web analytics
  

Angkutan Cianjur-Bogor Sepi Penumpang Setelah Pembunuhan Alumni IPB Terungkap

Rabu, 7 Agustus 2019 10:00 WIB Fira Nursyabani
Umum - Regional, Angkutan Cianjur-Bogor Sepi Penumpang Setelah Pembunuhan Alumni IPB Terungkap, mahasiswa tewas, pembunuhan mahasiswa, IPB, angkutan Bogor-Cianjur

Angkutan umum jenis L300 jurusan Bogor-Cianjur, Jawa Barat, membutuhkan waktu lama untuk mendapat penumpang akibat terkena imbas pembunuhan yang dilakukan oknum sopir tembak terhadap mahasiswi IPB yang selama ini kerap mengunakan jasa angkutan tersebut. (ANTARA News/Ahmad Fikri)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Angkutan L300 jurusan Cianjur-Bogor sepi penumpang setelah kasus pembunuhan Amelia Ulfa (22) terungkap. Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) itu dihabisi secara sadis oleh oknum sopir tembak angkutan jurusan tersebut.

Untuk mengantisipasi terus menurunnya jumlah penumpang, para sopir memajang foto diri dan nomor polisi kendaraan di bagian dalam angkutan untuk memberikan rasa aman bagi penumpang.

"Penurunan penumpang lebih dari 50 persen, sejak kasus tersebut mencuat, meskipun pelaku berhasil ditangkap. Untuk jaminan penumpang kami memajang identitas di dalam angkutan," kata Aman (71) seorang sopir angkutan Cianjur-Bogor, Selasa (6/8/2019).

Bahkan, ungkap dia, para sopir menyatakan siap jika wajah serta kendaraan mereka difoto oleh penumpang untuk memberikan jaminan keamanan. Tidak sedikit penumpang yang masih khawatir mengalami tindak kejahatan akibat oknum yang selama ini tidak dikenal di kalangan sopir.

AYO BACA : Jasad Perempuan Diduga Alumni IPB Ditemukan di Sukabumi

"Sejak pemberitaan terkait kejadian tersebut mencuat, tingkat penumpang yang naik angkutan umum menurun drastis, biasanya penumpang selalu penuh untuk sekali jalan dari Cianjur-Bogor ataupun sebaliknya," kata Aman yang sudah puluhan tahun menjadi sopir.

Namun saat ini, tutur dia, mendapat 6 orang penumpang dari Cianjur atau sebaliknya dari Bogor saja dianggap sudah bagus. Bahkan saat malam paling banyak hanya bisa membawa 3 orang penumpang.

Berkurangnya minat penumpang untuk naik angkutan umum jenis L300 itu, tambah dia terasa dari lamanya jadwal menunggu penumpang di Halte Asten Cianjur yang mencapai 2 jam lebih.

"Biasanya paling lama setengah jam, 12 bangku yang ada sudah terisi. Tapi sejak kasus ini terjadi, dalam dua jam penumpang baru ada 8 orang. Harapan kami kepercayaan penumpang tetap ada karena ulah oknum bukan sopir tetap," katanya.

AYO BACA : Pembunuh Alumni IPB di Sukabumi Adalah Sopir L-300

Mamat (36), sopir lainnya yang sejak lima tahun terakhir meneruskan profesi ayahnya menarik angkutan Cianjur-Bogor, mengatakan imbas dari perbuatan bejat oknum sopir tembak tersebut sangat merugikan mereka.

Bahkan selama ini, baik dia atau sopir lain yang sudah puluhan tahun menarik angkutan, tidak mengenal siapa pelaku yang kerap kali ditanyakan penumpang saat naik angkutan.

"Kalau sopir yang sudah lama atau yang memang profesinya tetap, pasti saling kenal, meskipun ada lebih dari 100 unit angkutan, namun siapa supir dan supir tembaknya sudah saling kenal," katanya.

Anisa (40) seorang penumpang, mengaku sempat khawatir dengan adanya kejadian pembunuhan tersebut. Namun selama ini dia sudah cukup mengenal sopir angkutan tersebut karena kerap menggunakan jasa angkutan itu.

"Memang sempat takut karena hampir setiap minggu saya menggunakan jasa angkutan L300 ini. Sebagian besar sudah kenal sopirnya termasuk Pak Aman yang sudah puluhan tahun narik angkutan," katanya.

AYO BACA : Buru Pembunuh Alumni IPB, Polres Sukabumi Gandeng Bogor dan Cianjur

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Sukabumi Optimis Tak Ada Lagi Kebiasaan BAB Sembarangan

Regional Senin, 14 Juni 2021 | 06:02 WIB

Kabupaten Sukabumi optimis dapat meraih sertifikat 100% Open Defecation Free (ODF) artinya tidak ada BAB sembarangan.

Umum - Regional, Sukabumi Optimis Tak Ada Lagi Kebiasaan BAB Sembarangan, BAB sembarangan,Bebas BAB Sembarangan,Sukabumi,Sertifikan ODF,Sanitasi

BOR 7 Provinsi di Atas 50%

Regional Senin, 14 Juni 2021 | 05:50 WIB

Meningkatnya kasus Covid-19 usai libur lebaran membuat tingkat keterisian tempat tidur (BOR) di rumah sakit naik. Ada tu...

Umum - Regional, BOR 7 Provinsi di Atas 50%, BOR Jabar,keterisiab Rumah Sakit,COVID-19,Covid-19 nasional,Covid-19 Jabar

1 Ton Sampah Diangkut dari Jalur Gede-Pangrango

Regional Senin, 14 Juni 2021 | 05:37 WIB

Satu ton lebih sampah diangkut dari dua jalur pendakian Gunung Gede-Pangrangoyang berada di wilayah Kabupaten Cianjur,...

Umum - Regional, 1 Ton Sampah Diangkut dari Jalur Gede-Pangrango, Gunung Gede Pangrango Cianjur,Taman Gunung Gede Pangrango,Taman Nasional Gunung Gede Pangrango,Taman Gunung Gede Gede Pangrango,Gunung Gede Pangrango,sampah

Klaster Industri Sebabkan Kasus Covid-19 di Karawang Meningkat

Regional Senin, 14 Juni 2021 | 05:31 WIB

Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karawang menyatakan kasus positif Covid-19 di kabupaten itu meningkat. Hal tersebut...

Umum - Regional,  Klaster Industri Sebabkan Kasus Covid-19 di Karawang Meningkat, COVID-19,Covid-19 Karawang,pemkab karawang,klaster industri,Klaster industri karawang

Gunung Ciremai Jadi PLTP, Pemerintah Mesti Tuntas Sosialisasikan Dampa...

Regional Minggu, 13 Juni 2021 | 21:00 WIB

Ketidaksepahaman antara pemerintah dan warga sering terjadi karena proses sosialisasi dan konsultasi publik tidak berjal...

Umum - Regional, Gunung Ciremai Jadi PLTP, Pemerintah Mesti Tuntas Sosialisasikan Dampaknya, Gunung Ciremai,PLTP,walhi,Kuningan

Pungli di Curug Bidadari Keterlaluan, Biaya Berlibur Jadi Mahal

Regional Minggu, 13 Juni 2021 | 20:30 WIB

 Kisaran biaya berlibur di Curug Bidadari sedang viral saat ini.

Umum - Regional, Pungli di Curug Bidadari Keterlaluan, Biaya Berlibur Jadi Mahal, Biaya Berlibur,Curug Bidadari,Pungli,Kabupaten Bogor,Kecamatan Babakan Madang

Berantas Premanisme dan Pekat, Patroli Kota Tasikmalaya Ditingkatkan

Regional Minggu, 13 Juni 2021 | 19:30 WIB

Selain mengantisipasi aksi premanisme, target atau sasaran dari patroli tersebut juga untuk meminimalisir aksi kriminali...

Umum - Regional, Berantas Premanisme dan Pekat, Patroli Kota Tasikmalaya Ditingkatkan, Premanisme,Pekat,Patroli,Kota Tasikmalaya,Polres Tasikmalaya Kota

Kadisdik Jabar Jamin Pelaksaan PPDB Berjalan Baik

Regional Jumat, 11 Juni 2021 | 18:27 WIB

Kepala Dinas Pendidikan Jawa barat Barat, Dedi Supandi memantau langsung pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru alias...

Umum - Regional, Kadisdik Jabar Jamin Pelaksaan PPDB Berjalan Baik, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dedi Supandi,PPDB Jawa Barat,PPDB SMA SMK 2021
dewanpers