web analytics
  

Disbudpar Cimahi Targetkan 4.500 Kunjungan Wisatawan Pada 2020

Rabu, 24 Juli 2019 18:36 WIB Faqih Rohman Syafei
Bandung Raya - Cimahi, Disbudpar Cimahi Targetkan 4.500 Kunjungan Wisatawan Pada 2020

Kepala Disbudpar Kota Cimahi Budi Raharja. (Faqih Rohman/Ayobandung.com)

CIMAHI UTARA, AYOBANDUNG.COM -- Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi menargetkan kunjungan 4.500 wisatawan pada tahun 2020. Untuk mencapainya sejumlah program wisata dihadirkan.

Kepala Disbudparpora Kota Cimahi Budi Raharja mengatakan, Kota Cimahi sejak dulu dikenal sebagai kota militer. Untuk memaksimalkan potensi tersebut, Pemkot Cimahi menyuguhkan wisata bertemakan militer.

AYO BACA : Panitia Kurban Diimbau Pakai Kantong Ramah Lingkungan

Sambungnya, sampai sekarang konsep wisata militer di Kota Cimahi masih berfokus pada bangunan-bangunan heritage. Namun kedepannya akan dikembangkan lagi untuk menyedot kunjungan wisatawan.

"Kami tahun 2020 targetkan kunjungan wisata 4.500. Sampai sekarang wisata militer fokus ke heritage, taglinenya pun Cimahi Get Heritage," ujarnya kepada ayobandung.com di ruangannya, Rabu (24/7/2019).

AYO BACA : Pedagang dan Pengunjung Tangkuban Parahu Tidak Tahu Aktivitas Vulkanik Meningkat

Dia menjelaskan, untuk mengakses objek-objek wisata di Kota Cimahi dihadirkan juga bus pariwisata Saba Kota Cimahi (Sakoci). Fasilitas tersebut bisa dimanfaatkan oleh wisatawan untuk bervakansi di Kota Cimahi.

"Kami garap baru bangunan-bangunan militernya dulu jadi objek wisata melalui Sakoci. Diperkenalkan kepada wisatawan dan masyarakat melihat dengan bus Sakoci," katanya.

Budi menyebutkan beberapa tempat militer masih belum bisa di akses oleh wisatawan, namun pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak militer terkait itu.

"Rata-rata penumpang Sakoci ingin masuk. Sampai saat ini kami masih cari formulasi kerjasama dengan pihak TNI. Bahkan pihak TNI menyambut baik dan mendukung Cimahi dicanangkan sebagai kota wisata militer," jelasnya.

Ditambahkannya, sektor pariwisata berkontribusi terhadap peningkatan pendapat asli daerah (PAD) melalui pajak restoran, hotel dan tempat hiburan.

AYO BACA : Pengelola Sebut Tangkuban Parahu Masih Aman Dikunjungi

Editor: Ananda Muhammad Firdaus
dewanpers