web analytics
  

Indonesia Miliki 127 Gunung Api Aktif, 19 Berada di Pulau Jawa

Senin, 29 Juli 2019 09:19 WIB Andres Fatubun
Umum - Nasional, Indonesia Miliki 127 Gunung Api Aktif, 19 Berada di Pulau Jawa, Indonesia, Gunung Api Aktif, Pulau Jawa

Erupsi Gunung Tangkuban Parahu pada Jumat (26/7/2019).

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Ratusan gunung api aktif di Indonesia, sebanyak 19 gunung berapi berstatus aktif di antaranya ada di Pulau Jawa. Erupsi Gunung Tangkuban Perahu yang berada di wilayah Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Jumat (26/7) dinilai satu rangkaian dengan aktivitas gunung-gunung berapi lainnya di pulau dengan penduduk terpadat di Indonesia itu.

"Masih ada sekitar 127 gunung aktif di Indonesia mengacu data dari PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi). Sedangkan, di (Pulau) Jawa ada sekitar 19 gunung," ujar pakar geologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Wahyu Wilopo, saat dihubungi Republika, Minggu (28/7).

Di antara gunung-gunung tersebut adalah Gunung Merapi (2.930 meter di atas permukaan laut/mdpl) di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Gunung Tangkuban Perahu (2.084 mdpl) di Kabupaten Bandung Barat dan Subang, serta Gunung Slamet (3.428 mdpl) yang terapit lima kabupaten, yakni Kabupaten Brebes, Banyumas, Purbalingga, Tegal, dan Pemalang.

Selain itu, ada Gunung Ciremai (3.078 mdpl) di Kabupaten Kuningan dan Majalengka, Gunung Lamongan (1.651 mdpl) di Kabupaten Lumajang dan Probolinggo, Gunung Lurus (539 mdpl) di jajaran Pegunungan Iyang, Gunung Arjuno (3.339 mdpl) di perbatasan Kabupaten Malang dan Pasuruan, Gunung Welirang (3.156 mdpl) di Kabupaten Mojokerto dan Pasuruan, dan Gunung Baluran (1.247 mdpl) di Kabupaten Situbondo.

Lalu, ada Gunung Raung (3.332 mdpl) di Kabupaten Banyuwangi-Bondowoso-Jember, Gunung Kawi (2.551 mdpl) di Kabupaten Malang, Gunung Butak (2.868 mdpl) di perbatasan Kabupaten Malang dan Blitar, Gunung Argopuro (3.088 mdpl) di Kabupaten Bondowoso, Gunung Penanggungan (1.653 mdpl) di perbatasan Kabupaten Mojokerto dan Pasuruan, Gunung Ijen (2.779 mdpl) di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso, Gunung Kelud (1.731 mdpl) di wilayah Kabupaten Kediri-Blitar-Malang, Gunung Semeru (3.676 mdpl) di Kabupaten Malang dan Lumajang, serta Gunung Bromo (2.329 mdpl).

AYO BACA : Liputan Khas Gunung Api: Mengintip Status Gunung Api Cikuray yang Belum Pernah Meletus

Wahyu Wilopo menjelaskan, erupsi yang terjadi di Gunung Tangkuban Perahu merupakan letusan freatik alias letusan dangkal. Tanda-tanda letusan freatik memang sulit dideteksi. Wahyu mengatakan, letusan freatik terjadi karena uap magma yang berinteraksi dengan sistem hidrothermal. Kejadian tersebut pernah terjadi pada 30 April 2017 di Dataran Tinggi Dieng yang merupakan kawasan vulkanis aktif di Jawa Tengah.

Gunung Merapi di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta juga mengalami hal serupa pada 21 Mei 2018. Dia menjelaskan, tipe erupsi gunung umumnya memiliki dua jenis. 

"Tipe gunung api itu umumnya ada dua (letusan), yaitu eksplosif dan efusif," kata dia.

Letusan efusif, Wahyu menjelaskan, merupakan magma bersifat masam yang hanya mengalir. Itu pernah terjadi di Gunung Merapi pada Oktober 2010. Namun, letusan yang berbahaya adalah tipe eksplosif yang meluapkan magma dengan tekanan gas kuat hingga memicu ledakan dan letusan yang dahsyat.

"Biasanya yang kita takuti itu adalah gunung yang sudah lama tidak beraktivitas. Dia (gunung) menyimpan energi yang besar tapi tidak pernah terkeluarkan, misalnya Sinabung. Kalau meletus, dahsyat," ungkapnya.

AYO BACA : Liputan Khas Gunung Api: Sejarah Letusan Gunung Api di Jawa Barat

Sepanjang bulan ini, aktivitas sejumlah gunung berapi di Pulau Jawa memang meningkat. Pada 24 Juli lalu, Gunung Merapi mengeluarkan satu kali awan panas guguran dengan jarak luncur 1.000 meter ke arah hulu Kali Gendol.

Pihak Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) telah mempertahankan status Gunung Merapi pada level II atau Waspada dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian. Aktivitas Merapi mulai meningkat secara signifikan sejak Juni lalu.

Gunung Semeru juga menunjukkan aktivitas kegempaan letusan dan embusan pada periode pengamatan 19 Juli lalu. Saat itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang mencatat terjadi aktivitas kegempaan letusan sebanyak 19 kali dengan amplitudo 11-22 milimeter dan durasi 40-140 detik.

Pada 19 Juli, Gunung Bromo juga mengeluarkan letusan pada pukul 16.37 WIB disertai lahar dingin. PVMBG menyatakan, tinggi kolom abu tidak teramati dan erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 37 mm dan durasi kurang lebih 7 menit 14 detik. Erupsi tersebut terjadi setelah sebelumnya aktivitas Gunung Bromo tercatat meningkat.

Sedangkan, Gunung Tangkuban Perahu mengeluarkan letusan pada 26 Juli, pukul 15.48 WIB, dengan tinggi kolom abu sekitar 200 meter di atas puncak atau 2.284 mdpl. PVMBG mengungkapkan, pihaknya telah mengirimkan surat kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan pemerintah setempat soal potensi erupsi tersebut sebelumnya.

Kepala Bagian Tata Usaha PVMBG Gede Suantika mengatakan, aktivitas permukaan Gunung Tangkuban Perahu sudah mulai meningkat sebulan belakangan. Aktivitasnya didominasi embusan asap dari Kawah Ratu.

AYO BACA : Liputan Khas Gunung Api: Pengelolaan Wisata Galunggung Tidak Digarap Serius

Editor: Andres Fatubun

terbaru

BLT UMKM atau BPUM Mei Mulai Cair: Ada Peringatan dari BRI

Nasional Senin, 10 Mei 2021 | 11:41 WIB

Bantuan langsung tunai untuk usaha mikro kecil menengah atau UMKM yang juga disebut Bantuan Produktif Usaha Mikro atau B...

Umum - Nasional, BLT UMKM atau BPUM Mei Mulai Cair: Ada Peringatan dari BRI, BLT UMKM,BLT UMKM Rp1,2 Juta,Kapan BLT UMKM cair,blt umkm cair,pencairan BPUM,BPUM,BPUM UMKM,BLT UMKM BRI

Pengamat Kritik Masuknya WN China Saat Rakyat Dilarang Mudik

Nasional Senin, 10 Mei 2021 | 11:32 WIB

Kebijakan yang berseberangan dengan kebijakan larangan mudik dinilai menunjukkan pejabat Indonesia tidak peka

Umum - Nasional, Pengamat Kritik Masuknya WN China Saat Rakyat Dilarang Mudik, Warga Negara Asing (WNA),China,Larangan Mudik,Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham),Direktur Jenderal Imigrasi Kemenkumham Jhoni Ginting,Pandemi Covid-19

Jelang Lebaran, Kementan Awasi Keamanan dan Stok Daging

Nasional Senin, 10 Mei 2021 | 11:29 WIB

Jelang Idul Fitri 1442 H, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (D...

Umum - Nasional,  Jelang Lebaran, Kementan Awasi Keamanan dan Stok Daging, Kementerian Pertanian (Kementan) RI,Daging Sapi,Daging Ayam,Idulfitri 2021,Lebaran 2021

Kasus Covid-19 di Indonesia Tak Seperti India, Ini Alasannya

Nasional Senin, 10 Mei 2021 | 11:23 WIB

Ada beberapa hal yang membuat Indonesia tidak akan mengalami kasus Covid-19 sepertii India.

Umum - Nasional, Kasus Covid-19 di Indonesia Tak Seperti India, Ini Alasannya, corona,COVID-19,Ledakan kasus COVID-19 India,Kasus covid-19 india,Kasus Covid-19 Indonesia

BLT UMKM via BRI & BNI MEI 2021: Begini Cara Cek Daftar Penerima BPUM

Nasional Senin, 10 Mei 2021 | 11:10 WIB

Bantuan langsung tunai untuk usaha mikro kecil menengah atau BLT UMKM yang juga disebut bantuan produktif usaha mikro at...

Umum - Nasional, BLT UMKM via BRI & BNI MEI 2021: Begini Cara Cek Daftar Penerima BPUM, BLT UMKM,Syarat BLT UMKM,BLT UMKM Rp1,2 Juta,pencairan BPUM,BLT UMKM via BRI,BLT UMKM via BNI,blt umkm cair,Kapan BLT UMKM cair,cara cek BLT UMKM di BRI,cara cek BLT UMKM,cara cek BLT UMKM 2021

PP Muhammadiyah Sayangkan Pertanyaan Lepas Jilbab dalam TWK KPK

Nasional Senin, 10 Mei 2021 | 11:02 WIB

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti menyoroti poin-poin pertanyaan pada Tes Wawasan Kebangsaan.

Umum - Nasional, PP Muhammadiyah Sayangkan Pertanyaan Lepas Jilbab dalam TWK KPK, PP Muhammadiyah,Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti,Tes Wawasan Kebangsaan (TWK),Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),Pertanyaan Lepas Jilbab,Hijab,Jilbab

Soal SK Pemecatan 75 Pegawai KPK Gagal TWK, Ini Kata Febri Diansyah

Nasional Senin, 10 Mei 2021 | 10:37 WIB

Mantan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mempertanyakan kewenangan pegawai di KPK.

Umum - Nasional, Soal SK Pemecatan 75 Pegawai KPK Gagal TWK, Ini Kata Febri Diansyah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),Surat Keputusan (SK),pegawai KPK,Tes Wawasan Kebangsaan (TWK),Febri Diansyah

Sindiran Bambang Widjojanto Soal SK Pemecatan 75 Pegawai KPK Gagal TWK

Nasional Senin, 10 Mei 2021 | 10:24 WIB

Polemik tes wawasan kebangsaan, yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, masih mendapatkan sorotan dari b...

Umum - Nasional, Sindiran Bambang Widjojanto Soal SK Pemecatan 75 Pegawai KPK Gagal TWK, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),Tes Wawasan Kebangsaan (TWK),kpk,TWK

artikel terkait

dewanpers