web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Usai Erupsi, Tangkuban Parahu Diserbu Wisatawan Asing

Kamis, 1 Agustus 2019 16:05 WIB Faqih Rohman Syafei

Wisatawan mengunjungi Kawah Ratu Gunung Tangkuban Parahu, Subang, Kamis (1/8/2019). (Kavin Faza/Ayobandung.com)

LEMBANG, AYOBANDUNG.COM -- Setelah erupsi, Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Parahu banyak dikunjungi wisatawan asing. Pengelola kawasan wisata tersebut memastikan TWA Gunung Tangkuban Parahu telah aman untuk dikunjungi. 

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama PT Graha Rani Putera Persada (GRPP), Putra Kaban. Dia mengatakan pada hari pertama dibuka, aktivitas wisatawan sudah kembali normal.

AYO BACA : Radius Aman Tangkuban Parahu Rekomendasi PVMBG Masih Berlaku

Namun menurut dia, tingkat kunjungannya masih belum optimal jika dibandingkan dengan waktu sebelum erupsi. Ia mengungkapkan, kunjungan wisatawan mancanegara justru lebih dominan.

"Respon pengunjung memang sudah mulai ada. Alhamdulillah yang banyak itu justru asing. Kalau lokal itu kan masih bertanya-tanya sudah atau belum dibuka," ujarnya kepada ayobandung.com, Kamis (1/8/2019).

AYO BACA : Ridwan Kamil Imbau Setop Sebar Info Invalid Erupsi Tangkuban Parahu

Putra memastikan TWA Gunung Tangkuban Parahu aman untuk dikunjungi, karena aktivitas vulkanik sudah mulai menurun sejak beberapa hari lalu. Selain itu, pihaknya telah memasang sejumlah papan imbauan dan jalur evakuasi di beberapa titik.

Meski demikian, ia mengakui hingga saat ini masih terdapat beberapa lokasi yang belum bisa diakses oleh wisatawan. "Jadi ini situasi aman terkendali kepada para pengunjung silakan datang semua sudah aman. Tapi ada area yang tidak boleh dikunjungi untuk sementara ditutup dulu," katanya.

Dia menyebutkan aksi pembersihan masih terus dilakukan dan diupayakan untuk selesai secepatnya. "Harapan kami kepada pengunjung jangan ragu, dan supaya ujan segera turun dan jangan terulang lagi. Para pedagang sudah gotong royong membersihkan tempat," ujar Putra.

AYO BACA : Tangkuban Parahu Dibuka Kembali, Wisatawan Penasaran

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers