web analytics
  

300 Tenda Didirikan di Masjid Habiburrahman untuk Iktikaf

Senin, 27 Mei 2019 09:27 WIB Fira Nursyabani
Bandung Raya - Bandung, 300 Tenda Didirikan di Masjid Habiburrahman untuk Iktikaf, Ramadan di Bandung, iktikaf di masjid, Masjid Habibburahman, PTDI

Jemaah membaca Alquran saat iktikaf di Masjid Habiburrahman PTDI, Jalan Kapten Tata Negara, Kota Bandung, Senin (27/5/2019). (Kavin Faza/ayobandung.com)

CICENDO, AYOBANDUNG.COM -- Sekitar 300 tenda telah didirikan oleh jemaah yang hendak melaksanakan kegiatan iktikaf di Masjid Habiburrahman, Jalan Kapten Tatanegara, Kota Bandung.

Panitia Ramadan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Habiburrahman, Nugraha, mengatakan fenomena tersebut rutin terjadi setiap tahunnya pada kegiatan iktikaf yakni 10 hari sebelum Lebaran. Setiap tenda diisi oleh sekitar empat sampai lima orang untuk satu keluarga.

"Itikaf itu adalah bagian dari perayaan Ramadan, jadi persiapan telah dilakukan hampir empat bulan sebelum masuk Ramadan," kata Nugraha.

AYO BACA : Oded Ajak Warga Bandung Maksimalkan 10 Hari Ramadan dengan Iktikaf

Setiap tenda, kata dia, dipersilakan untuk membayar sumbangan sebesar Rp150.000. Dia mengatakan sumbangan tersebut akan dipergunakan untuk biaya keamanan, kebersihan, dan kebutuhan Ramadan seperti takjil.

"Mereka bawa sendiri tendanya dan kita menghitung per tendanya, jadi bisa diperkirakan nanti jamaahnya ada berapa untuk ketersediaan air wudhu, takjil, dan yang lainnya," kata dia.

Pihaknya juga telah mempersiapkan sejumlah penceramah kondang untuk mengisi di Masjid Habiburrahman. Namun, kata dia, tidak semua yang masuk ke dalam daftarnya bisa hadir untuk menyapa jamaah yang melaksanakan iktikaf.

AYO BACA : Masjid PTDI Tampung Hingga 6.000 Peserta Iktikaf

"Kemarin sudah ada seperti Ustadz Adi Hidayat, dan yang lainnya juga sudah ada dalam daftar," kata dia.

Para jamaah itikaf tersebut, kata dia, berasal dari sejumlah wilayah sekitar Bandung, Jakarta, dan Jawa Tengah. Bahkan, menurutnya ada juga yang berasal dari luar Jawa. "Kemudian ada dari Tangerang, Jakarta, Tasik, Solo, Bekasi, Karawang kemudian ada juga yang dari Batam," katanya.

Salah seorang jamaah asal Batam, Aam Komariyah, mengaku memang setiap tahunnya selalu mengikuti kegiatan iktikaf di masjid yang dibina oleh PT Dirgantara Indonesia (PTDI) itu. "Dari dulu sering itikaf di sini, saya sudah datang dari hari pertama iktikaf, sekalian pulang kampung saja ke Bandung," kata Aam.

Selain alasan pulang kampung, dia memilih masjid tersebut karena program iktikafnya memang disediakan oleh pihak DKM. "Padahal saya daftarnya paling belakangan, kebetulan dapet, kan biasanya harus daftar sebulan sebelumnya," kata ibu lima anak tersebut.

AYO BACA : Empat Masjid Besar di Bandung yang Menggelar Iktikaf

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers