web analytics
  

Wujudkan Mimpi Jadi Nyata, Warga Tasik Nekat Jalan Kaki Temui Jokowi

Selasa, 6 Agustus 2019 17:53 WIB Tri Junari
Umum - Regional, Wujudkan Mimpi Jadi Nyata, Warga Tasik Nekat Jalan Kaki Temui Jokowi, tasik jokowi, warga tasik jokowi,

Berawal dari mimpi didatangi Presiden Joko Widodo, Undang Carlina (52) warga Jalan Asrama Nyantong RT.003 RW.005 Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, bertekad merubah mimpi jadi kenyataan dengan nekat berjalan kaki Tasikmalaya-Jakarta. (Tri Junari/Ayobandung.com)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Berawal dari mimpi didatangi Presiden Joko Widodo, Undang Carlina (52) warga Jalan Asrama Nyantong RT.003 RW.005 Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, bertekad merubah mimpi jadi kenyataan dengan nekat berjalan kaki Tasikmalaya-Jakarta.

Ditemui ayobandung.com di bilangan Jalan Nasional III, Cibabat, Kota Cimahi, Selasa (6/8/2019) sore, Undang yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir menuturkan latar belakang dirinya melakukan aksi nekat berjalan kaki kurang lebih 300 kilometer dari rumahnya di Tasikmalaya ke Istana Negara Jakarta.

Ia menuturkan, empat bulan sebelum pemilihan presiden mimpi itu datang saat dirinya tengah terlelap di kantor PDIP Ranting Paledang.

AYO BACA : Jokowi: Pemadaman Listrik Jangan Terulang Lagi!

Di dalam mimpi, Jokowi datang dan merebahkan badannya di pelataran kantor. Karena ia menilai tempatnya kurang layak untuk seorang presiden, ia menawarkan Jokowi tidur di dalam ruangan.

"Namun beliau malah menolak tawaran saya dan berkata bahwa dirinya juga rakyat biasa," kata dia.

Meski sekelebat, bunga tidur itu rupanya menjadi pematik tekad duda anak dua ini untuk melakukan aksi jalan kaki mengawali perjalanan dan berharap bisa diterima Jokowi di Istana Negara Jalan Veteran No.17, Jakarta Pusat.

AYO BACA : Presiden Pastikan Ibu Kota Pindah ke Kalimantan

Dengan membawa sedikit pakaian dan uang pemberian anggota DPRD Tasikmalaya, Undang memulai perjalanan sejak Jum'at (02/08/2019) sore. Ia menghitung setidaknya butuh 10 hari untuk sampai ke Jakarta melintasi beberapa kota di Jawa Barat.

Setiap hari, ia mulai berjalan kaki selepas Salat Subuh dan sesekali berhenti menjawab pertanyaan warga yang penasaran dengan aksinya. Saat beranjak malam, tempat umum seperti musala dan pom bensin dipilihnya untuk melepas lelah.

"Tujuannya, ya, menunaikan janji saja dan bentuk rasa syukur saya Pak Jokowi terpilih lagi,"tandasnya.

Tak hanya itu, Undang juga berharap Jokowi terus bekerja memperbaiki ekonomi warga miskin seperti dirinya dengan bantuan modal bagi warga membuka usaha baru.

Jika ditakdirkan bertemu Jokowi, sebut dia, Undang ingin menyampaikan aspirasinya agar presiden meneruskan kebijakan pro rakyat seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS).

"Istri saya meninggal tahun 2017 karena kanker serviks, tetapi alhamdulillah saat perawatan gratis menggunakan KIS,"jelasnya.

AYO BACA : Sampaikan Duka, Jokowi Akui Sangat Kehilangan Mbah Moen

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

terbaru

Kasus Selesai, Santri Pesantren Persis 67 Benda Tasik Bebas Covid-19

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 13:09 WIB

Klaster Pesantren Persis 67 Benda Kota Tasikmalaya sudah selesai. Kini semua santri dan pengajar yang terkonfirmasi posi...

Umum - Regional, Kasus Selesai, Santri Pesantren Persis 67 Benda Tasik Bebas Covid-19, persatuan islam (persis),Covid-19 di pondok pesantren Persis 67 Benda,tasikmalaya,santri terinfeksi covid-19,Klaster pesantren Covid-19,klaster pesantren Tasikmalaya

Puluhan Miras Diduga Milik Tukang Parkir Diamankan Polisi

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 11:47 WIB

Polsek Tawang Polresta Tasikmalaya mengamankan puluhan plastik bening minuman keras (miras) jenis tuak dari halaman gedu...

Umum - Regional, Puluhan Miras Diduga Milik Tukang Parkir Diamankan Polisi, miras,Miras Tasikmalaya,tasikmalaya,polsek tawang,alun-alun kota tasikmalaya

Jawa Barat Sudah Punya 26 Pengurus Cabang Esport

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 11:34 WIB

Tersisa satu pengcab esport di Jawa Barat yang belum diresmikan. Rencananya pekan depan.

Umum - Regional, Jawa Barat Sudah Punya 26 Pengurus Cabang Esport, esport,esport jawa barat,Priangan Timur,tasikmalaya,Garut,banjar,Pangandaran,ciamis,KONI,KNPI

Lagi, Pergeseran Tanah di Cibalong Tasik Paksa Warga Mengungsi

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 11:15 WIB

Bencana di Kampung Cianteg ini menyebabkan tujuh rumah warga rusak, tiga di antaranya rusak berat dan empat rumah rusak...

Umum - Regional, Lagi, Pergeseran Tanah di Cibalong Tasik Paksa Warga Mengungsi, pergeseran tanah,tasikmalaya,Tagana Kabupaten Tasikmalaya,bencana Tasikmalaya

Vaksinasi Pedagang Pasar di Bandung Dilanjut Pekan Depan

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 07:23 WIB

Sejuh ini sudah ada 102 pedagang yang menerima vaksin dari target vaksinasi Covid-19 tahap dua sekitar 1.700 orang.

Umum - Regional, Vaksinasi Pedagang Pasar di Bandung Dilanjut Pekan Depan, Vaksinasi Pedagang Pasar,pedagang pasar bandung,Dinas Kesehatan Kota Bandung

Proyek KCIC Kurang Menyerap Tenaga Kerja Warga Setempat

Regional Sabtu, 27 Februari 2021 | 18:41 WIB

"Ada. Cuma sedikit. Bisa dihitung dengan jari. Saya juga awalnya berniat kerja di sana, tapi susah," ungkap salah seoran...

Umum - Regional, Proyek KCIC Kurang Menyerap Tenaga Kerja Warga Setempat, Proyek KCIC,Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC),Proyek Kereta Cepat,Pekerja PT KCIC

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dan Wakilnya Positif Covid-19

Regional Sabtu, 27 Februari 2021 | 17:50 WIB

Herdiat memohon doa dari seluruh masyarakat Tatar Galuh Ciamis untuk kesembuhan dirinya, wakilnya, dan keluarga

Umum - Regional, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dan Wakilnya Positif Covid-19, Bupati Ciamis positif Covid-19,Bupati Ciamis Herdiat Sunarya,Yana D. Putra wakil bupati ciamis,Ridwan Kamil,pandemi Covid-19 di Kabupaten Ciamis

Vaksinasi Guru, Harapan Baru Belajar Tatap Muka

Regional Sabtu, 27 Februari 2021 | 16:13 WIB

Di Kabupaten Tasikmalaya, vaksinasi untuk guru rencananya akan dimulai pada awal Maret mendatang, berbarengan dengan TNI...

Umum - Regional, Vaksinasi Guru, Harapan Baru Belajar Tatap Muka, vaksinasi untuk guru di Tasikmalaya,vaksinasi guru,Belajar Daring,Belajar Tatap Muka,DKPP Kabupaten Tasikmalaya dr. Hj Reti Zia Dewi

artikel terkait

dewanpers