web analytics
  

Di Tulunggagung, Jemaah Al-Muhdlor Berlebaran Lebih Awal

Senin, 3 Juni 2019 11:22 WIB Andri Ridwan Fauzi
Umum - Nasional, Di Tulunggagung, Jemaah Al-Muhdlor Berlebaran Lebih Awal, Lebaran 2019, Jemaah Al Muhdlor Tulunggaung, Jamaah Al Muhdlor  Lebaran Lebih Awal

Ilustrasi Salat Idulfitri. (Antara)

TULUNGAGUNG,AYOBANDUNG.COM--Jika mayoritas umat Islam di Indonesia masih menjalankan ibadah puasa di ban Ramadan 1440 H, puluhan jemaah Al Muhdlor yang tersebar di berbagai daerah di sekitar Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Senin (3/6/2019) menggelar shalat Idulfitri 1440 H lebih awal.

Bertempat di Masjid Nur Muhammad yang terletak di Desa Wates, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung, para pengikut ajaran Habib Sayyid Ahmad Bin Salim Al Muhdlor merayakan lebaran pertama mereka dengan menggelar kenduri bersama usai shalat id dilakukan pada pukul 05.30 WIB.

Ritual salat id diimami langsung oleh Habib Hamid Bin Ahmad Al Muhdlor, pengasuh pondok pesantren yang juga putra almarhum Habib Sayyid Ahmad bin Salim Al Muhdlor dan diyakini memiliki garis turun langsung dengan Nabi Muhammad SAW.

Menurut keterangan Habib Hamid Bin Ahmad Al Muhdlor, perayaan salat Id lebih awal mereka lakukan setelah menjalani puasa Ramadan selama 30 hari penuh.

"Kami melaksanakan puasa dua hari lebih awal dibanding umat Islam pada umumnya," kata Habib Hamid yang ditemui Antara sehari sebelumnya di dalam kompleks pondok modern Al Khoiriyah.

Ditegaskan, pelaksanaan salat id maupun puasa Ramadan lebih awal itu bukan diputuskan sembarangan.

"Sudah ada hitung-hitungannya berdasar petunjuk ahli Falaq. Keyakinan ini juga sudah diikuti jemaah Al Muhdlor sejak lama, sejak masa Habib Sayyid Ahmad bin Salim Al Muhdlor masih hidup," ujar Habib Hamid.

Namun, dia dan para jemaah yang menggelar salat Id awal tak berkenan diliput media.

"Ibadah itu urusan yang sangat pribadi. Kami ingin menjalankan ibadah dengan tenang dan tidak perlu menjadi sorotan yang nantinya justru memicu perdebatan di masyarakat karena kami menjalani ibadah shalat Id lebih awal dibanding umat Islam pada umumnya," ungkapnya.
  
Habib Hamid mengatakan, penganut ajaran Al Muhdlor tidak hanya ada di Tulungagung dan sekitarnya. Tapi juga tersebar di sejumlah daerah di Indonesia dan berjejaring hingga di Mesir, Timur Tengah.

"Barometer kami (ajaran Al muhdlor) dari sana (Timur Tengah)," katanya.

Meski berbeda aliran dalam hal pelaksanaan puasa dan Lebaran, tradisi yang dianut ajaran Al Muhdlor di Tulungagung lekat dengan tradisi Nahdliyyin (NU).

Hal itu sebagaimana diakui Habib Hamid yang menyatakan latar belakang Al Muhdlor berasal dari keluarga Nahdliyyin. Namun memang ada beberapa hal yang membuat mereka tidak selalu sama.

"Perbedaan itu khilafiah, dan itu wajar dan diperbolehkan dalam Islam. Tidak perlu dipertentangkan," terangnya.

Jemaah Al Muhdlor yang mengikuti salat id tidaklah banyak. Jumlahnya hanya puluhan dan mendekati angka seratusan menurut penuturan beberapa warga dan jemaah setempat.

Namun mayoritas bukan warga sekitar, melainkan para pengikut yang datang dari jauh.

"Memang hanya diikuti jemaah yang selama ini menjadi pengikutnya. Kalau masyarakat sekitar kebanyakan tetap salat Id ikut ketetapan pemerintah," kata Aisyah, jamaah Al Muhdlor yang rumahnya tak jauh dari pondok Al Khoiriyah, Desa Wates.

Kendati berbeda keyakinan dalam hal penentuan 1 Syawal (Lebaran), Aisyah dan beberapa warga sekitar mengatakan hubungan mereka tetap baik.

Tradisi lebaran juga dilakukan seperti biasa. Banyak warga yang beranjangsana ke Habib Hamid setelah lebaran versi ketetapan pemerintah/ketetapan NU yang menjadi panutan mayoritas muslim di Desa Wates.

"Semua berjalan normal dan tidak ada gesekan. Hubungan kami dengan pihak pondok (Al Muhdlor) baik, demikian juga mereka juga baik ke masyarakat. Habib (Hamid) juga menyempatkan anjangsana ke rumah kami, warga sekitar," tandasnya.

Editor: Andri Ridwan Fauzi

terbaru

Update Nasional: Sebanyak 8.493 Kasus Baru Terkonfirmasi Positif Covid...

Nasional Kamis, 25 Februari 2021 | 16:39 WIB

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan penambahan sebanyak 8.493 kasus terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia, Kamis...

Umum - Nasional, Update Nasional: Sebanyak 8.493 Kasus Baru Terkonfirmasi Positif Covid-19, Update Corona Covid-19 Indonesia,Update Covid-19 nasional,data corona,data corona nasional,Data Covid-19 nasional

Buntut Kasus Bripka CS, Polisi Dilarang Masuk Kelab Malam

Nasional Kamis, 25 Februari 2021 | 15:05 WIB

Divisi Propam Polri akan menerbitkan larangan anggota Polri memasuki tempat hiburan, minum minuman beralkohol, dan penya...

Umum - Nasional, Buntut Kasus Bripka CS, Polisi Dilarang Masuk Kelab Malam, Penembakan Bripka Cs,Penembakan di Cengkareng,penembakan TNI AD,Penembakan di kafe cengkareng

Pelaku Curanmor Ditembak Mati di Cinunuk, Ini Kronologinya

Nasional Kamis, 25 Februari 2021 | 14:49 WIB

Dua pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil diamankan Satreskrim Polrestabes Bandung. Seor...

Umum - Nasional, Pelaku Curanmor Ditembak Mati di Cinunuk, Ini Kronologinya, Pelaku curanmor ditembak mati,Pelaku curanmor di bandung ditembak mati,Curanmor ditembak mati,Kriminal Bandung,berita kriminal bandung

Dampak Perubahan Iklim Semakin Terasa, Saatnya Milenial Beraksi Nyata

Nasional Kamis, 25 Februari 2021 | 14:44 WIB

Isu perubahan iklim merupakan salah satu tantangan paling besar yang dihadapi umat manusia, saat ini dan juga di masa...

Umum - Nasional, Dampak Perubahan Iklim Semakin Terasa, Saatnya Milenial Beraksi Nyata, Perubahan Iklim,Perubahan Iklim Global,BMKG,Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)

Tak Semua Warga Kampung Miliarder di Tuban Kaya Raya

Nasional Kamis, 25 Februari 2021 | 14:38 WIB

Benarkah semua warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, kaya raya?

Umum - Nasional, Tak Semua Warga Kampung Miliarder di Tuban Kaya Raya, Kampung Miliader,Kampung Miliader tuban,Desa Sumurgeneng,Desa Sumurgeneng Tuban

3 Orang Tewas Akibat Penembakan di Kafe Cengkareng, Kapolda Minta Maa...

Nasional Kamis, 25 Februari 2021 | 13:53 WIB

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menyesalkan terjadinya peristiwa penembakan yang dilakukan oleh oknum anggotany...

Umum - Nasional,  3 Orang Tewas Akibat Penembakan di Kafe Cengkareng, Kapolda Minta Maaf ke TNI AD, Penembakan kafe cengkareng,penembakan TNI AD,Penembakan Bripka Cs,Penembakan cengkareng,Penembakan,Bripka CS

Bingung Lapor SPT Tahunan Online? Simak 5 Langkah Ini!

Nasional Kamis, 25 Februari 2021 | 12:13 WIB

Surat Pemberitahuan (SPT) pajak adalah laporan pemerintah yang disampaikan lewat Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Umum - Nasional, Bingung Lapor SPT Tahunan Online? Simak 5 Langkah Ini!, lapor spt tahunan,cara melapor spt tahunan online,harta dilaporkan spt tahunan,harta laporan spt tahunan,Penyampaian SPT Tahunan secara e-Filing

Bela Jokowi Soal Kerumunan, Dokter Tirta Disindir Mau Jadi Komisaris

Nasional Kamis, 25 Februari 2021 | 11:50 WIB

Mustofa Nahrawardaya kembali membuat cuitan yang menarik perhatian publik. Jika sebelumnya mengunggah ulang video Mahfud...

Umum - Nasional, Bela Jokowi Soal Kerumunan, Dokter Tirta Disindir Mau Jadi Komisaris, Dokter Tirta,kerumunan jokowi,jokowi kerumunan,kerumunan jokowi di NTT
dewanpers