web analytics
  

Dampak Gim Daring bagi Anak, Kurangi Ekspresi dan Interaksi Sosial

Minggu, 28 Juli 2019 07:01 WIB M. Naufal Hafizh
Gaya Hidup - Sehat, Dampak Gim Daring bagi Anak, Kurangi Ekspresi dan Interaksi Sosial, Gim Daring, game online, dampak game online terhadap anak ,Ekspresi, Interaksi Sosial, Anak,

Ilustrasi. (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM—Dokter spesialis anak dari Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) M Djamil Padang Asrawati menguraikan dampak positif dan negatif dari kecanduan bermain gadget dan gim daring terhadap kehidupan anak-anak. Kecanduan gim daring dapat berpengaruh pada interaksi sosial anak.

Pada era kemajuan teknologi dan komunikasi sekarang ini, kata  Asrawati, permainan digital di dunia maya terhubung dengan puluhan orang sekaligus dengan beragam permainan. Hal yang menambah daya tariknya, ada bumbu persaingan dan kompetisi sehingga meransang para pemain untuk tampil maksimal dan pantang menyerah. 

AYO BACA : PUBG Mobile Season 8 Bocor, Bertema Laut

"Permainan online juga disajikan dengan audio dan visual yang menarik bahkan untuk gim tertentu, karakter yang muncul bisa terlihat seperti nyata dan hidup," kata Asrawati dikutip dari Republika, Minggu (28/7/2019).

Sebenarnya, lanjut Asrawati, gadget dan gim daring punya dampak positif untuk anak. Pertama, meningkatkan konsentrasi, mengembangkan daya berpikir, meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, dan untuk hiburan, pengalihan perhatian serta mengurangi stres.

AYO BACA : Asosiasi Olahraga Video Games Indonesia Resmi Didirikan

Namun, banyak juga fakta dampak negatif dari kecanduan gadget dan gim daring ini, terutama kepada anak-anak yang sudah tidak lagi mengenal waktu bermain gadget. Anak-anak yang kecanduan gadget dan gim daring menurut pengamatan Asrawati sering lupa segala hal. Mereka lupa mengerjakan PR, membantu orang tua, dan aktivitas dunia nyata lainnya. 

Pecandu gadget dan gim daring pun sering akan kehilangan konsentrasi di dunia nyata. Misalnya saat belajar di sekolah, sedang mengerjakan tugas, PR dan sebagainya karena pikirannya sudah terikat dengan gadget dan gim. 

"Karena kurang aktivitas (di dunia nyata), anak-anak pecandu gadget dan game online kurang sosialisasi, kurang berekspresi dan berinteraksi," ujar Asrawati.

Hal yang berbahaya, lanjut asrawati, adalah timbulnya perilaku agresif sebagai luapan emosi anak sebagai reaksi kegagalan dalam melawan musuh di gim daring. Misalnya, meluapkan dengan cara perusakan benda atau mudah marah kepada orang. 

Asrawati menjelaskan, secara kesehatan, candu terhadap gadget dan gim daring juga berdampak pada kesehatan anak. Larut dalam gim di dunia maya membuat anak susah tidur, mood kurang bagus, dan parahnya akan mengganggu kestabilan mental. Sementara itu, dampak buruk pada kehidupan sosial, anak akan punya public speaking yang buruk, selalu apatis, merasa kesepian, dan perilaku yang buruk.

AYO BACA : Ini Daftar Film-Film Marvel Setelah Avengers: Endgame

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers