web analytics
  

Pilkada Serentak 2020 Diikuti 270 Daerah Seluruh Indonesia

Jumat, 2 Agustus 2019 10:23 WIB Fira Nursyabani
Umum - Nasional, Pilkada Serentak 2020 Diikuti 270 Daerah Seluruh Indonesia, Pilkada serentak 2020, ragam pilkada, kemendagri

Plt Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Akmal Malik. (ANTARA News/Istimewa)

PADANG, AYOBANDUNG.COM -- Sebanyak 270 daerah di Indonesia akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 23 September 2020. Daerah-daerah itu terdiri dari sembilan provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota.

"Kita berharap penyelenggaraan Pilkada tersebut bisa semakin baik, salah satunya dengan bercermin pada pelaksanaan pemilu-pemilu sebelumnya," kata Plt Dirjen Otonomi Daerah Kementrian Dalam Negeri Akmal Malik di Padang, Jumat (2/8/2019).

AYO BACA : KPU Ingin Pemerintah Tegaskan Mantan Koruptor Dilarang Ikuti Pilkada

Oleh karena itu, menurutnya, penting dilakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan Pemilu Presiden dan Legislatif 2019 dengan melibatkan semua pemangku kepentingan baik di daerah maupun pusat.

Menurut Akmal, Pilkada selanjutnya nanti akan menguji kemampuan publik dalam memilih Kepala Daerah secara demokratis. Hal itu terlihat dari pilihan publik yang lebih menitikberatkan pada pertimbangan rasional ketimbang latar belakang primordial dari calon pemimpin daerahnya.

AYO BACA : Soal Larang Eks Koruptor Maju Pilkada, DPR: Aturan Belum Memungkinkan

“Pilihan rasional publik itu berkaitan dengan tugas kepala daerah yang harus melayani semua kelompok ketimbang kepentingan kelompok atau etnis tertentu,” ujarnya.

Dia mengingatkan juga bahwa yang patut dicermati dari para calon kepala daerah adalah bahwa publik berharap pelaksanaan Pilkada tak hanya jujur dan adil tetapi juga mampu menghadirkan pemimpin yang memenuhi kepentingan publik.

“Kepala Daerah terpilih ke depan diharapkan dapat membenahi layanan publik seperti kesehatan, pendidikan, mengeluarkan kebijakan pro rakyat untuk petani, buruh, pedagang kecil, dan usaha kecil menengah. Selain itu memperbaiki infrastruktur dan memberantas korupsi di kalangan birokrasi," katanya.

Keinginan publik mendapatkan Kepala Daerah yang melayani masyarakat tentu juga akan sangat bergantung pada para pemilih. Apakah mereka akan dengan mudah tergoda iming-iming materi, tarikan emosional primordial ataupun memperteguh pertimbangan rasional dalam menentukan pilihannya.

Evaluasi Pemulu serentak itu dilakukan Direktorat Jendral Otonomi Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Otda Kemendagri) di Kota Padang 1-3 Agustus 2019.

AYO BACA : KPU Usul, Masa Kampanye Pilkada 2020 Jadi 71 Hari

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers