web analytics
  

SAPUHI Tolak Keterlibatan Perusahaan Unicorn dalam Bisnis Umrah

Selasa, 16 Juli 2019 20:03 WIB Dadi Haryadi
Bisnis - Finansial, SAPUHI Tolak Keterlibatan Perusahaan Unicorn dalam Bisnis Umrah, Ibadah Umrah, Bisnis Umrah, Perusahaan Unicorn,

Para jemaah umrah bersiap untuk diterbangkan perdana dari Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) langsung menuju Madinah, di BIJB Kertajati, Kabupaten Majalengka. (Dok Humas Pemprov Jabar)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Para pelaku travel Umrah dan Haji menolak keterlibatan dua perusahaan Unicorn di Indonesia dalam penyelenggaraan ibadah Umrah.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara bersama Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi Arab Saudi, Abdullah Alshawa telah menandatangani perjanjian kerja sama (MoU) Ekonomi Digital pada 5 Juli 2019 lalu dengan melibatkan dua perusahaan Unicorn terbesar di Indonesia.

Sekjen Sarikat Penyelenggara Umrah dan Haji Indonesia (SAPUHI) Muhamad Riza Paluppi mengatakan pihaknya menolak dua Unicorn yakni Traveloka dan Tokopedia terjun dalam penyelenggaraan umrah karena dikhawatirkan akan timbul kapitalisasi.

"Kami khawatir kapitalisasi bisnis Umrah sehingga merugikan jemaah Indonesia di kemudian hari," ujarnya, Selasa (16/7/2019).

AYO BACA : Indonesia dan Arab Saudi Kerja Sama Digital, Termasuk Soal Umrah

Dia menjelaskan penolakan ini karena berdasarkan UU Nomor 8 Tahun 2019 disebutkan bahwa yang menyelenggarakan Umrah dan adalah Warga Negara Indonesia yang beragama Islam.

"Masuknya perusahaan Unicorn ini kita tidak mengetahui pemilik bisnis unicorn seorang muslim atau bukan, karena Umrah merupakan ibadah umat Islam yang juga diselenggarakan oleh umat Islam," katanya. 

Melihat kondisi tersebut, pihaknya akan meminta klarifikasi kepada pemerintah tentang MoU tersebut yang melibatkan pihak ketiga. Hal ini dinilai menabrak UU ibadah Haji dan Umrah.

"Kami akan melakukan komunikasi dengan Menkominfo, Menteri Agama dan DPR berkaitan MOU yang dilakukan pemerintah. Padahal MoU itu melanggar UU yang ditetapkan pemerintah dan DPR," tuturnya.

AYO BACA : Jabar Butuh 1.500 Penerbangan Untuk Layani Umrah

Sementara itu, Ketua Bidang IT dan SDM SAPUHI, Ichsan Fauzi Rahman mengatakan, bisnis Umrah merupakan bisnis yang sangat menggiurkan, dengan putaran uang mencapai lebih Rp20 triliun per tahunnya.

"Bisnis Umrah adalah Captive Market yang besar dan pasti dilirik oleh banyak pihak. Sekitar 1 juta jemaah yang berangkat Umrah setiap tahunnya. Jika dihitung, per jemaah Rp20 juta, maka menjadi bisnis yang diincar oleh banyak pihak," jelasnya. 

Menurutnya, jika Pemerintah tidak meninjau lagi MoU ini, maka ada ribuan pegawai dari bisnis Umrah yang terancam kehilangan pekerjaan. Diperkirakan ada ratusan ribu orang karyawan perusahaan terancam terdisrupsi jika bisnis Umrah dibuka terhadap perusahaan Unicorn.

"Perputaran bisnis Umroh tersebut sudah membantu menghidupi sekitar 1.016 perusahaan yang sudah mempunyai izin Umrah.

Ichsan meminta pemerintah melindungi dan mendukung travel-travel PPIU yang sudah berhasil mendapatkan izin dengan skema persyaratan perizinan dan prosedur controling yang ketat yang diatur oleh Kemenag RI. 

"Pemerintah seharusnya menggandeng asosiasi-asosiasi Penyelenggara Ibadah Umrah yang membawahi 1.016 PPIU se-Indonesia. Selama ini, perjalanan bisnis Umrah senantiasa terus dikembangkan dan dimutakhirkan sesuai perkembangan teknologi dan Informasi," pungkasnya.

AYO BACA : Umrah, Presiden Jokowi dan Keluarga Diizinkan Masuk Kabah

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Gandeng Perhutani dan PTPN III, PLN Optimistis Tingkatkan Bauran EBT

Finansial Jumat, 22 Januari 2021 | 22:56 WIB

Melalui pilar Green dalam transformasinya, PLN terus berupaya meningkatkan bauran Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Komi...

Bisnis - Finansial, Gandeng Perhutani dan PTPN III, PLN Optimistis Tingkatkan Bauran EBT, PLN,Energi Baru dan Terbarukan (EBT)

UMKM Makin Maju Berkat Suntikan PEN bank bjb

Finansial Jumat, 22 Januari 2021 | 11:43 WIB

Di tengah wabah Covid-19 merebak dan memukul para pelaku UMKM, Kopi Seru mampu menunjukkan kinerja bisnis yang terus men...

Bisnis - Finansial, UMKM Makin Maju Berkat Suntikan PEN bank bjb, program pemulihan ekonomi nasional (PEN),bank bjb,program bjb PENtas,Kopi Seru,UMKM

Kisah Inspiratif Pengusaha Fashion Bandung, Hindari PHK Pegawai Saat P...

Finansial Jumat, 22 Januari 2021 | 11:24 WIB

Perusahaan sehat bisa menghindari pengangguran baru akibat pemutusan kerja pegawai.

Bisnis - Finansial, Kisah Inspiratif Pengusaha Fashion Bandung, Hindari PHK Pegawai Saat Pandemi, UMKM Bandung,UMKM Bandung Terdampak Pandemi,Motzint Original,Motzint,Pelaku UMKM,UMKM di tengah Covid-19

Tips UMKM Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

Finansial Jumat, 22 Januari 2021 | 01:03 WIB

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) jadi salah satu sektor terdampak pandemi Covid-19, padahal lebih dari 61 persen Produk...

Bisnis - Finansial, Tips UMKM Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM),Tips Usaha,United Nations Development Programme (UNDP)

BTN dapat Jatah FLPP Rp8,73 Triliun

Finansial Kamis, 21 Januari 2021 | 22:23 WIB

Tahun 2021, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) kembali meraih kepercayaan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan P...

Bisnis - Finansial, BTN dapat Jatah FLPP Rp8,73 Triliun, Bank Tabungan Negara (BTN),Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP),masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),Rumah MBR

Harga Emas Antam Naik, Terkerek Euforia Pelatikan Joe Biden

Finansial Kamis, 21 Januari 2021 | 11:10 WIB

Harga emas Antam kembali melonjak cukup tinggi hari ini, Kamis (21/1/2021). Sebelumnya, harga emas Antam sempat jatuh ke...

Bisnis - Finansial, Harga Emas Antam Naik, Terkerek Euforia Pelatikan Joe Biden, Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,emas antam,Harga Emas,Emas Antam Hari Ini

Ini Hukum Arisan bagi Muslimah

Finansial Rabu, 20 Januari 2021 | 06:30 WIB

Arisan erat dengan kaum hawa. Aktivitas ini adalah bagian dari tradisi yang marak dilakukan oleh kelompok masyarakat sej...

Bisnis - Finansial, Ini Hukum Arisan bagi Muslimah, Arisan,Hukum Arisan,Hukum Arisan bagi muslimah,arisan halal,arisan haram

Serap Rp 24 Triliun, Lelang SUN Jauh Dibawah Target

Finansial Selasa, 19 Januari 2021 | 20:25 WIB

Pemerintah menyerap dana sebesar Rp 24,45 triliun dari lelang tujuh seri Surat Utang Negara (SUN) di pasar perdana denga...

Bisnis - Finansial, Serap Rp 24 Triliun, Lelang SUN Jauh Dibawah Target, Lelang SUN,Surat Utang Negara (SUN),Kementerian Keuangan (Kemenkeu),obligasi negara

artikel terkait

dewanpers