web analytics
  

Temukan Hewan Kurban Tanpa Label Sehat, Lapor ke Sini

Selasa, 23 Juli 2019 17:12 WIB Mildan Abdalloh

Ilustrasi—Penjual hewan kurban memberi makan sapi dagangannya di Jakarta, Rabu (10/7/2019). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/ama)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM—Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung Tisna Umaran mengimbau masyarakat untuk membeli hewan kurban yang berlabel sehat.

Hewan berlabel sehat, kata Tisna, sudah terjamin bebas dari penyakit berbahaya dan menular bagi manusia.

AYO BACA : Syariat Kurban Online yang Harus Diperhatikan

"Secara syari juga hewan yang sudah diberi label sehat sudah memenuhi syarat," tutur Tisna, Selasa (23/7/2019).

Biasanya, hewan yang berlabel sehat berada di lapak-lapak penjualan hewan kurban. Petugas pemeriksa akan mendatangi lapak-lapak tersebut untuk diperiksa.

AYO BACA : Distan Bandung Imbau Warga Waspadai Penjualan Hewan Kurban Online

Pada Iduladha tahun lalu, terdata 563 lapak penjualan hewan kurban di 31 Kecamatan Kabupaten Bandung.

Namun, masih dimungkinkan terdapat lapak yang tidak terdeteksi keberadaannya oleh petugas. Oleh sebab itu, Tisna berharap masyarakat proaktif jika melihat ada lapak penjualan hewan kurban yang tidak berlabel sehat.

"Kami juga berharap masyarakat proaktif, jika menemukan ada penjual hewan kurban yang tidak memiliki label halal, supaya melapor kepada kami agar kami bisa turun untuk melakukan pemeriksaan," imbuhnya.

Masyarakat yang ingin melapor, bisa mendatangi UPT Pertanian, Penyuluh Pertanian, Datang ke Kantor Dinas Pertanian, atau menghubungi call center Dinas Pertanian Kabupaten Bandung (022) 5891703.

AYO BACA : 7 Anak Ini Sisihkan Uang Jajan untuk Beli Hewan Kurban

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers