web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Daud Achmad Ditunjuk Jadi Plh Sekda Jabar

Selasa, 30 Juli 2019 15:44 WIB Nur Khansa Ranawati

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memberikan keterangan kepada awak media di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (30/7/2019). (Kavin Faza/ayobandung.com)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Asisten Pemerintahan, Hukum, dan Kesejahteraan Sosial Setda Jawa Barat (Jabar) Daud Achmad ditunjuk oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil untuk menduduki jabatan Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar. Hal tersebut menyusul kasus dugaan suap yang menimpa Sekda Jabar Iwa Karniwa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Urusan administrasi dan pembangunan akan didelegasikan pada Daud Achmad selaku asisten pemerintahan sampai waktu definitif yang nanti kami konsultasikan lagi ke Kemendagri," ungkap Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil dalam jumpa pers di Gedung Sate, Selasa (30/7/2019).

AYO BACA : Jadi Tersangka, Sekda Jabar: Saya Akan Kooperatif Bantu KPK

Emil memastikan pemberhentian sementara Iwa Karniwa tidak akan mengganggu kelancaran pemerintahan di Jabar. "Saya pastikan kelancaran pemerintahan di Jabar tidak terganggu. Kami sudah tunjuk hari ini, sehingga rapat anggaran dan agenda yang sifatnya butuh atensi sudah didelegasikan dengan baik," paparnya. 

Sementara itu, Daud Achmad menegaskan, status kepegawaian Iwa saat ini masih sebagai aparatur sipil negara (ASN) Jabar. Hanya, Iwa dikatakan bakal menjalankan cuti besar selama tiga bulan mulai 30 Juli untuk berfokus menghadapi kasusnya saat ini. 

AYO BACA : Mojang Jajaka, Agen Penggerak Ekonomi Kreatif Jabar

"Jadi mulai hari ini Pak Iwa minta cuti, untuk berkonsentrasi pada masalahnya. Pak Gubernur memutuskan saya jadi plh sekda. Jadi Pak Iwa bukan non aktif. Non aktif itu kalau ditahan," jelas Daud.

Untuk itu, Daud mengatakan, Iwa masih berhak menerima sejumlah haknya sebagai sekda karena cuti yang diajukan bukanlah cuti di luar tanggungan negara. 

Daud saat ini masih tetap memegang posisinya sebagai Asisten daerah bidang Pemerintahan, Hukum dan Kesejahteraan Rakyat Setda Pemprov Jabar. Dia mengatakan akan tetap berkantor di ruangannya saat ini. 

"Ruangan masih di saya. Kan sekda masih ada, beda sama penjabat bupati. (Kalau) bupati tidak ada, ya saya di ruang bupati," katanya.

AYO BACA : Sekda Jabar: LRT Tegalluar-Stasiun Bandung Tuntas Mei 2021

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers