web analytics
  

Pedagang Hewan Kurban Mulai Marak di Cimahi

Kamis, 25 Juli 2019 14:12 WIB Faqih Rohman Syafei
Bandung Raya - Cimahi, Pedagang Hewan Kurban Mulai Marak di Cimahi, Pedagang Hewan Kurban, Cimahi

Pedagang hewan kurban di Jalan Pesantren, Cimahi, Kamis (25/7/2019). (Faqih Rohman/ayobandung)

CIMAHI UTARA, AYOBANDUNG.COM -- Pedagang hewan kurban mulai membuka lapaknya di beberapa lokasi di Kota Cimahi. Penjualan hewan kurban diprediksi meningkat seminggu jelang Hari Raya Idul Adha 1440 H. 

Seorang pegawai pedagang hewan kurban di Jalan Pesantren, Cimahi, Epul (34) menyebutkan pada Idul Adha tahun ini sebanyak 200 domba dipersiapkan untuk memenuhi permintaan masyarakat yang akan berkurban. 

AYO BACA : Panitia Kurban Diimbau Pakai Kantong Ramah Lingkungan

"Domba yang ada disini jumlahnya sekitar 200, tipenya parahyangan," ujarnya saat ditemui ayobandung.com, Kamis (25/7/2019).

Dia menyebutkan domba yang dijualnya berasal dari peternakan di wilayah Bandung Barat, Garut dan Bogor. Untuk harganya bervariasi mulai dari Rp2 - 4 juta tergantung bobotnya. 

AYO BACA : Temukan Hewan Kurban Tanpa Label Sehat, Lapor ke Sini

"Kalau tipe domba jenisnya domba parahyangan, beratnya dari 16 kilogram sampai 60 kilogram. Harga juga tergantung dari berat dombanya, semakin berat semakin mahal," katanya.

Menurutnya penjualan domba akan meningkat seminggu menjelang Idul Adha. Berdasarkan penjualan tahun sebelumnya, dari 200 domba yang disiapkan hanya menyisakan belasan ekor saja.

"Seminggu hari H penjualan biasanya makin ramai, dari ratusan yang dibawa tinggal 10 - 15 domba yang tersisa. Tapi sekarang-sekarang juga sudah ada yang beli tapi cuma 1 - 2 domba saja," terangnya. 

Epul menambahkan domba yang dijualnya telah dilolos tes kesehatannya oleh Dinas Peternakan Kota Cimahi. Sehingga dari aspek kesehatan dan lainnya sudah memenuhi syarat hewan kurban.

"Udah di cek beberapa hari lalu. Kalau yang udah lolos uji kesehatan diberikan tanda atau stiker sehat dari dinas peternakan sini," pungkasnya. 
 

AYO BACA : MUI Akan Gencar Sosialisasikan Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban

Editor: Andres Fatubun

artikel terkait

dewanpers