web analytics
  

Erupsi Tangkuban Parahu Tak Pengaruhi Galunggung

Minggu, 28 Juli 2019 16:52 WIB Irpan Wahab Muslim

Kantor Pos Pengamatan Gunungapi Galunggung. (Irpan Wahab/Ayo Media Network)

PADAKEMBANG, AYOBANDUNG.COM—Erupsi Gunung Tangkuban Parahu pada Jumat (26/7/2019) tidak mempengaruhi aktivitas Gunung Galunggung di Kabupaten Tasikmalaya. Salah satu gunung aktif di Jawa Barat ini masih dalam berstatus normal.

Kepala Pos Pengamatan Gunungapi Galunggung Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Gradita Trihadi mengatakan, setelah erupsi Gunung Tangkuban Parahu, tidak terjadi kegempaan atau naiknya suhu kawah Galunggung.

AYO BACA : Mengingat Letusan Dahsyat Gunung Galunggung 1982, Akankah Terulang Lagi?

"Status Galunggung masih normal, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Erupsi Tangkuban Parahu kemarin tidak berdampak pada kondisi Galunggung, " papar Gradita, Minggu (28/7/2019).

Gradita menambahkan, Galungguung masih tertidur dan tenang, meski pada tahun 2012 terjadi kenaikan status dari normal atau Level I menjadi Waspada atau level II.

AYO BACA : Gunung Tangkuban Parahu: Sejarah Terbentuk dan Letusannya

"Masih tenang dalam tidur panjangnya, saya harap masyarakat tidak perlu khawatir. Saya tegaskan lagi Galunggung tetap berstatus normal," pungkas Gradita.

Sementara itu, salah seorang petugas tiket objek wisata Galunggung, Cecep, menuturkan, jumlah pengunjung tidak mengalami penurunan dan relatif tetap. Pada Sabtu dan Minggu, pihaknya mencatat sedikitnya ada 800 pengunjung yang menghabiskan waktu akhir pekan di Objek Wisata Galunggung.

"Tidak ada kenaikan juga tidak ada penurunan kalau dari jumlah kunjungan. Semuanya tetap normal seperti biasa," pungkas Cecep.

AYO BACA : Menelusuri Jejak Kerajaan Galunggung di Batu Mahpar dan Makam Walahir

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers