web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Ini 3 Fokus Utama yang Akan Dilakukan bank bjb

Rabu, 7 Agustus 2019 17:49 WIB Andri Ridwan Fauzi

Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi saat acara Business Review Semester l 2019 bank bjb yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Aryaduta Bandung, Jalan Sumatera, Kota Bandung, Rabu (7//8/2019). (Irfan Al-Faritsi/Ayobandung.com)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM—Untuk mencapai pertumbuhan berkualitas dan berkelanjutan, bank bjb akan menerapkan tiga fokus utama. Ketiga fokus utama tersebut meliputi Reposisi Bisnis, Reorganisasi, dan Re-Engeneering Teknologi Informasi. 

"Kami sangat optimis dapat menghadapi berbagai tantangan industri perbankan saat ini dengan menjalankan tiga fokus utama tersebut dengan dukungan sumber daya manusia yang mumpuni serta jaringan kantor yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia," ujar Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi di sela-sela Business Review Semester l 2019 bank bjb yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Aryaduta Bandung, Rabu (7/8/2019). 

Menurutnya, untuk fokus pertama Reposisi Bisnis, bank bjb akan mengembangkan pembiayaan pada sektor pendorong perekonomian daerah khususnya di Jawa Barat dan Banten sambil tetap mempertahankan pangsa pasar dari captive market di kredit konsumer. Hal ini sesuai dengan marwah bank bjb sebagai bank pembangunan daerah yang berkomitmen untuk mendukung pembangunan ekonomi di daerah maupun nasional baik melalui pembiayaan kepada sektor UMKM maupun kepada sektor infrastruktur. 

AYO BACA : Penetrasi Bisnis, bank bjb Teken Kerja Sama dengan Perum BULOG

"Sedangkan fokus kedua yakni reorganisasi. Semangat reorganisasi ini dilakukan untuk mendukung transformasi bisnis sehingga bank bjb akan lebih efisien dalam implementasi dari strategi yang ditetapkan," terangnya. 

Sementara itu, dalam fokus ketiga Re-Engineering Teknologi informasi, bank bjb akan memperkuat infrastruktur teknologi informasi serta melakukan pengembangan teknologi dengan memperhatikan aspek user experience dan customer behavior. Pengembangan ini diukur dari aspek delivery, baik dari sisi waktu maupun kuaIitas sehingga tidak kehilangan momentum bisnisnya. 

Business Review Semester 1 ini turut dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang berharap kepada ajajaran direksi untuk bisa melakukan perbaikan. 

AYO BACA : bank bjb dan PT RNI Tingkatkan Sinergi Bisnis

“Kami berharap jajaran manajemen baru ini dapat memberikan perbaikan dan perubahan bank bjb sekaligus momentum untuk menjadi motivasi terhadap seluruh organisasi bank bjb,” ucap Kang Emil. 

Dari segi kinerja, pencapaian kinerja bank bjb pada Semester 1 tahun 2019 memberikan hasil yang memuaskan. Total aset bank bjb berhasil tumbuh 6,4% year on year menjadi sebesar Rp120,7 triliun. Pertumbuhan aset ini didukung oleh penghimpunan DPK sebesar Rp95,1 triliun atau tumbuh sekitar 7% yoy. Untuk total kredit yang disalurkan mencapai Rp78,2 triliun atau tumbuh sebesar 8,2% yoy. Sedangkan untuk laba bersih setelah pajak tercatat sebesar Rp80,3 miliar. 

Kualitas kredit bank bjb juga berhasil dijaga dengan baik, rasio Non Performing Loan (NPL) dapat bertahan di level 1,7% atau lebih baik dibanding rasio NPL industri perbankan per Mei 2019 yang sebesar 2,61%. Sementara rasio Net Interest Margin (NIM) bank bjb berada pada level 5,7% atau berada di atas rata-rata rasio NIM industri perbankan yang mencapai 4,9%. 

Performa usaha yang gemilang ini turut diikuti oleh sejumlah penghargaan yang diterima perseroan. Sepanjang Semester 1 2019, bank bjb berhasil memboyong beberapa penghargaan bergengsi, antara lain sebagai perusahaan inovatif dalam transaksi E-Banking pada Indonesia Digital Innovation Award 2019, The Big-3 The Best Indonesia Sales & Marketing Award Ill 2019, Kategori Regional Bank-Public Company versi Economic Review, Digital Banking Service Innovation Kategori BPD versi Majalah Investor serta berbagai penghargaan dari Majalah Infobank, SWA dan lembaga bergengsi Iainnya.

AYO BACA : Optimalisasi Peran BUMDes Bersama bank bjb di Seluruh Desa di Jawa Barat

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers