web analytics
  

Curhatan Kuli Panggul saat Musim Mudik Lebaran

Jumat, 31 Mei 2019 20:12 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Umum - Unik, Curhatan Kuli Panggul saat Musim Mudik Lebaran, Kuli Panggul di Terminal Cicaheum, Mudik Lebaran,

Kuli Panggul di Terminal Cicaheum, Kota Bandung. (Eneng Reni Nuraisyah Jamil/Ayobandung.com)

CICAHEUM, AYOBANDUNG.COM--Idulfitri memberikan banyak berkah bagi banyak orang. Salah satunya bagi para penyedia jasa kuli panggul yang mendapatkan rezeki lebih saat arus mudik dan balik di musim arus mudik Lebaran. Contohnya di Terminal Cicaheum, Kota Bandung, Jumat (31/5/2019) sore.

Para kuli panggul yang penuh peluh berlarian mengejar calon penyewa jasanya di bawah teriknya sinar matahari. Salah satunya adalah Mis. Pria kelahiran Wonosobo yang usianya kini sudah 53 tahun itu mengaku sudah menjadi kuli panggul di Terminal Cicaheum sejak 1985.

"Kuli bu? Mau ke mana? Dibantu bawa barangnya," tawar Mis di bawah pintu bus yang baru tiba.

Sayang bapak lima anak itu tak mendapat pelanggan banyak hari ini. Bahkan saat pewarta Ayobandung amati sekitar satu jam lebih usahanya belum memberikan hasil. Saat pewarta Ayobandung berkesempatan berbincang, Mis bercerita sebenarnya di H-5 arus mudik tahun 2019 ini para pelanggan jasa kuli buruh panggul cukup menurun daripada tahun lalu. 

AYO BACA : H-6 Lebaran, Pemudik Terminal Cicaheum Meningkat 5%

"Sekarang penghasilan manggul enggak kayak tahun kemarin. Tahun kemarin dari H-10 itu udah banyak dan pendapatan juga jadi meningkat tapi sekarang H-5 begini saja, sepi," keluh Mis sambil menunggu kedatangan bus yang membawa penumpang lagi.

Meski pendapatan di arus mudik lebaran ini tak sesuai harapan, pria yang juga bekerja serabutan sebagai buruh proyek bangunan itu tetap bersyukur. Pasalnya penghasilan sebagai kuli panggulnya masih bisa sedikit menambah kebutuhan rumah tangga.

"Kalau dibandingkan sama tahun lalu, kalau lagi arus mudik begini bisa dapet Rp200.000-Rp300.000 sehari. Tapi sekarang paling Rp100.000 -Rp150.000. Tapi daripada proyekan juga enggak seberapa, istilahnya kalau proyekan sehari Rp85.000, manggul bisa dapat Rp100.000 sehari ya mending manggul. Tapi kadang juga enggak gitu. Kadang sudah lari-lari kejar bus tetep juga enggak dapet, cuma capek doang," curhat Mis.

Mis juga mengaku, uang yang diberikan pelanggannya tidak menentu. Harga standar kuli panggul di Terminal Cicaheum sekali bawa barang-barang menurut Mis bisa seharga Rp5.000.

AYO BACA : Antisipasi Pemudik Kelelahan, Posko Kesehatan Disiagakan di Terminal Cicaheum

"Upah panggulnya tergantung orangnya. Ada yang ngasih Rp5.000, Rp10.000, Rp20.000 Tapi seiklasnya aja," Mis ungkapkan pengalamannya.

Kendati demikian, Mis menyatakan dirinya tak bekerja hingga larut malam. Pasalnya jika sudah malam walaupun penumpang di Ternimal Cicaheum ramai, kuli panggul jarang dipakai jasannya. Pasalnya para penumpang takut kehilangan barang.

"Di sini juga paling ramainya dari 03.00 WIB udah ramai atau pas pagi atau sore juga. Tapi saya juga paling manggul dari jam 6 pagi sampai jam 4 atau 5 sore," katanya.

Meski begitu Mis tetap merasa bersyukur, apalagi di saat libur Lebaran kali ini masih bisa mendapat penghasilan lebih. Dirinya juga percaya rezeki setiap orangnya sudah ada yang mengatur.

"Alhamdulillah hari ini sudah dapet Rp60.000-an lah," tutup Mis.

AYO BACA : Terminal Leuwipanjang dan Cicaheum Dinilai Sudah tak Layak

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers