web analytics
  

Sidang MK, Yusril Nilai Dokumen dan Saksi Tidak Membuktikan Kecurangan Pilpres

Kamis, 27 Juni 2019 13:36 WIB M. Naufal Hafizh

Ketua tim kuasa hukum Jokowi-Ma'ruf Yusril Ihza Mahendra. (Antara)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM—Ketua tim kuasa hukum Jokowi-Ma'ruf Yusril Ihza Mahendra menilai dokumen, ahli, bahkan saksi yang dihadirkan tim kuasa hukum Prabowo-Sandi tidak mampu membuktikan kecurangan pilpres yang digugat ke Mahkamah Konstitusi

"Tanpa kami bantah pun mereka gagal membuktikan," kata Yusril Ihza Mahendra sebelum sidang di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (27/6/2019).

AYO BACA : Hakim MK: Kami Pertanggungjawabkan Putusan Ini kepada Allah

Tim kuasa hukum Jokowi-Ma'ruf, lanjutnya, meyakini bahwa bukti yang dihadirkan oleh pemohon tidak cukup kuat untuk menggugat hasil pemilu presiden ini.

Bahkan Yusril memposisikan diri sebagai penasihat hukum Prabowo-Sandi maka akan memberikan saran gugatan tersebut tidak dilanjutkan karena akan cukup sulit memenangkannya di persidangan MK

AYO BACA : Ini 3 Hal yang Mendasari Kuasa Hukum 02 Yakin Memenangi Gugatan di MK

"Nanti kita lihat hasil putusan MK ini," katanya.

Meski begitu, Yusril tetap memberikan apresiasi terhadap gugatan Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi jika tujuannya demi memberikan pendidikan politik terhadap masyarakat.

"Kalau itu tujuannya ya memang baik, saya hargai keputusan mereka," ujarnya.

Mahkamah Konstitusi membacakan putusannya Kamis ini pada pukul 12.30 WIB, jadwal tersebut maju satu hari dari jadwal awal yang baru digelar pada Jumat 28 Juni 2019.

Sidang dimulai tepat waktu dan sudah berlangsung sekitar 40 menit, sidang putusan ini terbuka untuk umum, masyarakat bisa menyaksikannya layar televisi.

AYO BACA : Jika Gugatan Ditolak MK, Kuasa Hukum Prabowo-Sandi: Berdoa Saja

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers