web analytics
  

Pemerintah Jawa Barat Dorong Terciptanya Petani Milenial

Selasa, 16 Juli 2019 15:29 WIB Irpan Wahab Muslim
Umum - Regional, Pemerintah Jawa Barat Dorong Terciptanya Petani Milenial, Uu ruhzanul ulum, wagub jawa barat, hari krida tasik, petani milenial,

Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat Uu Ruhzanul Ulum dalam pembukaan acara Hari Krida Pertanian (HKP) ke-47 Provinsi Jawa Barat di Lapangan Dadaha, Kota Tasikmalaya, Selasa (16/7/2019).

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengakui selama ini usaha di bidang pertanian terkesan kurang peminat terutama bagi generasi muda sebagai mata pencaharian. Oleh karena itu, Pemerintah  Provinsi Jawa Barat sedang menciptakan para petani milenial.

"Kita akan terus mewujudkan para petani milenial. Selama ini para petani mayoritas para orang tua. Padahal penghasilan dari usaha pertanian tidak kalah dengan usaha lainnya. Nah, ini akan terus disosialisasikan ke generasi milenial," jelas Uu, saat membuka acara Hari Krida Pertanian (HKP) ke-47 Provinsi Jawa Barat di Lapangan Dadaha, Kota Tasikmalaya, Selasa (16/7/2019).

AYO BACA : Berkah Kemarau, Penjual Perlengkapan Layangan Panen Untung

Uu menambahkan, dalam acara HKP tahun ini, berbagai program pertanian dan hasil budidaya unggulan dipamerkan untuk memikat para generasi milenial. Gerakan ini untuk menunjukkan bahwa berusaha di bidang pertanian bisa juga sukses dan tak kalah dengan bidang usaha lainnya.

"Apalagi hasil pertanian sangat diperlukan untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat. Pasarnya pun tak akan redup, bahkan lebih meningkat permintaannya karena diperlukan keseharian," tambah Uu.

AYO BACA : Di Tasik Petani Manfaatkan Kincir Air Atasi Kemarau

Ditemui ditempat yang sama, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf menuturkan, peluang usaha di bidang pertanian bagi generasi milenial sangat besar. Apalagi, para petani selama ini tentunya membutuhkan regenerasi untuk melanjutkan usahanya.

"Generasi milenial sekarang lebih memilih sekolah jurusan lain daripada sekolah pertanian. Tapi, dengan memotivasi terus bahwa usaha pertanian bisa sukses besar, diharapkan generasi milenial bisa tertarik," ujarnya.

Ditambahkanya Yusuf, selama ini program pertanian dan perikanan untuk generasi milenial di Kota Tasikmalaya telah dilakukan. Salah satunya membentuk komunitas tani dan gemar makan ikan yang anggotanya para siswa sekolah. Dengan kegiatan itu, mereka langsung tertarik dengan usaha di bidang pertanian dan baru mengetahui kalau kedepanya sangat besar.

"Udah dilaksanakan kita dengan para siswa. Salah satunya membentuk komunitas tani dan ikan dari kalangan siswa. Mereka sebetulnya baru mengerti kalau prosfek usaha di bidang pertanian sangat besar," pungka Yusuf.

AYO BACA : Potensi Ikan Nila Gesit di Kabupaten Tasik Sangat Tinggi

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

terbaru

Dugaan Korupsi Dana Hibah, Bendara KONI Kota Tasikmalaya Jadi Tersangk...

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 19:06 WIB

Kasus dugaan korupsi dana hibah tahun 2018 di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tasikmalaya, terus bergulir...

Umum - Regional, Dugaan Korupsi Dana Hibah, Bendara KONI Kota Tasikmalaya Jadi Tersangka, KONI Kota Tasikmalaya,Korupsi Dana Hibah

Abaikan Keselamatan Kerja, Kontraktor Pembangunan Gedung Setda Cianjur...

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 18:35 WIB

Pekerja pembangunan gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cianjur, abai keselamatan kerja dan protokol kesehatan....

Umum - Regional, Abaikan Keselamatan Kerja, Kontraktor Pembangunan Gedung Setda Cianjur Terancam Sanksi, Pembangunan Gedung Setda Cianjur,Dinas PUPR Kabupaten Cianjur

Jabar Siapkan Skenario Penyuntikan agar Vaksinasi COVID-19 Lebih Cepat

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 18:31 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, saat ini, pihaknya intens membuat skenario penyuntikan vaksin COVID-19. Tuj...

Umum - Regional, Jabar Siapkan Skenario Penyuntikan agar Vaksinasi COVID-19 Lebih Cepat, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,skenario penyuntikan vaksin COVID-19,Vaksinasi Covid-19 di Jabar

Insiden Tebas Tangan di Cianjur Bermotif Sakit Hati

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 16:58 WIB

Pelaku ditangkap di daerah Sukabumi.

Umum - Regional, Insiden Tebas Tangan di Cianjur Bermotif Sakit Hati, pembacokan Cianjur,penebasan tangan Cianjur,Berita Cianjur,Cianjur

3 Daerah di Bekasi Ini Berpotensi Terendam Banjir

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 16:05 WIB

Pemerintah Kabupaten Bekasi meminta warga mewaspadai potensi banjir akibat curah hujan yang masih tinggi.

Umum - Regional, 3 Daerah di Bekasi Ini Berpotensi Terendam Banjir, banjir kabupaten bekasi,banjir Bekasi,Babelan,cikarang,Tambun,Berita Bekasi Hari Ini

Kasus Rekayasa Buku Nikah: Rakim Akui Bukan Orang Tua Mempelai Pria

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 15:30 WIB

Sidang yang digelar di aula hotel Bentani Cirebon ini terkait keabsahan buku nikah milik Ketua Komisi Perlindungan Anak...

Umum - Regional, Kasus Rekayasa Buku Nikah: Rakim Akui Bukan Orang Tua Mempelai Pria, Rekayasa buku nikah,KPAID Kabupaten Cirebon,Ketua KPAID Kab Cirebon,Cirebon

Hilang 3 Hari, Iwa Kartiwa Ditemukan Meninggal di Sungai

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 13:46 WIB

Warga Kampung Cipalegor Desa Kiarajangkung Kecamatan Sukahening Kabupaten Tasikmalaya digegerkan penemuan mayat seorang...

Umum - Regional, Hilang 3 Hari, Iwa Kartiwa Ditemukan Meninggal di Sungai, mayat,iwa kartiwa,kapolsek cisayong,penemuan mayat tasik

Jembatan Putus dan Bangunan Sekolah Ambruk di Cianjur Selatan

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 13:34 WIB

Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur M Irfan Sopyan menuturkan, jempatan putus terjadi di Desa Cibuluh, sedangkan bangunan...

Umum - Regional, Jembatan Putus dan Bangunan Sekolah Ambruk di Cianjur Selatan, Jembatan Ambruk di Cianjur,sekolah ambruk Cianjur,bencana Cianjur,Bencana Cianjur Selatan,daerah rawan bencana Cianjur

artikel terkait

dewanpers