web analytics

Pengusaha Konveksi Rugi Miliaran Rupiah Akibat Pemadaman Listrik

clockSenin, 5 Agustus 2019 13:07 WIB userMildan Abdalloh
Bandung Raya - Bandung, Pengusaha Konveksi Rugi Miliaran Rupiah Akibat Pemadaman Listrik, pemadaman listrik, kompensasi pln, pln, aliran listrik, perusahaan konveksi

Pegawai mengerjakan pembuatan topi di perusahaan konveksi S12. (Mildan Abdalloh/ayobandung.com)

MARGAASIH, AYOBANDUNG.COM -- Pemadaman listrik yang terjadi pada Minggu (4/8/2019) membuat sejumlah pelaku usaha konveksi di Desa Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, merugi hingga miliaran rupiah.

"Kami saja kerugian mencapai ratusan juta. Di Desa Rahayu itu ada banyak konveksi, saya kira kalau ditotal mah kerugian akibat mati listrik kemarin itu bisa miliaran rupiah," ujar manajer perusahaan konveksi S12, Rian Heryandi, saat ditemui ayobandung.com, Senin (5/8/2019).

Dia mengatakan, S12 yang merupakan perusahaan konveksi spesialis topi, terpaksa tidak bisa berporduksi akibat listrik padam. Dalam sehari penuh, tak ada satupun topi yang dihasilkan.

AYO BACA : PLN Siap Beri Kompensasi Terkait Pemadaman Listrik

"Kalau tidak produksi, maka barang tidak bisa dikirim dan tidak ada pemasukan," ujarnya.

Rian menyebut, perusahaan konveksi hampir seluruhnya merupakan usaha berantai. Contohnya untuk membuat topi, akan ada banyak pihak yang terlibat, seperti sablon, pemotongan, penjahitan, dan bordir.

"Misalnya di sini bisa saja menggunakan jenset, tapi belum tentu di tempat pemotongan atau bordir ada jenset. Satu saja tempat produksi mati, akan berpengaruh terhadap yang lainnya," ujarnya.

AYO BACA : Sejumlah Lampu Lalin Kota Bandung Tak Berfungsi Dampak Pemadaman Listrik

Padamnya listrik, kata Rian, secara tidak langsung juga berpengaruh terhadap para pegawai. Ia menjelaskan, orang yang bekerja di konveksi dibayar sesuai dengan hasil pekerjaannya.

"Kalau tidak produksi, pegawai tidak dibayar. Jangankan seharian, pemadaman tiga jam saja bisa berpengaruh besar terhadap pendapatan pegawai," katanya.

Menurut Rian, dampak lain yang dikhawatirkan adalah terjadinya pemadaman bergilir selama beberapa hari ke depan. Rian berharap agar pemadaman listrik tidak terus terjadi, sehingga kerugian yang diderita oleh perusahaan tidak semakin besar.

"Khawatirnya pekerjaan yang menggunakan kontrak kerja sama. Kalau terus terjadi pemadaman bergilir seperti hari ini, target dalam kontrak bisa tidak tercapai. Kami bisa kena penalti dari pelanggan. Konsumen kan tidak mau tahu kondisi seperti ini, mereka hanya tahu dalam kontrak pekerjaan harus selesai sesuai waktu kesepakatan, kalau melebihi ya kami bisa kena penalti," paparnya.

AYO BACA : PLN: Masih Ada Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa Barat

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Bila PPKM Diperpanjang, AKAR Jabar akan Tempuh Cara Ini

Bandung Jumat, 30 Juli 2021 | 20:20 WIB

Akar Jabar tidak ingin egois dan arogan jika memang keadaan Covid-19 di Kota Bandung sedang genting.

Bandung Raya - Bandung, Bila PPKM Diperpanjang, AKAR Jabar akan Tempuh Cara Ini, PPKM diperpanjang,AKAR Jabar,Kota Bandung,Bed Occupancy Rate,PPKM Level 4,Imbas PPKM

Batal Kibarkan Bendera Putih, AKAR Jabar: Kami Caper ke Pemerintah!

