web analytics
  

Cara Batasi Waktu Anak Bermain Gadget

Minggu, 30 Juni 2019 09:33 WIB Rizma Riyandi

Ilustrasi

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Ide pembatasan waktu anak bermain gedget muncul ketika banyaknya fenomena anak obesitas di usia dini.
\n
\nObesitas sejak dini hingga dewasa dapat meningkatkan risiko mengidap penyakit diabetes dan kardiovaskular. Hal ini ternyata menyangkut pola tidur dan waktu yang lebih banyak digunakan untuk bermain gedget. 
\n
\nCara membatasi waktu anak bermain gedget adalah dengan mengatur waktu tidur dan memperbanyak kegiatan diluar. 
\n
\nUntuk bayi berumur kurang dari satu tahun, usahakan waktu bermainnya lebih banyak dan melepas anak aktif tanpa kekangan. Kekangan disini seperti membiarkan anak tetap pada kereta rodanya atau tetap pada pangkuan selama satu jam lebih. 
\n
\nKetika bayi lebih suka diam dan duduk, orangtua atau pengasuh dapat membacakan nya cerita. Gedget berupa tayangan hiburan melalui handphone, komputer atau televisi tidak disarankan untuk anak usia ini.
\n
\nBayi berumur dibawah tiga bulan harus mendapat 14-17 jam istirahat termasuk tidur siang. Sementara bayi berumur 4-11 bulan membutuhkan 12-16 jam waktu tidur. Meningkat ke usia 1-2 tahun anak membutuhkan setidaknya 14 jam istirahat termasuk tidur siang. 
\n
\nJika anak mendapat waktu tidur yang cukup, diharapkan 180 menit dalam sehari digunakan untuk bermain aktif dengan bebas. Bermain aktif juga dapat menjadi media pembelajaran bagi anak. 
\n
\nKetika anak berusia 2 tahun, Anak mulai aktif dan penggunaan gedget pada usia ini maksimal satu jam dalam sehari. 
\n
\nAturan ini juga berlaku untuk anak 3-4 tahun yang membutuhkan waktu istirahat 10-13 jam perhari. Pada usia anak diharuskan setidaknya bermain aktif seperti berlari dan melompat diluar ruangan dengan waktu kurang lebih satu jam. Dengan memperbanyak kegiatan bermain aktif dan istirahat yang cukup anak tidak akan ketergantungan gedget dan akan mengurangi risiko obesitas. 

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers