

Obat ini bisa menyebabkan kantuk dan mabuk jika dikonsumsi berlebihan.

Umum - Regional, Terjerat Razia Masker, Pemuda di Tasikmalaya Kedapatan Bawa Obat Keras, Razia obat keras,Razia masker Tasikmalaya,Tasikmalaya,Operasi Yustisi Tasikmalaya

Kasus Dugaan Rekayasa Buku Nikah, IL Sayangkan Keputusan Hakim

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 12:23 WIB

IL juga menyayangkan keputusan hakim Pengadilan Agama Sumber yang mengabaikan seluruh bukti dan saksi, bahwa pernikahan...

Umum - Regional, Kasus Dugaan Rekayasa Buku Nikah, IL Sayangkan Keputusan Hakim, Rekayasa buku nikah,KPAID Kabupaten Cirebon,Ketua KPAID Kab Cirebon,Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Cirebon,Cirebon

Update Covid-19 Jabar: 1.484 Pasien Sembuh, Terbanyak di Depok

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 11:15 WIB

Update Covid-19 Jabar: 1.484 Pasien Sembuh, Terbanyak di Depok

Umum - Regional, Update Covid-19 Jabar: 1.484 Pasien Sembuh, Terbanyak di Depok, Covid-19 Jabar,Positif Covid-19 Jabar,Kasus Covid-19 Jabar,Covid-19 Jawa Barat,Kasus Covid-19 Jawa Barat,Tambahan Kasus Covid-19 Jawa Barat

PVMBG Analisis Penyebab Banjir Bandang Puncak

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 10:32 WIB

PVMBG Analisis Penyebab Banjir Bandang Puncak

Umum - Regional, PVMBG Analisis Penyebab Banjir Bandang Puncak, Banjir Puncak,Banjir Puncak Bogor,korban banjir Puncak,Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG),PVMBG

Warga Tasikmalaya Akhirnya Setuju RSUD Dewi Sartika Jadi RS Darurat Co...

Regional Rabu, 20 Januari 2021 | 21:36 WIB

Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya untuk menjadikan Rumah Sakit Umum Daerah Tipe C Dewi Sartika di Kawalu menj...

Umum - Regional, Warga Tasikmalaya Akhirnya Setuju RSUD Dewi Sartika Jadi RS Darurat Covid-19, Pemkot Tasikmalaya,RSUD Dewi Sartika,RS Darurat Covid-19

Dewan Cianjur Geram, Ada Beras Tak Berlabel di BPNT Cibeber

Regional Rabu, 20 Januari 2021 | 21:14 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Cianjur geram saat menemukan beras dalam karung yang tidak berlabel program Bantuan Pangan Non Tu...

Umum - Regional, Dewan Cianjur Geram, Ada Beras Tak Berlabel di BPNT Cibeber, DPRD Kabupaten Cianjur

artikel terkait

dewanpers