web analytics
  

Ombudsman: Sosialisasi PPDB di Jabar Masih Belum Optimal

Selasa, 18 Juni 2019 22:46 WIB Dadi Haryadi
Umum - Regional, Ombudsman: Sosialisasi PPDB di Jabar Masih Belum Optimal, Ombudsman Jabar, PPDB, Laporan, Sosialisasi PPDB,

Kepala Ombudsman Kantor Perwakilan Jawa Barat, Haneda Sri Lastoto. (Antara)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM---Ombudsman Kantor Perwakilan Jawa Barat menilai sosialisasi yang dilakukan pihak penyelenggara untuk pelaksanaan pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) masih kurang optimal.

Kepala Ombudsman Kantor Perwakilan Jawa Barat, Haneda Sri Lastoto mengatakan pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik) memang sudah menaati aturan dengan menggelar sosialisasi PPDB terkait sistem zonasi ke sekolah-sekolah di Jawa Barat. Namun, kata dia, masih banyak orang tua calon peserta didik baru yang belum memahami sistem tersebut.

AYO BACA : Ombudsman Jabar Terima 24 Laporan Terkait PPDB

“Saya coba ikuti perkembangan pemberitaan media hari ini, dan itu buktinya (masyarakat kurang paham). Artinya sosialisasi kemarin-kemarin belum dianggap selesai,” kata Haneda di Kantor Ombudsman Perwakilan Jawa Barat, seperti dikutip dari Antara, Selasa (18/6/2019).

Kurangnya sosialisasi tersebut salah satunya terlihat saat proses pendaftaran PPDB di SMA Negeri 24 Bandung. Kemarin pada Senin (17/6) yang merupakan hari pertama dibukanya PPDB, banyak orang tua menganggap bahwa jika nomor urut pendaftaran dapat menentukan peluang masuknya calon peserta didik baru.

AYO BACA : PPDB SMA-SMK Hari Pertama Membludak, Orangtua Murid Dinilai Salah Persepsi

Padahal nomor urut hanya ditentukan jika jarak zonasinya sama persis antara dua calon peserta didik baru. Itu pun hanya akan terjadi jika keduanya berselisih dalam batas kuota akhir.

Selain itu, dia juga menemukan adanya perbedaan waktu pada sejumlah sekolah dalam membuka proses PPDB. Di Kota Bandung misalnya, kata dia, terjadi perbedaan mencolok dari waktu pembukaan antrean SMA Negeri 23 Bandung.

“Di beberapa sekolah, antrean dibuka pukul 06.15 WIB. Tapi di SMA Negeri 23 Bandung, antrean baru dibuka pukul 08.00 pagi. Dinas Pendidikan penting untuk mengamati itu,” kata dia.

Dengan demikian ia berharap ke depannya pihak penyelenggara PPDB dapat mengorganisir setiap pelayanan dengan baik. Walaupun dalam pelaksanaannya sudah sesuai aturan, namun kata dia perlu diperhatikan juga terkait aspek pemahaman masyarakat.

Harapan kami sebenarnya dengan baiknya sistem, kemudian evaluasi Disdik dari tahun ke tahun, nantinya sudah tidak ada lagi laporan ke DPRD atau ke Ombudsman, katanya.

AYO BACA : Ini Persyaratan dan Tanggal Penting PPDB SMA-SMK 2019

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Sukabumi Optimis Tak Ada Lagi Kebiasaan BAB Sembarangan

Regional Senin, 14 Juni 2021 | 06:02 WIB

Kabupaten Sukabumi optimis dapat meraih sertifikat 100% Open Defecation Free (ODF) artinya tidak ada BAB sembarangan.

Umum - Regional, Sukabumi Optimis Tak Ada Lagi Kebiasaan BAB Sembarangan, BAB sembarangan,Bebas BAB Sembarangan,Sukabumi,Sertifikan ODF,Sanitasi

BOR 7 Provinsi di Atas 50%

Regional Senin, 14 Juni 2021 | 05:50 WIB

Meningkatnya kasus Covid-19 usai libur lebaran membuat tingkat keterisian tempat tidur (BOR) di rumah sakit naik. Ada tu...

Umum - Regional, BOR 7 Provinsi di Atas 50%, BOR Jabar,keterisiab Rumah Sakit,COVID-19,Covid-19 nasional,Covid-19 Jabar

1 Ton Sampah Diangkut dari Jalur Gede-Pangrango

Regional Senin, 14 Juni 2021 | 05:37 WIB

Satu ton lebih sampah diangkut dari dua jalur pendakian Gunung Gede-Pangrangoyang berada di wilayah Kabupaten Cianjur,...

Umum - Regional, 1 Ton Sampah Diangkut dari Jalur Gede-Pangrango, Gunung Gede Pangrango Cianjur,Taman Gunung Gede Pangrango,Taman Nasional Gunung Gede Pangrango,Taman Gunung Gede Gede Pangrango,Gunung Gede Pangrango,sampah

Klaster Industri Sebabkan Kasus Covid-19 di Karawang Meningkat

Regional Senin, 14 Juni 2021 | 05:31 WIB

Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karawang menyatakan kasus positif Covid-19 di kabupaten itu meningkat. Hal tersebut...

Umum - Regional,  Klaster Industri Sebabkan Kasus Covid-19 di Karawang Meningkat, COVID-19,Covid-19 Karawang,pemkab karawang,klaster industri,Klaster industri karawang

Gunung Ciremai Jadi PLTP, Pemerintah Mesti Tuntas Sosialisasikan Dampa...

Regional Minggu, 13 Juni 2021 | 21:00 WIB

Ketidaksepahaman antara pemerintah dan warga sering terjadi karena proses sosialisasi dan konsultasi publik tidak berjal...

Umum - Regional, Gunung Ciremai Jadi PLTP, Pemerintah Mesti Tuntas Sosialisasikan Dampaknya, Gunung Ciremai,PLTP,walhi,Kuningan

Pungli di Curug Bidadari Keterlaluan, Biaya Berlibur Jadi Mahal

Regional Minggu, 13 Juni 2021 | 20:30 WIB

 Kisaran biaya berlibur di Curug Bidadari sedang viral saat ini.

Umum - Regional, Pungli di Curug Bidadari Keterlaluan, Biaya Berlibur Jadi Mahal, Biaya Berlibur,Curug Bidadari,Pungli,Kabupaten Bogor,Kecamatan Babakan Madang

Berantas Premanisme dan Pekat, Patroli Kota Tasikmalaya Ditingkatkan

Regional Minggu, 13 Juni 2021 | 19:30 WIB

Selain mengantisipasi aksi premanisme, target atau sasaran dari patroli tersebut juga untuk meminimalisir aksi kriminali...

Umum - Regional, Berantas Premanisme dan Pekat, Patroli Kota Tasikmalaya Ditingkatkan, Premanisme,Pekat,Patroli,Kota Tasikmalaya,Polres Tasikmalaya Kota

Kadisdik Jabar Jamin Pelaksaan PPDB Berjalan Baik

Regional Jumat, 11 Juni 2021 | 18:27 WIB

Kepala Dinas Pendidikan Jawa barat Barat, Dedi Supandi memantau langsung pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru alias...

Umum - Regional, Kadisdik Jabar Jamin Pelaksaan PPDB Berjalan Baik, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dedi Supandi,PPDB Jawa Barat,PPDB SMA SMK 2021

artikel terkait

dewanpers