web analytics
  

Tangkuban Parahu Ditutup, Wisatawan Kecewa dan Pilih Pulang

Jumat, 2 Agustus 2019 12:38 WIB Faqih Rohman Syafei

Suasana pintu masuk Taman Wisata Alam Tangkuban Parahu yang terlihat sepi, Jumat (2/8/2019). (Faqih Rohman Syafei/ayobandung.com)

LEMBANG, AYOBANDUNG.COM -- Pascaerupsi yang terjadi pada Kamis (1/8/2019) malam, aktivitas wisatawan di Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Parahu terlihat sepi. Berdasarkan pantauan ayobandung.com, Jumat (2/8/2019), sejumlah wisatawan sempat datang, tetapi karena status Tangkuban Parahu meningkat menjadi waspada, mereka memilih pulang.

Seorang wisatawan asal Jakarta, Daniel (22) mengaku kecewa lantaran tidak bisa menikmati liburannya di TWA Tangkuban Parahu. Dia sengaja menyempatkan pergi ke objek wisata itu untuk melepas penat.

AYO BACA : Berpotensi Hujan Abu, Jarak Aman Tangkuban Parahu 1,5 Km

"Kebetulan ada kegiatan di Kota Bandung, dan coba datang ke sini untuk liburan," ujarnya kepada awak media di TWA Tangkuban Parahu, Jumat (2/8/2019).

Dia mengaku tidak mengetahui jika TWA Gunung Tangkuban Parahu telah kembali erupsi. Sepengetahuannya, gunung ini telah kembali dibuka untuk wisatawan pada Kamis (1/8/2019).

AYO BACA : Masyarakat Dilarang Dekati Tangkuban Parahu dalam Radius 1,5 Km

"Kemarin udah buka mau naik, katanya ada erupsi lagi jadi gak jadi naik ke atas," katanya.

Sementara itu, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani mengatakan beberapa hari ini ada peningkatan aktivitas vulkanik di Gunung Tangkuban Parahu. Sejak Kamis (1/8/2019) malam, kata dia, tercatat telah terjadi empat kali erupsi.

"Setidaknya ada empat kali erupsi, sejak pukul 20.46 WIB erupsi pertama disusul erupsi berikutnya tadi pagi 00.43 WIB diikuti erupsi sampe sekarang," sebutnya. 

Dia mengimbau kepada masyarakat dan wisatawan untuk tidak beraktivitas dalam radius 1,5 km dari puncak Gunung Tangkuban Parahu. "Kami harapkan masyarakat tetap tenang dan ikuti arahan PVMBG terkait perkembangan," ungkapnya.

AYO BACA : Status Gunung Tangkuban Parahu Naik Jadi Waspada

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers