web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Erupsi Tangkuban Parahu Tidak Memicu Pergerakan Patahan Cimandiri

Minggu, 28 Juli 2019 14:54 WIB M. Naufal Hafizh

Peneliti Bumi Madya PVMBG Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Supartoyo (Ahmad Fikri)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM—Erupsi Gunung Tangkuban Parahu tidak akan memicu bergeraknya patahan Cimandiri dan Sesar Lembang. Hal itu dikatakan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, Kementerian Energi, dan Sumber Daya Mineral.

Dengan begitu, PVMBG mengimbau warga tidak perlu khawatir adanya gempa akibat pergerakan patahan atau sesar tersebut. Meskipun patahan Cimandiri melintang di sejumlah wilayah di Jabar mulai dari Sukabumi hingga Bandung Barat dan juga melintas di Kabupaten Cianjur.

"Patahan tersebut berpotensi mengakibatkan gempa bumi dengan kekuatan hingga 8 Modified Mercalli Intensity," kata Peneliti Bumi Madya PVMBG Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Supartoyo saat dihubungi, Minggu (28/7/2019).

AYO BACA : Saat Tangkuban Parahu Erupsi, Sebagian Lembang Berkabut Pekat

Ia menjelaskan, perlu pemahaman warga jika erupsi gunung berapi tidak memicu patahan Cimandiri ataupun Sesar Lembang. Hal ini karena biasanya pergerakan lempengan atau patahan yang memicu terjadinya erupsi gunung berapi.

"Bukan erupsi yang memicu pergerakan lempengan tapi sebaliknya, itupun harus dengan kekuatan gempa yang berskala besar. Namun, gempa dengan skala besar belum tentu mengakibatkan erupsi gunung berapi," katanya.

Ia mencontohkan, gempa Aceh pada 2004, gempa dengan sekala sekitar 9 skala richter tidak membuat gunung berapi di wilayah tersebut aktif.

AYO BACA : BMKG: Letusan Tangkuban Parahu Tak Picu Aktivitas Sesar Lembang

"Sedangkan gempa di Yogyakarta beberapa tahun lalu, meskipun kecil dari Aceh mengakibatkan Gunung Merapi erupsi," katanya.

Pihaknya mengimbau warga di jalur patahan Cimandiri dan Sesar Lembang, termasuk di Kabupaten Cianjur, tidak perlu khawatir akan terjadi gempa bumi akibat pergeseran patahan dengan erupsinya Gunung Tangkuban Parahu.

"Warga diharapkan tidak mudah terpengaruh dan percaya begitu saja dengan informasi yang dapat menimbulkan keresahan dengan potensi yang ada kecuali datang dari pihak berkompeten," katanya.

Ia menegaskan, erupsi tidak akan memicu pergeseran patahan sehingga warga diharap tetap tenang dan tidak panik serta dapat mencari informasi dari pihak terkait, tidak percaya pada berita asal-asalan.

AYO BACA : BMKG Minta Warga di Wilayah Sesar Lembang Tak Panik

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers