web analytics
  

Jaksa Patahkan Argumen Kuasa Hukum Bahar bin Smith tentang Tabayun

Senin, 24 Juni 2019 21:10 WIB Anya Dellanita
Umum - Nasional, Jaksa Patahkan Argumen Kuasa Hukum Bahar bin Smith tentang Tabayun, Habib Bahar Bin Smith, Sidang Habib Bahar, Jaksa, Pledoi, Replik,

Habib Bahar bin Smith. (Irfan Al-Faritsi/Ayobandung.com)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM--Kata tabayun yang diungkapkan oleh Bahar bin Smith dan tim kuasa hukumnya yang disebut-sebut dalam nota pembelaan (pleidoi) dijadikan senjata untuk menolak pledoi Bahar. Dalam pleidoi yang divacakan oleh tim kuasa hokum Bahar, dikatakan rekan Bahar, yakni Agil Yahya dan Basith membawa kedua korban penganiayam ke Pondok Pesantren milik Bahar untuk bertabayun karena telah mengaku-ngaku sebgaai Bahar di Bali.

Jaksa mengatakan, hal yang dilakukan oleh kedua rekan Bahar tersebut bukan merupakan upaya tabayun. Alasannya, proses penjemputan yang dilakukan terdakwa Agil dan Basith membuat korban tidak nyaman.

AYO BACA : Jaksa Tolak Pledoi Bahar bin Smith

Keberadaan dua saksi korban atas kehendak kepentingan kroscek kejadian di Bali di mana korban mengaku-ngaku sebagai terdakwa dengan cara memerintahkan Agil Yahya dan Basit untuk menjemput. Kemudian di ponpes saksi korban disuruh berkelahi dan rambutnya dibotaki dengan diawasi oleh santri-santrinya, kata jaksa saat membacakan replik dalam sidang yang digelar di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Jalan Seram, Senin (24/6/2019).

Bahwa para saksi korban selama di ponpes berada dalam situasi keadaan tidak nyaman dan itu bukan perbuatan tabayun karena melebihi batas mendidik dan melanggar norma, tambah jaksa.

AYO BACA : Sidang Pledoi, Bahar bin Smith Mengaku Tidak Berniat Aniaya Korban

Selain itu, jaksa juga mengatakan perbuatan penganiayaan yang dilakuka Bahar itu melibatkan orang lain. Pernyataan ini lagi-lagi membantah kata-kata kuasa hokum Bahar terkait kejahatan yang dilakukan secara bersama-sama. 

Penganiayaan ini dilakukan juga oleh Agil dan khusus saksi korban MKU dibawa ke lantai tiga lalu dianiaya oleh 15 orang santri. Kemudian dicukur botak. Sehingga ini bukan sendiri-sendiri tapi rangkaian yang berkesinambungan bersama-sama terdakwa dan pelaku lainnya, kata dia.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Bahar bin Smith ditangkap karena melakukan penganiayaan terhadap 2 remaja, CAJ dan MKU. Bahar mengaku menganiaya kedua korban lantaran kesal mereka mengaku sebagai dirinya.

Atas perbutannya, Bahar dituntut hukuman penjara selama 6 tahun dipotong masa tahanan. Selain itu, Bahar juga didenda Rp50 juta subsidar 3 bulan kurungan.

AYO BACA : Jaksa Kejati Anggap Hukuman 6 Tahun Sesuai untuk Bahar bin Smith

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Sebut Palestina Babi di TikTok, Pemuda Ini Ditahan Polisi

Nasional Senin, 17 Mei 2021 | 22:42 WIB

Pemuda berusia 23 tahun berinisial UC di Lombok, Nusa Tenggara Barat, ditangkap aparat kepolisian setelah menebar ujaran...

Umum - Nasional, Sebut Palestina Babi di TikTok, Pemuda Ini Ditahan Polisi, Hina Palestina,Menghina Palestina di TikTok,Pemuda Menghina Palestina

Habib Rizieq Dituntut 2 Tahun Penjara di Kasus Kerumunan Petamburan

Nasional Senin, 17 Mei 2021 | 21:45 WIB

Jaksa penuntut umum resmi menuntut Habib Rizieq Shihab agar dipenjara selama 2 tahun dalam kasus kerumuna massa Petambur...

Umum - Nasional, Habib Rizieq Dituntut 2 Tahun Penjara di Kasus Kerumunan Petamburan, Habib Rizieq Shihab,Kasus Kerumunan Petamburan,Sidang Habib Rizieq

Jokowi: Hasil TWK Tidak Jadi Dasar Pemberhentian 75 Pegawai KPK

Nasional Senin, 17 Mei 2021 | 21:16 WIB

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memandang bahwa hasil tes wawasan kebangsaan (TWK) terhadap pegawai Komisi Pemberantasa...

Umum - Nasional, Jokowi: Hasil TWK Tidak Jadi Dasar Pemberhentian 75 Pegawai KPK, Presiden Joko Widodo,Jokowi,Tes Wawasan Kebangsaan (TWK),TWK KPK,75 Pegawai KPK

Kemenhub: Tidak Ada Pesawat Charter Bawa TKA China

Nasional Senin, 17 Mei 2021 | 20:11 WIB

Sebanyak 170 warga negara asing (WNA) dikabarkan tiba Bandara Internasional Soekarno-Hatta menggunakan pesawat charter d...

Umum - Nasional, Kemenhub: Tidak Ada Pesawat Charter Bawa TKA China, Kementerian Perhubungan (Kemenhub),TKA China,Pekerja China

Insentif Kartu Prakerja Cair 19 Mei, Pembukaan Gelombang 17 Mulai Kami...

Nasional Senin, 17 Mei 2021 | 19:49 WIB

Insentif Kartu Prakerja akan cair lagi mulai Rabu 19 Mei 2021. Sementara itu, pembukaan gelombang 17 program tersebut di...

Umum - Nasional, Insentif Kartu Prakerja Cair 19 Mei, Pembukaan Gelombang 17 Mulai Kamis?, Insentif Kartu Prakerja,Insentif Cair,Kartu Prakerja Gelombang 17

RI Tunggu Kepastian Haji 2021 dari Arab Saudi

Nasional Senin, 17 Mei 2021 | 19:31 WIB

Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali mengatakan, pihaknya masih menunggu kepastian dari Otoritas Arab Saudi terkait keb...

Umum - Nasional, RI Tunggu Kepastian Haji 2021 dari Arab Saudi, Jamaah haji 2021,kepastian haji 2021,haji 2021 dibuka,Arab Saudi

Segini Biaya Layanan Vaksin Covid-19 Gotong Royong

Nasional Senin, 17 Mei 2021 | 19:07 WIB

Pemerintah telah menetapkan harga vaksin Covid-19 yang akan diberikan melalui layanan vaksinasi gotong royong. Disebutka...

Umum - Nasional, Segini Biaya Layanan Vaksin Covid-19 Gotong Royong, vaksin gotong royong,Persyaratan Vaksin Gotong Royong,Harga Vaksin Gotong Royong,serba-serbi vaksin gotong royong,vaksin gotong royong gratis

Ini Penjelasan BMKG Terkait Fenomena Cuaca Panas di Indonesia

Nasional Senin, 17 Mei 2021 | 17:13 WIB

Sebagian masyarakat  menyatakan cuaca panas beberapa hari terakhir di Indonesia. Lantas apa penyebabnya?

Umum - Nasional, Ini Penjelasan BMKG Terkait Fenomena Cuaca Panas di Indonesia, Gelombang Panas,gelombang panas di indonesia,Cuaca Panas,bmkg gelombang panas,gelombang panas adalah,bmkg

artikel terkait

dewanpers