web analytics
  

Industri Siap Serap 1,1 Juta Ton Garam Petani

Selasa, 6 Agustus 2019 20:14 WIB Dadi Haryadi
Bisnis - Finansial, Industri Siap Serap 1,1 Juta Ton Garam Petani, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Garam, Industri,

Petambak memanen garam di desa Tanjakan, Krangkeng, Indramayu. (Antara)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Sebanyak 11 industri pengolah garam menargetkan untuk menyerap 1,1 juta ton garam dari 164 petani garam dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tertuang dalam Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Penyerapan Garam.

“Diharapkan garam yang diserap adalah garam yang memiliki kualitas sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI),” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Selasa (6/8/2019).

Melalui kerja sama penandatanganan nota kesepahaman penyerapan garam lokal ini, Airlangga berharap ke depannya kualitas garam lokal dapat terus ditingkatkan sehingga dapat lebih banyak diserap oleh industri.

Kerja sama ini juga merupakan upaya nyata dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dalam mensinergikan industri dengan petani garam dalam rangka menjamin ketersediaan garam sebagai bahan baku dan bahan penolong industri.

AYO BACA : Harga Garam Anjlok, Petani Garam Cirebon Ganti Profesi

“Sehingga nantinya juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan para petani garam dalam negeri,” ujar Airlangga.

Kebutuhan garam nasional pada 2019 menurut neraca diperkirakan sekitar 4,2 juta ton yang terdiri atas kebutuhan industri sebesar 3,5 juta ton, konsumsi rumah tangga 320 ribu ton, komersial 350 ribu ton, dan peternakan serta perkebunan 30 ribu ton.

Sektor industri yang paling banyak menggunakan garam adalah industri klor alkali (CAP), industri farmasi, industri pengeboran minyak, serta industri aneka pangan yang seluruhnya saat ini masih harus dipenuhi dari garam impor perlu meningkatkan kualitas garam produksi dalam negeri.

Sedangkan garam produksi dalam negeri hingga saat ini baru dapat memenuhi untuk kebutuhan konsumsi, serta beberapa industri seperti pengasinan ikan, penyamakan kulit, dan water treatment.

AYO BACA : Harga Garam Anjlok, Menperin Bantah Ada Rembesan Impor

“Saya harap bisa dipenuhi garam lokal,” tukas Airlangga.

Adapun sentra-sentra produksi terdapat di pantai utara Jawa, pantai selatan Madura, di NTB, NTT dan Sulawesi Selatan, karena untuk memproduksi garam diperlukan lahan yang landai serta didukung oleh curah hujan yang relatif sangat rendah.

Untuk menjawab tantangan ini, lanjut Airlangga, diperlukan upaya yang serius dan program yang matang serta terencana secara berkesinambungan, yang tentu membutuhkan waktu, inovasi, dan kemauan dari petani untuk meningkatkan kualitas hasil produksi garam yang sesuai dengan SNI yang dibutuhkan oleh dunia industri.

Peningkatan kualitas ini dimulai dari proses hulu produksi garam oleh petani dengan menjaga konsistensi masa produksi garam sampai memperoleh hasil yang optimal, dengan kandungan NaCl untuk garam konsumsi minimal 94 persen, dan garam industri 97 persen.

Kadar NaCl yang tinggi juga harus disertai dengan impuritas dan cemaran logam yang rendah.

“Di samping itu, pemerintah juga mendorong industri pengolah garam untuk dapat meningkatkan kualitas garam lokal melalui proses pengolahan garam berbasis teknologi modern,” pungkas Airlangga.

AYO BACA : Ribuan Ton Garam Cirebon Tak Laku, Harga Terus Merosot Tajam

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Ini 11 Nasabah Pemenang Top Spender bjb Poin, Kamu Termasuk?