Bandung Jumat, 30 Juli 2021 | 19:20 WIB

Selama dua bulan pascapelarangan makan di tempat di restoran dan kafe, imbasnya banyak usaha yang tutup,

Bandung Raya - Bandung, Batal Kibarkan Bendera Putih, AKAR Jabar: Kami Caper ke Pemerintah!, Bendera Putih,AKAR Jabar,Imbas PPKM,Dampak Pandemi Covid-19

Bakti Selama 30 Tahun, Akpol 91 Salurkan Bansos untuk Kaum Disabilitas

Bandung Jumat, 30 Juli 2021 | 17:30 WIB

Acara penyaluran bansos ini diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia.

Bandung Raya - Bandung, Bakti Selama 30 Tahun, Akpol 91 Salurkan Bansos untuk Kaum Disabilitas, Akpol 91,Bansos,kaum disabilitas,Pandemi Covid-19

Dua Ormas Bentrok di Bandung, Dua Orang Terluka Tusuk

Bandung Jumat, 30 Juli 2021 | 13:53 WIB

Dua orang berinisial D dan M mengalami luka tusuk akibat bentrok yang terjadi antara dua organisasi kemasyarakatan (orma...

Bandung Raya - Bandung, Dua Ormas Bentrok di Bandung, Dua Orang Terluka Tusuk, bentrok ormas Bandung,Manggala,GBR,Polrestabes Bandung,ormas Bandung

Angsa Jadi Pakan Harimau di Kebun Binatang Bandung, Yana: Saya Belum T...

Bandung Jumat, 30 Juli 2021 | 12:48 WIB

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana, mengaku belum mengetahui informasi terkait rencana pengelola Kebun Binatang Bandun...

Bandung Raya - Bandung, Angsa Jadi Pakan Harimau di Kebun Binatang Bandung, Yana: Saya Belum Tahu, pakan harimau Kebun Binatang Bandung,Kebun Binatang Bandung,Bandung Zoological Garden,Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana,ppkm darurat bandung

Pemkot Belum Tahu Rencana KBB Sembelih Angsa untuk Hewan Buas

Bandung Jumat, 30 Juli 2021 | 12:47 WIB

Sebelumnya beredar informasi bahwa pengelola Kebun Binatang Bandung (KBB) akan menyembelih angsa dan rusa untuk pakan he...

Bandung Raya - Bandung, Pemkot Belum Tahu Rencana KBB Sembelih Angsa untuk Hewan Buas, Kebun Binatang Bandung,angsa disembelih untuk hewan buas,hewan buas kebun binatang bandung,Pemkot Bandung,PPKM

Alhamdulillah, Wali Kota Bandung Oded Sembuh dan Bisa Kembali Bertugas

Bandung Jumat, 30 Juli 2021 | 12:27 WIB

Wali Kota Bandung Oded M Danial dinyatakan sudah sehat dan siap bertugas kembali. Sebelumnya, Oded sempat menjalani pera...

Bandung Raya - Bandung, Alhamdulillah, Wali Kota Bandung Oded Sembuh dan Bisa Kembali Bertugas, oded sembuh,Wali Kota Bandung Oded M. Danial,Oded dirawat,Oded sakit,Oded

Pemkot Bandung Kaji Kebijakan Makan di Tempat Resto dan Kafe

Bandung Jumat, 30 Juli 2021 | 12:16 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sedang mengkaji kebijakan mengizinkan dine in atau makan di tempat di restoran maupun d...

Bandung Raya - Bandung, Pemkot Bandung Kaji Kebijakan Makan di Tempat Resto dan Kafe, dine in kafe,dine in bandung,dine in resto,PPKM Kota Bandung,Pemkot Bandung

artikel terkait

dewanpers
arrow-up