web analytics
  

Jika Tujuannya Pendidikan Politik, Yusril Apresiasi Gugatan BPN

Kamis, 27 Juni 2019 13:09 WIB M. Naufal Hafizh

Ketua tim kuasa hukum pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Yusril Ihza Mahendra selaku pihak terkait menyampaikan keterangan pada sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 di gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (18/6/2019). Sidang tersebut beragendakan mendengarkan jawaban termohon, pihak terkait dan Bawaslu. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM—Ketua tim kuasa hukum Jokowi-Ma'ruf Amin Yusril Ihza Mahendra mengapresiasi gugatan Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno jika tujuannya demi memberikan pendidikan politik terhadap masyarakat.

"Kalau itu tujuannya ya memang baik, saya hargai keputusan mereka," kata Yusril, sebelum sidang pembacaan putusan sengketa Pemilu Presiden 2019, di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (27/6/2019).

AYO BACA : Gedung MK Dilapisi Pagar Beton dan Kawat Berduri, Pengunjuk Rasa Kecewa

Menurutnya, dari kacamata advokat, gugatan itu seharusnya tidak sampai ke Mahkamah Konstitusi, pasalnya tidak cukup bukti kuat mendukung permohonan tersebut.

Tim kuasa hukum terlihat memaksakan perkara tersebut bisa dimenangkan jika hanya tidak didukung pembuktian yang kuat, kata Yusril pula.

AYO BACA : Jika Gugatan Ditolak MK, Kuasa Hukum Prabowo-Sandi: Berdoa Saja

"Kalau saya jadi penasihat hukumnya, itu tidak cukup bukti dibawa ke MK, andaikan kita bawa, sulit memenangkan sidang ini. Tapi Pak Andre Rosiade katakan mereka bukan mau menang di MK tapi berikan pendidikan," tambahnya.

Yusril optimistis Jokowi-Ma'ruf memenangkan sidang perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi.

"Saya percaya MK akan memenangkan Pak Jokowi, Pak Ma'ruf, karena pihak penggugat tidak mampu membuktikan gugatannya," ujarnya.

Mahkamah Konstitusi membacakan putusannya Kamis ini pada pukul 12.30 WIB, jadwal tersebut maju satu hari dari jadwal awal baru digelar pada Jumat, 28 Juni 2019.

AYO BACA : Sandiaga Uno Minta Restu Orang Tua Sebelum Nobar Sidang MK di Kertanegara

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers