web analytics
  

Kunjungan Wisata ke Gunung Padang Meningkat Tajam

Jumat, 7 Juni 2019 08:43 WIB Adi Ginanjar Maulana
Gaya Hidup - Wisata, Kunjungan Wisata ke Gunung Padang Meningkat Tajam, Gunung padang,cianjur,lebaran

Wisatawan memadati kawasan wisata Gunung Padang, Kamis (6/6/2019).(Antara)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM--Tingkat kunjungan wisatawan ke Gunung Padang di Kecamatan Campaka, Cianjur, Jawa Barat, memasuki hari kedua lebaran, Kamis (6/6/2019), meningkat tajam hingga ribuan orang dan diperkirakan akan terus meningkat hingga H+7 lebaran.

Koordinator Juru Pelihara Gunung Padang, Nanang Sukamana mengatakan peningkatan jumlah wisatawan sudah terjadi sejak hari pertama lebaran, namun masih sebatas wisatawan lokal yang tinggal di sekitar situs.

Namun hari kedua lebaran hingga sore menjelang tercatat pengunjung lebih dari 2.000 orang, didominasi wisatawan Cianjur, Bogor, Sukabumi dan daerah lainnya di Jawa Barat. "Kalau hari biasanya pengunjung hanya 150-200 orang, sedangkan akhir pekan bisa sampai 700 orang. Namun untuk hari ini peningkatannya cukup signifikan, sampai ribuan orang," katanya.

Peningkatan tersebut tutur dia, diperkirakan akan terjadi hingga tujuh hari setelah lebaran Idulfitri. Bahkan wisatawan dari luar provinsi hingga mancanegara pun mulai berdatangan ke situs megalit tertua di dunia itu, sehingga jumlah petugas yang bersiaga di pintu masuk hingga di teras utama Gunung Padang ditambah.

"Untuk memastikan pengunjung tetap kondusif dan tidak merusak Cagar Budaya Nasional, petugas yang bersiaga ditambah sampai 30 orang, 20 orang bertugas di tangga naik dan teras situs. Hari biasa termasuk libur, hanya 14 orang yang bertugas biasanya," kata Nanang.

Nanang menjelaskan terkait longsoran yang terjadi di tebing timur situs tidak mempengaruhi tingkat kunjungan dan pihaknya memastikan lonjakan pengunjung tidak akan memperparah kondisi tebing yang longsor karena petugas sudah melakukan pengaturan jumlah pengunjung yang naik.

"Meskipun angka kunjungan mencapai ribuan, namun tidak serentak diizinkan naik ke area utama situs, untuk menjaga hal yang tidak diinginkan. Kami berharap segera dilakukan penanganan lebih lanjut agar kelestarian situs tetap terjaga," katanya.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers