web analytics
  

12 Gadis Bandung Korban Perdagangan Orang Ditampung Dinsos Situbondo

Senin, 29 Juli 2019 14:30 WIB Fira Nursyabani
Bandung Raya - Bandung, 12 Gadis Bandung Korban Perdagangan Orang Ditampung Dinsos Situbondo, perdagangan orang, TPPO, gadis bandung, PSK bandung

Ilustrasi. (PIXABAY/Sammis Reachers)

SITUBONDO, AYOBANDUNG.COM -- Sebanyak 12 gadis asal Bandung yang diduga menjadi korban perdagangan orang kini sudah ditampung di Dinas Sosial (Dinsos) Kota Situbondo. Mereka dilaporkan telah dipekerjakan sebagai pekerja seks komersial (PSK) di eks lokalisasi Gunung Sampan di Desa Kotakan, Kota Situbondo, Jawa Timur.

AYO BACA : 10 Warga Kabupaten Bandung Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang

"Ada 12 perempuan yang diduga jadi korban perdagangan orang, dan lima perempuan di antaranya masih di bawah umur," kata Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono dalam konferensi pers di Situbondo, Senin (29/7/2019).

AYO BACA : 7 Tersangka Perdagangan Orang Dibekuk Bareskrim Polri

Menurut dia, pengungkapan dugaan perdagangan orang untuk dijadikan PSK di eks lokalisasi Gunung Sampan itu bermula saat polisi memperoleh informasi dari masyarakat. Berdasarkan informasi itu, anggota Satreskrim Polres Situbondo melakukan penelusuran dan penyelidikan hingga mengamankan 12 perempuan korban perdagangan orang.

Ke-12 perempuan itu berasal dari Bandung yang diamankan di rumah salah satu warga di kawasan eks lokalisasi Gung Sampan, Desa Kotakan, Kecamatan Kota Situbondo, pada Sabtu (27/7/2019) malam.

Selain mengamankan 12 perempuan yang dijadikan PSK itu, lanjut dia, polisi juga mengamankan seorang perempuan dan seorang laki-laki yang diduga kuat sebagai muncikari. "Kami turut mengamankan pengelola atau bosnya, dan seorang perantara perekrutan perempuan tersebut," kata Awan.

Dua muncikari masih menjalani pemeriksaan intensif di ruang penyidik Satreskrim Polres Situbondo. Selain mengamankan 12 perempuan korban perdagangan orang serta dua mucikari, polisi juga mengamankan barang bukti buku catatan terkait jumlah pria hidung belang yang dilayani perempuan itu.

AYO BACA : Dijanjikan Pekerjaan, 19 Remaja Indramayu Jadi Korban Perdagangan Orang

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers