web analytics
  

Ke China, Mendag Target Dongkrak Ekspor 3 Komoditi

Kamis, 18 Juli 2019 17:45 WIB Adi Ginanjar Maulana
Umum - Nasional, Ke China, Mendag Target Dongkrak Ekspor 3 Komoditi

Mendag Enggartiasto Lukita

BEIJING, AYOBANDUNG.COM--Istana dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendesak Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk mendongkrak nilai ekspor ke negara-negara baru, serta memanfaatkan kondisi perang dagang Amerika Serikat-China.

Karena itulah, Kamis (18/7), Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita memulai serangkaian langkah lobi di China, untuk mendongkrak ekspor dengan negeri raksasa itu. Komoditas yang diharapkan menjadi pendongkrak neraca ini adalah CPO, buah-buahan, dan sarang burung walet.

Sebagai langkah awal, Mendag Enggar melakukan pertemuan perdana dengan perkumpulan pengusaha dalam forum investasi, untuk menaikkan ekspor sarang burung walet ke sana. Diharapkan, dari kesempatan yang diberikan pihak China, Indonesia bisa memanfaatkan lobi, untuk mendapatkan setidaknya US$1 miliar per tahunnya dari ekspor tersebut.

“Kalau kita bisa full speed produksi dan ekspor, ini kita bicara nilai US$1 milar annually. Tetapi kini masih terbatas, katanya dalam pernyataannya melalui siaran pers dari Beijing, Kamis (18/7).

Untuk dilketahui, Indonesia merupakan produsen sarang burung walet terbesar di dunia. Sedangkan China adalah konsumen terbesar sarang burung walet secara global. Sayangnya, China lebih banyak mengenal produk sarang burung walet sebagai produksi dari Vietnam dan Malaysia.

Produksi sarang burung walet Indonesia setiap tahunnya sendiri mencapai 1.500 ton. Dari jumlah tersebut, hampir seluruhnya atau sekitar 99% diekspor ke berbagai negara, utamanya China. Hanya saja, ekspor langsung ke China yang tercatat hanya sekitar 5%, sisanya banyak dijual mentah ke Vietnam, Malaysia dan Hongkong untuk kemudian diolah dan di ekspor ke China.

Berdasarkan data yang dimiliki Perkumpulan Pengusaha Sarang Burung Indonesia (PPBSI), ekspor produk sarang burung walet yang tercatat secara resmi ke China baru sebesar 70 ton pada 2018, naik dari 2017 yang mencapai 52 ton dan pada 2016 sebesar 23 ton. Nilai ekspor tersebut, masih di bawah kuota ekspor produk sarang burung walet yang diberikan Pemerintah China per tahunnya yang mencapai 150 ton.

“Kita harus push ini meningkat secara tajam. Dan, ini adalah kesempatan besar. Mereka minta kita untuk bicara di depan perkumpulan pengusaha. Untuk mengatur waktu khusus dengan mereka, sangat sulit. Ini adalah kesempatan berbicara dengan mereka semua dalam satu forum,” lanjut Enggar.

Mendag Enggar menjelaskan, rangkaian lobi ini mutlak diperlukan untuk menaikkan neraca perdagangan. Dia berharap, dengan kesempatan yang diberikan hari ini oleh forum pengusaha, lndonesia bukan hanya bisa mengatasi tren penurunan ekspor.

Selain sarang burung wallet, rangkaian lobi ini juga dilakukan untuk upaya meningkatkan ekspor CPO ke negeri tirai bambu. Dalam pertemuan tingkat kepala negara, Presiden China Xi Jinping dengan Presiden Jokowi membahas kenaikan ekspor 500 ribu ton CPO dari Indonesia ke China. Namun, Mendag Enggar akan berupaya bernegosiasi agar nilai itu bisa digandakan, menjadi 1 juta ton CPO per tahunnya.

“Secara value, harusnya kita juga menegaskan kepada mereka, untuk bagaimana meningkatkan impor CPO dari kita sebesar 500 ribu ton. Itu kan harus dikejar. Saya harus melakukan itu, karena itu kan baru komitmen. Valuenya dari CPO ini kita sudah dapat komitmen dari pertemuan Pak Presiden dengan Presiden Xi Jinping ada tambahan di atas 500 ribu ton impor untuk CPO. Saya akan nawar ke mereka untuk bisa 1 juta ton, dengan lobi face to face,” katanya.

Ia meyakini, lobi intens dengan face to face, bertemu dengan pemerintah dan pengusaha-pengusaha secara langsung, hasilnya berbeda. Hal yang sama pernah dilakukannya dengan Turki, India, dan Chile.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

PP Muhammadiyah Sayangkan Pertanyaan Lepas Jilbab dalam TWK KPK

Nasional Senin, 10 Mei 2021 | 11:02 WIB

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti menyoroti poin-poin pertanyaan pada Tes Wawasan Kebangsaan.

Umum - Nasional, PP Muhammadiyah Sayangkan Pertanyaan Lepas Jilbab dalam TWK KPK, PP Muhammadiyah,Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti,Tes Wawasan Kebangsaan (TWK),Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),Pertanyaan Lepas Jilbab,Hijab,Jilbab

Soal SK Pemecatan 75 Pegawai KPK Gagal TWK, Ini Kata Febri Diansyah

Nasional Senin, 10 Mei 2021 | 10:37 WIB

Mantan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mempertanyakan kewenangan pegawai di KPK.

Umum - Nasional, Soal SK Pemecatan 75 Pegawai KPK Gagal TWK, Ini Kata Febri Diansyah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),Surat Keputusan (SK),pegawai KPK,Tes Wawasan Kebangsaan (TWK),Febri Diansyah

Sindiran Bambang Widjojanto Soal SK Pemecatan 75 Pegawai KPK Gagal TWK

Nasional Senin, 10 Mei 2021 | 10:24 WIB

Polemik tes wawasan kebangsaan, yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, masih mendapatkan sorotan dari b...

Umum - Nasional, Sindiran Bambang Widjojanto Soal SK Pemecatan 75 Pegawai KPK Gagal TWK, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),Tes Wawasan Kebangsaan (TWK),kpk,TWK

Aksinya Viral di Medsos, 11 Debt Collector Diperiksa Polisi

Nasional Senin, 10 Mei 2021 | 10:03 WIB

Beredar viral sebuah video yang merekam aksi para debt collector. Dalam video yang diunggah oleh akun instagram @forumwa...

Umum - Nasional, Aksinya Viral di Medsos, 11 Debt Collector Diperiksa Polisi, debt collector,debt collector viral,video debt collector viral,video viral debt collector

Polri Putarbalikkan 16.537 Kendaraan di 381 Titik Penyekatan

Nasional Senin, 10 Mei 2021 | 09:51 WIB

Petugas kepolisian memutarbalikkan sebanyak 16.537 kendaraan di 381 titik penyekatan yang tersebar di Sumatera, Jawa, hi...

Umum - Nasional, Polri Putarbalikkan 16.537 Kendaraan di 381 Titik Penyekatan, Penyekatan mudik 2021,penyekatan Mudik Ramadan,Penyekatan Jalan,Mudik 2021,Larangan Mudik 2021

Viral Debt Collector Adang Mobil TNI, 11 Pelaku Langsung Disikat

Nasional Senin, 10 Mei 2021 | 09:21 WIB

Viral Debt Collector Adang Mobil TNI, 11 Pelaku Langsung Disikat

Umum - Nasional, Viral Debt Collector Adang Mobil TNI, 11 Pelaku Langsung Disikat, Debt Collector,video viral,Mobil TNI Diadang Debt Collector,Debt Collector Adang TNI,TNI

Siap-Siap, Kartu Prakerja Gelombang 17 Sediakan 44 Ribu Kuota! 

Nasional Senin, 10 Mei 2021 | 08:27 WIB

Saat ini tercatat 44.000 orang yang kepesertaannya dicabut karena tidak membeli pelatihan pertama melebihi batas waktu y...

Umum - Nasional, Siap-Siap, Kartu Prakerja Gelombang 17 Sediakan 44 Ribu Kuota! , Kartu Prakerja Gelombang 17,Kartu Prakerja,Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja,Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu,cara mendaftar Kartu Prakerja

Pergerakan Harga Bahan Pokok Masuki Fase Puncak

Nasional Senin, 10 Mei 2021 | 07:22 WIB

Permintaan masyarakat terpantau melonjak signifikan untuk mempersiapkan kebutuhan perayaan Lebaran. Seiring kenaikan per...

Umum - Nasional, Pergerakan Harga Bahan Pokok Masuki Fase Puncak, harga bahan pangan pokok,kebutuhan perayaan Lebaran,Kenaikan Harga Pangan,harga pangan Bandung,Harga Pangan,Kebijakan larangan mudik,kenaikan harga akhir pekan
dewanpers