web analytics
  

Dishub Sebut Kepadatan Arus Balik Terjadi di Jalur Tengah Jabar

Jumat, 7 Juni 2019 18:58 WIB Fira Nursyabani
Umum - Regional, Dishub Sebut Kepadatan Arus Balik Terjadi di Jalur Tengah Jabar, arus balik jabar, kemacetan jabar, dishub jabar

Sejumlah kendaraan mengular di Jalan Raya Nagreg, Kabupaten Bandung, Selasa (4/6/2019). (Kavin Faza/ayobandung.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menyatakan kepadatan arus lalu lintas terjadi di jalur tengah Jabar seperti di kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung, Limbangan, Lingkar Gentong, Singaparna, hingga Kabupaten Garut pada hari ketiga Idulfitri 1440 Hijriah.

"Jumlah kendaraan yang melintasi jalur tengah Jabar pada masa libur mudik Lebaran tahun ini jauh lebih ramai dibanding tahun lalu. Sehingga kepadatan lalu lintas terjadi di sejumlah titik jalur tengah Jabar," kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Hery Antasari, Jumat (7/6/2019).

Akibat kepadatan tersebut, kata Hery, kepolisian memutuskan untuk memberlakukan rekayasa lalu lintas seperti one way dan contraflow di jalur tengah Jabar. Hery mengatakan di jalur penghubung antara Bandung-Garut-Tasikmalaya tersebut puncak kepadatan lalu lintas terjadi pada hari kedua Idulfitri atau Kamis (6/6/2019) kemarin.

Menurut dia jumlah kendaraan yang melintas kawasan tersebut jauh melampaui angka kendaraan yang melewati jalur ini sejak tujuh hari jelang Lebaran. Ia mengatakan pada hari kedua lebaran kemarin tercatat 105.922 kendaraan melaju ke arah timur atau disebut arah mudik, dan 65.832 kendaraan melaju ke arah barat atau arus balik.

Angka pada hari kedua Idulfitri tahun ini meningkat 83 persen dari H+2 Idulfitri tahun lalu dan juga 24 persen lebih tinggi dari puncak arus mudik tahun lalu. "Jadi pada hari kedua lebaran tahun ini unik, kepadatan lalu lintas terjadi indikasinya karena adanya percampuran antara para pemudik lokal dari Bandung ke Priangan Timur, yang mau liburan, dan yang mau silaturahmi. Juga arus balik mulai terlihat," kata Hery.

Lebih lanjut ia mengatakan mengatakan kepadatan di jalur ini juga diduga karena sebagian besar warga yang mengira para pemudik sebagian besar akan menggunakan jalur Tol Trans Jawa.

Sehingga, kata dia, warga lebih memilih ke jalur non tol untuk menghindarinya dan akibat kepadatan lalu lintas ini, ekor antrean kendaraan mencapai Rancaekek pada hari kedua Lebaran.

"Kami menduga mindset pemudik, mengira bahwa jalur tengah ini akan kosong seperti tahun lalu karena mengira semua akan memakai jalur tol. Untuk mengatasinya, kepolisian memberlakukan sistem buka tutup atau one way," kata Hery.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Wagub Jabar Serahkan Bantuan untuk Dhuafa dan Santri Salafiyah di Garu...

Regional Kamis, 15 April 2021 | 21:16 WIB

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum melanjutkan Safari Ramadhan 1442 H/2021. Kali ini, Pak Uu menyambangi Masjid...

Umum - Regional, Wagub Jabar Serahkan Bantuan untuk Dhuafa dan Santri Salafiyah di Garut, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum,Safari Ramadan,Santri Salafiyah

Pendaftaran Lelang Jabatan Sekda Cianjur Diperpanjang 14 Hari

Regional Kamis, 15 April 2021 | 20:48 WIB

Hingga batas akhir pendaftaran lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur pada Kamis, 15 April 2021, tid...

Umum - Regional, Pendaftaran Lelang Jabatan Sekda Cianjur Diperpanjang 14 Hari, Lelang Jabatan Sekda Cianjur,Pendaftaran Lelang Jabatan Sekda Cianjur,Pemkab Cianjur

Kolang Kaling Cianjur, Turun Harga Akibat Pandemi

Regional Kamis, 15 April 2021 | 20:03 WIB

Kolang kaling atau orang Sunda menyebutnya curuluk merupakan bahan menu buka puasa serta saat Hari Raya Idulfitri.

Umum - Regional, Kolang Kaling Cianjur, Turun Harga Akibat Pandemi, Kolang Kaling Cianjur,Kolang Kaling Ramadan,Harga Kolang Kaling Anjlok

Budayawan Cianjur: Bangunan SPG Jangan Alih Fungsi, Bangun Kembali

Regional Kamis, 15 April 2021 | 19:56 WIB

Para budayawan dan alumni Sekolah Pendidikan Guru (SPG) dan SMA Negeri 2 Cianjur meminta pemerintah membangun kembali ge...

Umum - Regional, Budayawan Cianjur: Bangunan SPG Jangan Alih Fungsi, Bangun Kembali, Budayawan Cianjur,Bangunan SPG Cianjur,Bangunan Cagar Budaya Cianjur,SMA Negeri 2 Cianjur

Ratusan Warga Indramayu Mendadak Jadi Jutawan

Regional Kamis, 15 April 2021 | 19:47 WIB

Mereka diketahui mendapat ganti rugi pembebasan lahan untuk proyek Petrochemical Complex Jawa Barat. Total luas pengadaa...

Umum - Regional, Ratusan Warga Indramayu Mendadak Jadi Jutawan, warga Indramayu kaya mendadak,warga Indramayu jutawan,Petrochemical Complex Indramayu,Indramayu,ganti rugi warga Indramayu

Ini 9 Titik Penyekatan Kendaraan Mudik di Kota Cirebon

Regional Kamis, 15 April 2021 | 19:23 WIB

Penyekatan akan diberlakukan di 9 titik.

Umum - Regional, Ini 9 Titik Penyekatan Kendaraan Mudik di Kota Cirebon, titik penyekatan Cirebon,Penyekatan kendaraan mudik Cirebon,Larangan Mudik 2021,Larangan Mudik Lebaran 2021,Cirebon

Masjid Agung Manonjaya Tasikmalaya, Berdiri 1832 Bergaya Neoklasik Ero...

Regional Kamis, 15 April 2021 | 19:07 WIB

Masjid Agung Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya dibangun pada tahun 1832 oleh Raden Tumenggung Daruningrat atau Wiradadaha...

Umum - Regional, Masjid Agung Manonjaya Tasikmalaya, Berdiri 1832 Bergaya Neoklasik Eropa, Masjid Agung Manonjaya Tasikmalaya,Masjid Manonjaya Tasik,Profil Masjid,Masjid di Tasik

Pelaku Ganjal ATM Tasikmalaya Foya-foya dengan Uang Korban di Bandung

Regional Kamis, 15 April 2021 | 18:51 WIB

Pelaku Ganjal ATM Tasikmalaya Foya-foya dengan Uang Korban di Bandung

Umum - Regional, Pelaku Ganjal ATM Tasikmalaya Foya-foya dengan Uang Korban di Bandung, modus ganjal ATM,Kasus Ganjal Mesin ATM,ganjal ATM Tasikmalaya,pembobolan ATM Tasikmalaya,Tasikmalaya
dewanpers