web analytics
  

Jelang Lebaran, Mendag Pastikan Pasokan dan Harga Pangan Aman

Kamis, 30 Mei 2019 12:17 WIB Nur Khansa Ranawati
Umum - Nasional, Jelang Lebaran, Mendag Pastikan Pasokan dan Harga Pangan Aman, harga pangan, mendag, Menteri Perdagangan Enggarsito Lukita

Menteri Perdagangan Enggarsito Lukita. (Nur Khansa Ranawati/ayobandung.com)

KIARACONDONG, AYOBANDUNG.COM -- Jelang momen hari raya Lebaran Idulfitri 2019, Menteri Perdagangan Enggarsito Lukita memastikan pasokan serta harga pangan kebutuhan pokok relatif aman.

Beberapa harga kebutuhan pokok seperti beras dan daging sapi yang biasanya merangkak naik menjelang lebaran dinilai masih normal. Selain harga, stok kedua jenis komoditas itu juga disebut mencukupi.

"Kita lihat yang beras saja (stoknya) berlebih. Tidak ada kekhawatiran sama sekali. Bahkan yang biasanya fluktuasi itu daging. Daging juga aman harganya Rp115.000 dari biasanya Rp120.000, dan dijamin oleh pemerintah stoknya siap, RPH-nya siap untuk menyalurkan dan menggelontorkan sesuai dengan kebutuhan," kata Enggar kepada wartawan saat melakukan sidak di Pasar Cicadas, Kota Bandung (30/5/2019).

AYO BACA : Langkah Pemkot Bandung Jaga Stabilitas Harga Daging Ayam

Selain beras dan daging, Enggar menturkan harga bawang putih saat ini telah kembali normal. Beberapa waktu lalu, harga bawang putih sempat menyentuh angka Rp100.000/kilogram. Saat ini, Enggar menyebit harga komoditas ini telah berada di bawah Rp35.000/kg.

"Bawang putih juga sudah turun normal, di luar target minimal Rp35.000, dan sudah turun di bawah itu. Dan ini pasti akan masuk lagi karena jumlahnya cukup," jelasnya.

Penurunan harga juga terjadi untuk kokoditas daging ayam dan telur. Namun kedua komoditas tersebut mengalami penurunan drastis sehingga Kemendag harus mengambil keputusan melaksanakan operasi pasar guna mengatrol harga yang menukik tajam dan merugikan peternak.

AYO BACA : H-7 Idulfitri, Harga Daging dan Kepokmas di Bandung Normal

"Biasanya kita operasi pasar untuk mrnurunkan harga, kita naikkan, minta pasar ritel modern untuk membeli dengan harga yang lebih tinggi. Karena kalu tidak para peternak mandiri ini mereka mati dan nanti akhirnya ekonomi itu hanya dikuasai oleh peternak-peternak besar dan itu kita tidak mau," jelasnya.

Enggar menyebut pemerintah harus menjaga keseimbangan antara pasokan dengan harga dengan tidak seenaknya melakukan impor. Keputusan impor tanpa mempertimbangkan pasokan dan harga disebit Enggar akan mengganggu neraca perdagangan. 

"Jadi kami harus membuat keseimbangan-keseimbangan seperti itu. Jadi mengamati harga di pasar, di satu sisi kita harus menjaga betul konsumen tetapi di sisi lain ekonomi secara keseluruhan harus kita jaga," urainya.

Guna memastikan pasokan dan stabilitas harga tetap terjaga, Enggar menuturkan Kemendag akan menyiagakan 240 staf di seluruh daerah di Indonesia hingga H-1 lebaran. Para staf tersebut akan didampingi satgas pangan melakukan pemantauan harga di lapangan.

"Kami 240 staf kementerian perdaganagan sampai H-1 akan keliling daerah di pasar, keliling pasar dan itu kita didampingi satgas dari kepolisian dan kepala dinas," kata dia.

AYO BACA : Ajay Lakukan Sidak, Harga Ayam di Pasar Atas Baru Cimahi Naik 15%

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Menghadapi Kemarau, Apa yang Perlu Dipersiapkan?

Nasional Minggu, 28 Februari 2021 | 08:47 WIB

Kendati puncak musim hujan diramalkan bakal mundur dari prakiraan sebelumnya, tidak ada salahnya mempersiapkan diri meng...