Finansial Senin, 12 April 2021 | 17:13 WIB

11 Nasabah Pemenang Top Spender bjb Poin, Kamu Termasuk?

Bisnis - Finansial, Ini 11 Nasabah Pemenang Top Spender bjb Poin,  Kamu Termasuk?, program bjb POIN,Top Spender bjb Poin,pemenang Top Spender bjb Poin,bank bjb,daftar pemenang Top Spender bjb Poin

Sambut Ramadan, bank bjb Perluas Kerja Sama dengan DMI Wilayah Jabar

Finansial Senin, 12 April 2021 | 12:28 WIB

Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1442 H, bank bjb menjalin silaturahmi sekaligus memperluas kerjasama dengan pa...

Bisnis - Finansial, Sambut Ramadan, bank bjb Perluas Kerja Sama dengan DMI Wilayah Jabar, bulan suci Ramadan 1442 H,bank bjb,Dewan Masjid Indonesia (DMI),DMI kabupaten/kota se-Jabar,Quick Response Indonesia Standard (QRIS),kredit mesra

bank bjb 23 FOODAY Surprizes Tawarkan Promo Belanja di 23 Paskal Shopp...

Finansial Sabtu, 10 April 2021 | 13:07 WIB

Bagi para konsumen 23 Paskal Shopping Center Kota Bandung, bank bjb menggelar promo food bazaar "23 FOODAY Surprizes". P...

Bisnis - Finansial, bank bjb 23 FOODAY Surprizes Tawarkan Promo Belanja di 23 Paskal Shopping Center Bandung, bank bjb,23 FOODAY Surprizes,bjb DIGI,bjb digicash

Bikin Resah, Tenor Pinjaman Online Ini Tiba-tiba Berubah

Finansial Jumat, 9 April 2021 | 20:10 WIB

Denda keterlambatan yang dikenakan kepada pengguna pun tidak tanggung-tanggung. Pengguna dikenai denda Rp100.000 perhari...

Bisnis - Finansial, Bikin Resah, Tenor Pinjaman Online Ini Tiba-tiba Berubah, Pinjaman online,modus pinjam KTP untuk pinjaman online,penipuan pinjaman online,Pinjaman Online (Pinjol),aplikasi pinjaman online,Tenor Pinjaman Online,tagihan pinjaman online,Otoritas Jasa Keuangan (OJK),OJK,Pinjaman Online melanggar etika

Tingkatkan Inklusi Keuangan, bank bjb Jalin Kerjasama dengan HIPMIKIMD...

Finansial Jumat, 9 April 2021 | 15:34 WIB

Dalam rangka mendorong literasi dan inklusi keuangan kepada berbagai kelompok masyarakat, bank bjb menjalin kerjasama de...

Bisnis - Finansial, Tingkatkan Inklusi Keuangan, bank bjb Jalin Kerjasama dengan HIPMIKIMDO KBB, Inklusi Keuangan,bjb,Hipmikimdo KBB,HIPMIKIMDO KBB dan bank bjb

Panen Raya Sebabkan Penurunan Harga Gabah

Finansial Jumat, 9 April 2021 | 13:00 WIB

Ombudsman membeberkan hasil temuan mengenai situasi penurunan harga gabah yang terjadi bertepatan dengan merebaknya isu...

Bisnis - Finansial, Panen Raya Sebabkan Penurunan Harga Gabah, harga gabah kering,harga gabah,harga gabah petani,kenaikan harga gabah

Wow! Indonesia Ekspor Tanaman Hias Rp2,3 T

Finansial Jumat, 9 April 2021 | 12:46 WIB

Kementerian Pertanian (Kementan) memfasilitasi ekspor tanaman hias ke enam negara dengan total nilai mencapai Rp 2,3 tri...

Bisnis - Finansial, Wow! Indonesia Ekspor Tanaman Hias Rp2,3 T, Tanaman Hias,tanaman hias ekspor,ekspor tanaman hias,tanaman hias luar negeri

Harga Emas Antam Bandung Melesat Rp9.000 per Gram

Finansial Jumat, 9 April 2021 | 12:03 WIB

Harga emas Antam tersebut berlaku di Butik Emas Logam Mulia Antam di Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bandung.

Bisnis - Finansial, Harga Emas Antam Bandung Melesat Rp9.000 per Gram, Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,Harga Emas Hari ini,emas antam,Emas Antam Hari Ini,Emas

artikel terkait

dewanpers