web analytics
  

Tingkatkan Akses Jalan, Pemkab Bandung Barat Pinjam Uang Rp323 Miliar

Kamis, 1 Agustus 2019 22:23 WIB Faqih Rohman Syafei

Ilustrasi perbaikan jalan. (istimewa)

LEMBANG, AYOBANDUNG.COM--Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berencana meminjam uang kepada BUMN PT Sarana Multi Infrastruktur sebesar Rp323 miliar. Dana pinjamanan dialokasikan untuk peningkatan sejumlah ruas jalan di KBB.

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara mengatakan pinjaman tersebut untuk mendukung akses jalan menuju 10 destinasi wisata yang akan dibuka pada tahun 2020 mendatang. Menurutnya, akses jalan bagus dapat menjadi daya tarik untuk wisatawan agar sering datang. 

"Ada beberapa ruas jalan buat 10 destinasi wisata aksesnya seperti apa. Kalau tidak ada akses wisatawan datang sekali, kalau bagus bisa terus-terusan datang ke KBB," ujarnya, Kamis (1/8/2019).

AYO BACA : 10 Objek Wisata Siap Dikembangkan Pemkab Bandung Barat pada 2020

Diakuinya, sejumlah ruas jalan diantaranya BBS - Rongga dan Rancapanggung - Cipongkor masih sempit untuk menunjang sektor pariwisata, sehingga diperlukan adanya peningkatan badan jalan.

"Kami pinjam Rp323 miliar, selain itu ada juga pemberian gubernur untuk Saguling - Rongga, ada bantuan dari Kota Baru Parahyangan untuk Padalarang - Gunung Masigit untuk atasi kemacetan," katanya. 

Pinjaman tersebut, kata Umbara akan memberikan manfaat kedepannya bagi masyarakat KBB. Ketika 10 destinasi wisata baru mulai berjalan serta ditunjang mudahnya akses dapat menarik investor untuk berinvestasi. 

AYO BACA : Perbaikan Jalan Diyakini KBB Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah

"Pinjaman ini sangat bermanfaat untuk rakyat, untuk jalan dan jembatan akan bermanfaat bagi masyarakat. Ketika destinasi wisata sudah jalan tahun 2020, investor akan banyak datang karena masuk ke sini jalan besar," terangnya. 

Dia menjelaskan jangka waktu pinjaman tersebut selama tiga tahun, dan untuk melunasi pinjaman tersebut akan dipotong dari anggaran PUPR. Selain itu, ketika 10 destinasi wisata baru sudah berjalan akan memberikan tambahan untuk pendapatan asli daerah (PAD).

"Perhitungan kalkulasi bisnisnya dibayarnya oleh anggaran PU setiap tahun. Anggatan kan Rp400 miliar, tahun depan bisa dikurangin lalu destinasi wisata sudah jalan bisa saja dari penambahan PAD," ucapnya.

Umbara menambahkan tahun 2020 peningkatan sebanyak enam ruas jalan yang direncakan diharapkan bisa berjalan dengan baik." ada enam ruas jalan dari BBS - Rongga, Saguling - Rongga, Padalarang - Gunung Masigit, Cikalong - Cipeundeuy, Cikalong - Cisarua," pungkasnya.

AYO BACA : Pemkab Bandung Barat Serius Lakukan Pembenahan Infrastruktur Jalan

Editor: Dadi Haryadi

artikel lainnya

dewanpers