Umum - Nasional, Menghadapi Kemarau, Apa yang Perlu Dipersiapkan?, kemarau,kemarau 2021,Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB),Musim Hujan,Puncak Musim Hujan

Rais 'Aam PBNU Ingatkan 2 Perkara yang Bisa Ancam Organisasi

Nasional Minggu, 28 Februari 2021 | 08:26 WIB

Menurut dia, apabila kedua hal ini sudah menjangkiti, maka akan sulit bangkit untuk hidup kembali.

Umum - Nasional, Rais 'Aam PBNU Ingatkan 2 Perkara yang Bisa Ancam Organisasi, Nahdlatul Ulama (NU),harlah NU

Wapres Ingatkan NU Muhasabahi Prinsip Gerakan

Nasional Minggu, 28 Februari 2021 | 06:24 WIB

Harapan ini disampaikan jelang usia NU ke 100 tahun.

Umum - Nasional, Wapres Ingatkan NU Muhasabahi Prinsip Gerakan, Ma'ruf Amin,Nahdlatul Ulama (NU)

Kemenkes: Vaksinasi Gotong Royong tak Ganggu Vaksinasi Pemerintah

Nasional Minggu, 28 Februari 2021 | 05:54 WIB

Pemerintah mengizinkan pelaksanaan vaksinasi gotong royong guna mempercepat sekaligus memperluas cakupan vaksinasi Covid...

Umum - Nasional, Kemenkes: Vaksinasi Gotong Royong tak Ganggu Vaksinasi Pemerintah, vaksinasi gotong royong,Kementerian Kesehatan (Kemenkes),sinovac,AstraZeneca,novavax,Pfizer,Sinopharm,Moderna

Longsor di Pamekasan, 5 Orang Tewas. Kemensos ke Lapangan dan Beri San...

Nasional Sabtu, 27 Februari 2021 | 15:54 WIB

Hujan lebat mengakibatkan bencana tanah longsor sekitar 70 meter di Ponpes Annidhomiyah Dampak, Dusun Jepun, Desa Bindan...

Umum - Nasional, Longsor di Pamekasan, 5 Orang Tewas. Kemensos ke Lapangan dan Beri Santunan, longsong di Pamekasan,Direktorat Penanganan Sosial Korban Bencana Alam (PKSBA),Kementerian Sosial (Kemensos),Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini

KTP Jadi Alasan Banyak Peserta Gagal Daftar Kartu Prakerja, Begini Car...

Nasional Sabtu, 27 Februari 2021 | 10:45 WIB

7% pendaftar mempunyai masalah yang sama dalam pengisian persyaratan di dashboard peserta. Masalah tersebut terkait ungg...

Umum - Nasional, KTP Jadi Alasan Banyak Peserta Gagal Daftar Kartu Prakerja, Begini Cara Mudah Upload KTP!, Daftar Kartu Prakerja,pembukaan Prakerja gelombang 12,mendaftar Kartu Prakerja,Kartu Prakerja,Pelatihan Kartu Prakerja,Pendaftaran Kartu Prakerja,Gagal Daftar Kartu Prakerja

Pengumuman Kartu Prakerja Gelombang 12 Diklaim Bakal Lebih Transparan

Nasional Sabtu, 27 Februari 2021 | 10:36 WIB

Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja mengaku banyak yang mendaftar, kendati mereka tidak ingin menyebut nominal pastinya.

Umum - Nasional, Pengumuman Kartu Prakerja Gelombang 12 Diklaim Bakal Lebih Transparan, Kartu Prakerja Gelombang 12,Pengumuman Kartu Prakerja Gelombang 12,Pendaftar Kartu Prakerja gelombang 12,penerima insentif Kartu Prakerja,Kartu Prakerja 2020

Kartu Prakerja Gelombang 12: Begini Cara Cek Kamu Lolos atau Tidak!

Nasional Sabtu, 27 Februari 2021 | 09:08 WIB

Gelombang 12 sudah resmi ditutup pada Jumat (26/2/2021) pukul 12.00 WIB.

Umum - Nasional, Kartu Prakerja Gelombang 12: Begini Cara Cek Kamu Lolos atau Tidak!, Kartu Prakerja Gelombang 12,syarat kartu prakerja gelombang 12,pendaftaran kartu prakerja gelombang 12,Kartu Prakerja,penerima Kartu Prakerja,Kartu Prakerja 2020,Cek Lolos Kartu Prakerja 2020
dewanpers