web analytics
  

Penyidikan Kasus Pembunuhan Siswi SMK di Bogor Alami Kendala Teknis

Rabu, 10 Juli 2019 14:25 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, Penyidikan Kasus Pembunuhan Siswi SMK di Bogor Alami Kendala Teknis, penusukan, noven, Adriana Yubelia Noven Cahya, Pembunuhan, Siswi, SMK, Bogor, Kendala Teknis,

Kerabat dan rekan melayat jenazah korban penusukan di Bogor, Adriana Yubelia Noven Cahya (18) di Rumah Duka RS Santo Borromeus Bandung, Rabu (9/1/2019).

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM—Enam bulan telah berlalu selepas kasus pembunuhan siswi SMK Baranangsiang Bogor, Andriana Yubelia Noven Cahya (18), pertama terungkap pada awal Januari 2019. Hingga saat ini, pelaku penikaman Noven pada saat pulang sekolah tersebut masih belum terungkap.

Kepala  Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, kasus tersebut hingga kini masih berada dalam tahap penyidikan. Ada sejumlah kendala teknis yang menghambat kelancaran proses tersebut.

AYO BACA : Tidak Bertato, Begini Ciri-ciri Pembunuh Siswi SMK Bogor

"Untuk sejauh ini Polres Kota Bogor sudah menyampaikan ada beberapa hal kendala teknis dalam penyelidikan pada tahap penyidikan. Ini sudah masuk proses penyidikan karena memang jelas pembuhuhan," ungkapnya ketika ditemui di Lapangan Gasibu Bandung, Rabu (10/7/2019). 

Adapun kendala tersebut, dia mengatakan, meliputi minimnya saksi di TKP sehingga keterangan yang diberikan masih sangat terbatas. 

AYO BACA : FBI Belum Respons Soal Rekaman CCTV Penusukan Siswi SMK Bogor

"Saksi di TKP minim, walaupun ada, petunjuk saksi (hanya menerangkan) sebelum dan sesudah kejadian. Pada saat kejadian tidak ada," ujarnya.

Di samping itu, rendahnya kualitas rekaman video CCTV yang didapat menjadi halangan tim penyidik untuk mendapat titik terang mengenai identitas pelaku pembunuhan tersebut.

"Alat bukti petunjuk berupa video CCTV memang secara teknis juga resolusinya sangat rendah untuk bisa dizoom atau diperbesar untuk detail melihat wajah dari pelaku. Penyidik belum dapat mengambil kesimpulan untuk menentukan siapa tersangkanya," tuturnya. 

Meski demikian, dia mengatakan, Polres Kota Bogor telah melakukan identifikasi dengan menggunakan sketsa wajah. Ketika ditanya apakah kasus ini akan ditutup sementara, dengan tegas Trunoyudo mengatakan hal tersebut tak akan dilakukan.

"Tidak. Kasus bisa ditutup karena pertama, bukan tindak pidana. Kedua, karena kadaluarsa. Sedangkan ini adalah pidana yang betul-betul ada kejadiannya, dan ini belum kadaluarsa. Masih dalam proses penyidikan," jelasnya.

AYO BACA : Jelang 40 Hari Tewasnya Noven, Seuntai Tulisan Terpasang di TKP

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers