web analytics
  

Persib Akan Bangun GBLA Menjadi yang Terbaik se-Asia

Selasa, 23 Juli 2019 14:22 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Persib Akan Bangun GBLA Menjadi yang Terbaik se-Asia, Persib, GBLA, se-Asia

Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar. (Eneng Reni/ayobandung)

CICENDO, AYOBANDUNG.COM --  Pengelolaan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) hingga saat ini masih menunggu kepastian hukum. Pasalnya seluruh aset stadion berkapasitas 38.000 masih belum diserahterimakan kepada Pemerintah Kota Bandung.

Mewakili manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar menyampaikan pihaknya optimistis bisa mengelola stadion yang terletak di Rancanumpang, Kecamatan Gedebage tersebut. 

"Kemaren juga lama ya (ngobrol) masalah GBLA dengan Pak Glenn di telepon. Selama saya perjalanan saya dari Semarang ke Yogja hampir satu jam kita bicara masalah GBLA dan kita udah konkret kalau itu di maksudnya sama-sama kerja sama dikelola," ungkap Umuh di Bandara Husein Sastranegara, Senin (22/7/2019).

Umuh juga menyampaikan, bila pengelolaan stadion kecintaan warga Kota Bandung itu jatuh pada Persib, Glenn Sugita selaku Direktur Utama PT PBB berjanji akan membangun fasilitas terpadu di kawasan Stadion GBLA dengan kualitas terbaik. Bukan hanya di Indonesia, Umuh menyebut nantinya Stadion GBLA bisa menjadi stadion terbaik di Asia.

"Pak Glenn pun janji akan membangun bertaraf internasional. Mungkin di Asia jadi contoh lapang yang terbaik, kita ambil (pengelolaannya), buatkan lapang setaraf internasional itu bukan biaya kecil," katanya.

Namun sosok yang karib disapa Wa Haji Umuh itu menegaskan pihaknya masih menunggu kejelasan status hukum dan administrasi Stadion GBLA terlebih dulu. Hal ini lantaran kerja sama ini harus menguntungkan semua pihak. Apalagi mengelola stadion GBLA diketahui memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Nanti kalau aspek hukumnya bagaimana harus harus diselesaikan dulu administrasi lah, biar semua tidak ada yang teriak semua diuntungkan. Terutama kita juga akan menguntungkan bagi pemkot juga. Selama ini kalau pemkot pemeliharaan bukan uang sedikit ya diatas Rp100 juta per bulan," tutur Umuh.

Umuh mempersilakan Pemkot melelang pengelolaan GBLA agar sesuai aturan dan payung hukum yang berlaku. Namun bila sudah dua atau tiga kali tender tidak ada yang bergabung maka Umuh menyarankan dilakukan penunjukkan langsung. Namun ia menegaskan juga bila pemenang lelang harus jatuh ke pengelola yang berasal dari Jawa Barat.

"Ya aturan itu silakan dilelang dulu bareng mana, siapa yang akan ikut. Umpamanya Surabaya atau mana tapi setelah itu kalau tidak ada yang ikut nanti penunjukan kalau dua tiga kali tender tidak ada yang ikut. Tapi tidak lucu lah mungkin Malang, Jakarta ikut. Siapa yang akan ikut dan kalau di Jabar, Ciamis, Bogor, masuk tidak ada masalah, yang jelas Persib Siap dan tidak keluar dari aturan," lanjutnya.

Umuh menegaskan Persib masih berambisi untuk memiliki pusat latihan terpadu. Alhasil, bila telah memiliki kepastian kompleks stadion itu nanti akan disulap sedemikian rupa agar bisa dikunjungi setiap hari. Selain stadion yang akan ditingkatkan, fasilitas lainnya pun akan dibangun. Dari mulai sarana latihan, cafe, hingga pusat bisnis akan dibangun untuk membuat Stadion GBLA menjadi yang terbaik di Asia.

"Persib siap untuk menyelesaikan. Nanti lapangan akan dibangun sekelas internasional itu ala Eropa, akan kita bikin pertokoan kaya Bali," ujarnya.
 

Editor: Andres Fatubun

artikel terkait

dewanpers