web analytics
  

Waspada Kekeringan, IPB Ingatkan Petani Padi

Rabu, 26 Juni 2019 11:35 WIB M. Naufal Hafizh
Umum - Nasional, Waspada Kekeringan, IPB Ingatkan Petani Padi, Waspada, Kekeringan, kemarau, musim, IPB, petani, petani padi, sawah, Petani Padi,

Ilustrasi kekeringan. (Kavin Faza/Ayobandung.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM—Peringatan terkait ancaman kekeringan yang terjadi di musim kemarau ini sudah disampaikan Klinik Tanaman Institut Pertanian Bogor (IPB).

"Klinik Tanaman sudah memberikan warning ke mitra, baik jaringan organisasi tani maupun mitra lain seperti Klinik Pertanian Tegal dan berbagai dinas," kata Kepala Departemen Proteksi Tanaman IPB Suryo Wiyono dikutip dari Antara, Rabu (26/6/2019).

Suryo mengatakan, kemarau sudah menjadi ancaman setiap tahun, sektor pertanian yang paling terdampak, terutama petani padi sawah.

AYO BACA : 5 Hal yang Tidak Anda Ketahui Tentang Lip Balm

"Setiap tahun padi sawah yang terdampak kekeringan lebih kurang 200 ribu hektare," kata Suryo.

Peringatan dini telah disampaikan tiga bulan lalu dengan harapan petani bisa melakukan langkah-langkah antisipasi dampak kekeringan.

Selain memberikan peringatan dini, Klinik Tanaman IPB yang dikelola oleh Fakultas Pertanian ini menyerahkan bantuan berupa cendawan outfit kepada petani padi.

AYO BACA : Akibat Kekeringan, Pemerintah Namibia Lelang 1.000 Hewan Liar

"Cendawan endofit ini fungsinya meningkatkan ketahanan padi terhadap kekeringan," kata Suryo.

BMKG telah memberikan peringatan dini terkait ancaman kekeringan yang terjadi di musim kemarau ini. BMKG memprediksi kemarau tahun ini lebih kering dari tahu sebelumnya.

Sejumlah wilayah di Jawa telah memasuki musim kemarau, puncaknya terjadi pada bulan Juli-Agustus. Kemarau terjadi di sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Puncak kemarau juga dialami wilayah NTT dan NTB, termasuk juga Lampung yang merupakan wilayah sentra lumbung pangan.

Upaya yang dilakukan Klinik Proteksi Tanaman IPB sebagai langkah mitigasi dan adaptasi dampak dari perubahan iklim, salah satunya kekeringan.

Langkah mitigasi dan adaptasi di sektor pertanian ini dilakukan untuk menjamin ketersediaan pangan penduduk bumi.

AYO BACA : Kekeringan Akibat Ulah Manusia

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers